Thursday, 13 June 2024
above article banner area

Hubungan Agama Islam Dan Ilmu Pengetahuan

Hubungan Agama Islam Dan Ilmu Pengetahuan

 

 

 

 

Ahmad auva ihab

 

210512520009

 

Offering E-9

 

Banyak sejarawan dan tokoh agama,ilmuan,filsuf dan lain lain dari macam daerah dan kebudayaan telah membahas bermacam-macam aspek keterkaitan antara ilmu pengetahuan dan agama Islam walaupun jaman dahulu dan jaman sekarang bisa dibilang tidak mempunyai kesamaan tentang pemahaman modern tentang ilmu pengetahuan dan agama. Keterkaitan utama pemikiran modern tentang masalah ini berulang sepanjang jaman. Pada abad ke 19 mucul lah keterkaitan antara agama dan ilmu pengetahuan ataupun ilmu pengetahuan. Hal ini bersamaan dengan penyempurnaan ilmu (dari studi filsafat alam ) dan agama dan agma sebagai konsep berbeda dalam beberapa abad sebelumnya.

 

Agama dan ikmu pengetahuan adalah suatu upaya budaya dengan agama yang bersifat kompleks yang mempunyai beragam antar kebudayaan yang telah terubah seiring jaman. Sebagai besar inovasi ilmia sebelum masa revolusi ilmiah tercapai oleh masyarakat umum yang telah terorganisasi oleh kebudayaan ataupun agama. Beberapa lulusan sarjana pangan kristen dan islam jaman dahulu mempelopori keterkaitan individu dari metode ilmiah. Roger barcon seorang biarawan fransiskan mendapat banyak pujian karena telah memformalkan metode ilmia. Agama hindu dilihat dari sejarahnya menganut epirisme dan nalar yang mempunyai opini bahwa ilmu membawa membawa pengetahuan tentang masalah dunia dan semesta yang sah tetapi mempunyai beberapa kekurangan. Pemikiran konfusianisme menjadi suatu pertanyaan apakah bersifat religius atau nonreligius, yang mempunyai opini berlainan tentang ilmu dari masa ke masa. Pada abad ke 21 sebagian besar pengikut agama budha mempunyai pandangan terhadap ilmu sebagai penyempurna kepercayaan mereka. Sementara pembagian dunia materi oleh bangsa india dan yunani jaman dahulu menjadi api, udara,

bumi, dan air yang lebih ke ranah filosofis. Pada abad pertengahan para sarjana timur tengah menggunakan cara yaitu pengamatan praktis dan eksperimental untuk membagi materi.Pada abad ke 17 di eropa terjadi kejadian-kejadian seperti perkara galileo yang mempunyai kaitan dengan revolusi ilmiah.

 

Pertemuan agama Islam dengan ilmu pengetahuan telah membentuk bermacam-macam ide yang bertujuan meyearahkan antara satu dengan lainnya. Dalam pembahasan ini mempunai dua pola harmonisasi keterkaitan Islam dengan ilmu pengetahuan, yaitu islamisasi pengetahuan intgrasi keilmuan. Pola terakhir diambil karena pola ini kemungkinan besar membentuk interaksi dialogis berbagai macam ilmu pengetahuan termasuk hubungan ilmu pengetahuan dan agama

 

Dalam pembahasan ini mencoba mengambil bagian dalam persoalan mengenai interaksi

Islam dan ilmu pengetahuan. Tapi permasalahan keterkaita Islam dan ilmu pengetahuan

 

sudah tidak terlalu signifikan untuk di persoalkan lagi. Hal tersebut disebabkan karena persoalan itu terlihat karena teori-teori tentang bermacam ilmu empirik masuk ke dunia Islam dari bangsa barat yang sekuler sehingga ada kecurigaan dari pihak sarjana Muslim karena teori-teori tersebut salah kaprah. Padahal pemahaman para sarjana Muslim tentang teori penetahuan serta hubungannya dengan Islam bisa dibilang maju.

 

Pada abad delapan sampai sepuluh Masehi pada saaat kejayaan Islam. Kaum Muslim begitu antusias terhadap pertumbuhan ilmu pengetahuan baik ilmu keislaman maupun ilmu pengetahuan rasional.bisa dibilang kemajuan sains termasuk lambat jika dbandingkan dengan ilmu keagamaan seperti fiqih, kalam, tassawuf, yang sudah berkembang pada dinasti bani ummayyah (661-750M)

 

Walaupun demikian para sarjana Muslim telah berhasil mengembangkan ilmu-ilmu empiris dan membuat penemuan-penemuan besar di bidang matematika, fisika,astronomi, dan juga kedokteran. Dalam historis dikenal para ahli matematika Muslim seperti abu yusuf yaqub bin ishaq as-sabbah al- kindi (801-873M) dan Muhammad bin Musa al-Kawarixmi (780-850M) yang hidup pada abad ke 8 dan 9 M. Dan juga dalam ilmu fisika kita mengenal nama-nama besar seperti Abu Ali Muhammad al-Hassan ibn al-Haitsam (965-1040M) Abu Raihan Al Biruni (973-1048M). Sedangkan dalam ilmu kimia dan biologi di jaman Islam klasik lahir nama-nama besar antara lain yaitu Abu Musa Jabir bin Hayyan (750-803M) Abu Utman Amr al-Basri al-Jahiz (776-868M)

 

Sementara itu salah satu sains yang berkembang signifikan adalah bidang kedokteran. Kedokteran berkembang pesat di dunia Islam pada abad ke delapan dan sembilan masehi, dengan bermacam tulisan yang sangat bernilai untuk perkembangan ilmu tersebut pada jaman-jaman sesudahnya. Budaya pengobatan sebelumnya tidak memiliki catatan historis sehigga tidak dapat diungkapkan kecuali yang terilustrasikan oleh Rasulullah dalam hadist- hadistnya seperti al-Harits bin Kasldah sebagai tabib yang terkenal di jaman awal Islam

 

Kajian-kajian dalam dunia kedokteran kemudian bertumbuh pesat pada generasi setelahnya, terutama setelah munculnya Abu Bakar Muhammad bin Zakaria al-Razi. Ia merupakan ilmuwan dan juga doter yang jasa yang besar terhadap ilmu kedokteran. Tidak hanya memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam keahliannya sebagai dokter dengan menjadi kepala dokter disebuah rumah sakit di Bahgdad al-Razi juga mengembangkan banyak penelitian dan juga membuat buku-buku tentang ilmu kedokteran dan kimia. Banyak teori yang diciptakan dan dikembangkan menjadi rujukan para dokter yang mengembangkan ilmu kedokteran di eropa.

 

Tokoh besar lainnya yang berkembang di tengah masyarakat Muslim dalam bidang kedokteran antara lain Abu Ali al-Husayu bin Abdullah bin Sina atau dikenal dengan sebagai Ibnu sina (980-1037M) karya terbesar ibnu sian berjudul al-Qanum fi al-Thib (prinsip-prinsip kedokteran) yang merupakan buku rujuka diberbagai fakultas di universita di belahan negara eropa selama 7 abad. Keyakinan dan keteguhannya terhadap ilmu dan penelitian menuntut ibnu sina untukm terbiasa mencatat berbagai kasus yang ditemukannya serta terus

 

menganalisa berbagai macam catatan temuannya untuk terus memperbaiki dan memperkuat teori-teorinya

 

Al-Quran bukan kitab sains dan juga bukan kitab teknologi tetapi Al-Quran adala kitab yang menyampaikan ajaran keagamaan dan dalam penyampainnya pesan-pesan ajran tersebut al- Quran tetap menyimpan kemahagunaan berupa gaya bahasa yang indah sekaligus mengilustrasika berbagai pesan sosial. Slah satu contohnya adalah pengembangan sains dan teknologi yang menyatu dengan pesan-pesan etika dan teologis

 

Dalam historis Islam ilmu pengetahuan mengalami kemajuan yang sangat signifikan dalam waktu kurang lebih 5 abad. Ilmu pengetahuan dalam Islam berkembang pesat pada jaman bani umayyah dan bani abasiyyah. Berkembangnya ilmu pengetahuan ini didahului dengan penerjemahan buku-buku yunani ke dalam bahsa arab yang berpusat di bait al hikmah si bagdad

 

Cendikiawan Muslim pada kemajuan Islam bukan hanya menguasai ilmu dab filsafat yang mereka peroleh dari bangsa yunani tetapi mereka kembangkan menjadi hasil-hasil mereka sendiri dalam berbagai bidang ilmu. Pada jaman ini berkembang universitas universitas terkenal didunia yaitu universitas cordova di andalusia universitas di salamanka dan universitas diberbagai kota lainnya

 

Ilmu yang sangat menarik bagi khalifah adalah ilmu kedokteran, pada tahun 850M ali bin rabbah mengarang firdaus al hikmah adalah dokter pertama yang dikenal Islam, abu bakar Muhamad bin zakaria pada tahun 865 di eropa dikenal dengan nama razhes ia mengepalai rumah sakit di bagdad dan menyusun ensiklopedia ilmu kedokteran

 

Dalam bidang astronomi, astronom-astronom Muslim yang dikenal di eropa adalah al faraganu. Mengenai sistem heliosentris al biruni pernah menulis buku tentang hal ini dan abu said membuat astrolab atas dasar teori bumi berputar sekeliling bulan dalam ilmu optika dapat disebut nam abu ali hasan di eropa mendapat julukan al hazen bukunya berjudul al manazib. Dalam bukunya ia berteori bahwa benda lah yang mengirim cahaya ke mata bukan sebaliknya. Dari proses pengiriman cahay itulah timbul gambaran dalam mata.

 

Karya nyata yang memperlihakan peradaban islam dalam bidang ilmu pengetahuan sebagai berikut ; pertama dalam bidang matematika telah dikembangkan oleh para sarjana muslim berbagai cabang ilmu pengetahuan seperti teori bilangan, aljabar geometri analit dan trigonometri. Kedua dalam bidang fisika mereka telah berhasil mengembangkan ilmu mekanika dan ilmu optik ketiga dalam bidang kimia telah berkembang ilmu kimia keempat dalam bidang astronomi kaum muslim telah memiliki ilmu mekanika benda benda langit krlima dalam bidang geologi para ahli ilmu pengetahuan muslim telah mengembangkan geodesi minerologi dan meterologi keenam dalam bidang biologis mereka telah memiliki ilmu ilmu psikologi anatomi botani zoologi embriologi dan pathologi

 

Dari segi metodologi ilmiah sebenarnya para sarjana msulim telah mengembangkannya yang telah dikembangkan oleh dunia barat sekarang ini. Pola berpikir rasioanal sebenarnya dikenal oleh ahli pikir barat lewat pembahasan ahli filsafat Islam terhadap filsafat yunani

 

Kemajuan dunia msulim banyak mengakibatkan orang eropa terkemuka mendatangi pusat- pusat pendidikan msulim untuk berguru dan mengembangkan ilmu pengetahuannya dalam konteks itu pula pemikiran islam telah membidani gerakan gerakan kesejahteran penting di eropa dalam bentuk sebagai berikut ;

 

  1. Kebangkitan kembali kebudayaan yunani klasik pada abad ke 14M mula-mula italia kemudian merembet ke eropa
  2. Gerakan pembaharuan agama kristen mulai abad ke 16 M
  3. Rasionalisme pada abad ke 17M
  4. Pencerahan pada abad ke 18

 

Kaum muslim terutama generasi awal perkembangan islan telah menorehkan tinta mas dalam sejarah dunia dan parah ahli barat telah mengakui hal itu. Kejayaan masa lalu tidak cukup hanya disebut tetapi harus pula direbut kembali apalgi itu sebagai pengejawantahan dari pengajaran islam seperti banyak telah ditemukan diatas dan juga sebagai pembukti kebenaran al- Quran bahwa mat adalah islam adalah umat yang terbaik yag menyeru kepada kebaikan dan menyuruh untuk meninggalkan keburukan

below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *