Wednesday, 24 July 2024
above article banner area

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag Surabaya) Mengukuhkan Dua Guru Besar Baru di Bidang Ilmu Ekonomi Manajemen

Surabaya, 7 November 2023 – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag Surabaya) mengukuhkan dua guru besar baru dalam Sidang Terbuka Senat yang berlangsung pada Selasa, 7 November 2023. Kedua profesor tersebut berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan telah dikukuhkan sebagai guru besar Untag Surabaya di Bidang Ilmu Ekonomi Manajemen.

Prof Dr Siti Mujanah MBA PhD dan Prof Dr Dra Tri Andjarwati MM adalah dua tokoh terkemuka dalam bidang ilmu ekonomi manajemen yang baru-baru ini mendapatkan pengakuan tersebut.

Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, menyatakan bahwa saat ini universitas tersebut telah memiliki sebanyak 25 profesor dari berbagai bidang keilmuan, termasuk dua profesor baru dari FEB. Dengan tambahan dua guru besar ini, FEB Untag Surabaya kini memiliki 8 profesor.

Prof Nugroho menjelaskan bahwa FEB memiliki 5 program studi, yang terdiri dari program S1 dengan tiga program studi, program S2 dengan satu program studi, dan program S3 dengan satu program studi. Dengan memiliki 8 guru besar di FEB, universitas ini telah memenuhi target Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) VII Wilayah Jatim yang meminta setiap program studi memiliki setidaknya satu profesor.

Namun, Prof Nugroho berencana untuk terus meningkatkan jumlah guru besar di Untag Surabaya, karena masih ada fakultas lain yang belum memiliki guru besar. Ia menyoroti Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Teknik yang perlu didorong untuk mengajukan profesor.

Prof Dyah Sawitri, Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jatim, menyebut bahwa penambahan dua profesor baru di Untag Surabaya ini adalah upaya untuk menguatkan program studi menuju status World Class University. Ia menekankan bahwa setiap program studi di perguruan tinggi swasta minimal harus memiliki satu profesor.

Pemerintah telah mempermudah syarat pengajuan guru besar, dan sekarang penilai hanya perlu memeriksa substansi jurnal tanpa perlu melakukan penilaian jurnal yang telah di-review oleh penerbit. Dengan langkah-langkah ini, universitas bertujuan untuk mencapai status World Class University yang diakui secara internasional.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *