Thursday, 13 June 2024
above article banner area

APA ITU AMANAT DAN KHIANAT?

APA ITU AMANAT DAN KHIANAT?

 

Nama : Chalvin Ekananta Nugroho

NIM : 210523617341

 

Pertama-tama kita harus mengetahui apa itu al- Qur’an. Al-Qur’an ini adalah kitab hidayah (petunjuk) yang diyakini umat Islam dapat menyampaikan manusia kepadatujuan yang dikehendaki dengan selamat. Hal itu didasarkan pada keyakinan bahwa petunjuk yang terbaik adalah petunjuk yang datang dari Sang Maha Pencipta, Pemelihara,Pemilik dan Pengaturalam semesta ini serta yang menguasai kehidupan manusia. Dia adalah Allah SWT. Pada saat yang sama umat Islam meyakini bahwa al-Qur’an adalah Kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw.untuk menjadi pedoman hidup bagi umat manusia. Ajaran-ajaran yang tercantum di dalamnya selalu relevan untuk dijadikan tuntunan pada setiap waktu dan tempat (shălih li kulli zamăn wa makăn).Sebagai kitab hidayah, al-Qur’an bagi umat Islam menjadi sumber hukum, pedoman moral, bimbingan ibadahdan doktrin keimanan. Al-Qu’ran juga merupakan sumber peradaban yang bersifat historis dan universal. Bahkan al-Qur’an menjadi kitab suci yang mencakup berbagai aspek(hammălatan lil wujûh),meskipun petunjuk yang terdapat didalamnya pada umumnya hanya diungkapkan prinsip-prinsip pokoknya saja.Pembentukan dan pembinaan umat yang berakhlak karimah merupakan tujuan utama dari terutusnya Nabi Muhammad saw., karena itu ajaran dasar dan instrumen ibadah yang diajarkan Nabi Muhammad saw. Bertujuan untuk membentuk akhlak mulia umat di atas landasan akidah tauhid. Pembentukan dan pembinaan akhlak karimah merupakan akhlak yang paling fundamental dalam misi Rasulullah Muhammad saw.

AMANAT

Amanat dalam pandangan Islam cukup luas pengertiannya. Seperti melambangkan arti yang bermacam-macam. Tapi semuanya bergantung kepada perasaan manusia yang dipercayakan amanat kepadanya. OIeh karena itu Islam mengajarkan kepada para pemeluknya, agar memilik: Hati kecil yang bisa melihat, bisa menjaga dan memelihara hak-hak Allah dan amal manusia dan yang berlebihan. Maka Islam mewajibkan kaum muslimin agar berlaku jujur dan dapat dipercaya. Mengerti kewajibannya dengan jelas dan bertanggung jawab kepada Tuhannva.

Pengertian dari amanat ini yaitu menempatkan sesuatu pada tempat yang wajar, seperti juga suatu kedudukan tidak diberikan kecuali kepada orang yang betul-betul berhak dan suatu formasi tidak di isi kecuali oleh orang-orang yang betul-betul ahli dan mampu menunaikan tugas dan kewajibannya dengan benar.

 

Kebanyakan orang awam suka menyempitkan pengertian amanat kepada urusan menjaga titipan saja, padahal sebenarnya pengertian amanat didalam Islam cukup luas dan berat pertanggungjawabannya, Karena amanat merupakan kewajiban kaum muslim agar suka saling berpesan dalam soal pemeliharaannya dan mereka meminta pertolongan Allah untuk bisa memeliharanya.

Perilaku yang adil bagi masyarakat

  • Pemimpin yang berlaku adil terhadap masyarakat
  • Pemimpin yang berlaku adil terhadap masyarakat dengan tartil
  • Memberikan motivasi
  • Memberikan pendidikan yang baik dan lengkap

Amanah manusia kepada orang lain diantaranya adalah mengembalikan barang titipan kepada yang mempunyai barang tersebut. Tidak menipu dan berlaku kecurangan,kerabat dan manusia secara keseluruhannya.

Memiliki sikap amanah penting dalam kegiatan muamalah. Sikap amanah yang dimiliki seseorang dapat dijadikan tolok ukur mengangkatnya menjalankan tugas tertentu. Sebaliknya, suatu urusan yang diserahkan kepada orang yang tidak amanah, maka urusan itu akan berantakan. Sebab, orang yang tidak amanah berarti ia tidak profesional menjalankan tugasnya.

Khianat 

dalam hadis di atas menunjukkan arti ingkar terhadap amanat yang diberikan, dan yang melakukannya dapat dikategorikan seperti :

kufr 

(kafir) karena pada hakikatnya perilaku

nifaq 

(kemunafikan) adalah kekafiran yang terselubung.

Bertolak dari konsep khianat seperti ini, maka dipahami bahwa khianat adalah perbuatan yang mengandung dosa besar sama halnya dengan dosa kemunafikan dan kekafiran. Karena itu dilarang bagi orang-orang beriman untuk melakukannya.Sebagaimana yang dipahami dari penjelasan Abd.Muin Salim sebelumnya bahwa, menyia-nyiakan amanat adalah khianat dan menurutnya bahwa amanah itu terdiriatas dua, maka dalam pandangan penulis bahwa khianat pada dasarnya juga terdiri atas dua, namun dapatmelahirkan pemahaman secara epistimologis berupapengetahuan bahwa pembagian tentang khianat tersebut dapat lagi dikembangkan menjadi beberapa bagian, misalnya :

  • khianat terhadap diri sendiri,
  • khianat terhadap orang lain kepada pemimpin
  • khianat terhadap lingkungan keluarga maupun dilingkungan masyarakat.

Setelah itu khianat tidak hanya dikutuk sebagai dosa terhadap Allah dan Rasul-Nya tetapi juga mengandung bahaya bagi diri pelakunya dan orang lain atau masyarakat pada umumnya sehingga berbagai bentuk khianat harus dihindari Khianat terhadap diri sendiri, ialah sikap mental atau perilaku tidak jujur terhadap diri sendiri dengan melanggaraturan agama yang telah ditentukan Allah swt dan Rasul-Nya. Sebagai contohnya, sebagian muslim mengharamkandirinya menggauli istri pada malam hari di bulan Ramadhan.Padahal Allah swtmelalui QS. al-Baqarah (2): 187 seperti: membolehkan menggauli istri sepanjang malam di bulanRamadhan. Orang yang mengharamkan dirinya mencampuri istri pada malam hari di bulan Ramadhan tersebut, berartitelah mengkhianati dirinya sendiri

Istilah khianat  juga digunakan bagi seseorang yang melanggar atau mengambil hak-hak orang lain, dapat dalam bentuk pembatalan sepihak perjanjian yang dibuatnya,khususnya dalam masalah muamalah. Sementara nifaq atau munafik permasalahan yang dihadapi menyangkut segi keyakinan dan tingkah laku.Dengan demikian, nifaq mempuyai arti yang lebih luas ketimbang khianat. Ini dikarenakan,khianat itu adalah bagian dari nifaq.

Kejelekan orang-orang munafik adalah karena pada diri mereka ada sifat buruk berupa peng-khianatan.Sifat buruk ini, yakni pengkhianatan, merupakan ruh orang munafik yang sejahat-jahatnya, atau ruh yang seburuk-buruknya. Karena jahat dan buruknya itu, maka pantas bila Allah swt tidak mencintai orang-orang yang berlaku khianat. Kejelekan khianat tersebut sebab ia menjadi haram,atau terlarang untuk dilakukan. Khianat bukan tipe muslim melainkan kekafiran. Khianat sebagaimana yang berkali-kali disebutkan adalah prilaku menyimpang terutama dalam halpeng-ingkaran terhadap janji. Sementara ajaran Islam menekankan bahwa janji harus ditepati, tanpa memandang keadaan.Tingkat keislaman seseorang muslim tidak hanya diukur dengan tindakan-tindakan ibadah yang ia lakukan,seperti shalat, puasa, zakat, atau haji bagi yang mampu,namun ia dikuatkan dengan sebuah pribadi yang ditandai dengan kesetiaan terhadap ajaran-ajaran agama Islam,sehingga orang tersebut dibedakan dengan nilai dan sikap-sikap utamanya. Dengan menaati perintah-perintah Allah dan menghindari apa yang dilarang-Nya dan mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya dalam semua persoalannya. Jadi sikap mengingkari janji atau berkhianat akan disingkirkan dari kehidupan muslim sejati, karena sangat bertentangan dengan sikap-sikap yang Islami dan hanya dimiliki oleh kaum munafik.

Dan menjadi muslim yang baik adalah, memiliki sikap baik dalam hubungan dengan orang lain. Ia tidak berkhianat, namun senantisa bersikap baik di antara sesama. Islam mengajarkan sikap baik kepada orang lain ini sebagai sebuah bagian esensial dari keimanan, sehingga orang-orang yang memiliki sikap terbaik kepada orang lain adalah memiliki iman sempurna. Islam juga menggambarkan orang-orang yang memiliki sikap terbaik kepada orang lain sebagai yang palingdicintai Allah di antara hamba-hamba-Nya. Dengan demikian, muslim sejati yang tulus adalah konsisten(mustaqīm), tidak bermuka dua atau berkhianat. Muslim ideal adalah yang benar-benar memahami ajaran agamanya dengan meng-utamakan persahabatan dan kesetiakawanan,muslim yang demikian senantiasa menjaga hubungannya secara harmonis, penuh persahabatan. Sebaliknya, khianat dapat merusak sendi-sendi persahabatan tersebut.

Jadi,sebagai orang muslim yang baik kita harus selalu menjalankan perintah Allah S.W.T. dan menjauhi larangan-larangannya agar kita dijauhkan dari hal-hal negatif dan didekatkan ketenagan hati kita. Kita juga harus selalu menjalankan amanat yang telah diberikan dan harus selalu menjauhkan dari sifat khianat yang tidak terpuji dan jadilah manusia yang berakhlak mulia dan berguna bagi orang lain.

below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *