Home / Artikel / Umum / Logika

Logika

› dianggap sebagai ilmu pendahuluan bagi filsafat

› Persoalan logis (menyangkut penalaran)

› filsafat tentang pikiran yang benar dan yang salah.

› kebenaran berpikir

› Tentang pengetahuan (alat untuk mencapai ‘insight’ itu) ;

            1) Logika formal (logic)
            Membentangkan hukum-hukum yang harus ditaati agar kita berpikir dengan
            lurus dan baik dan dapat mencapai kebenaran. Ini akan dipelajari lebih
            lanjut dalam masa akan datang. 
 
            2) Kritika atau logika material (epistemology)
            Memandangkan isi pengetahuan kita, sumber-sumbernya, proses terjadinya
pengetahuan, dan memberikan pertanggungjawaban tentang kemungkinan dan batas-batas pengetahuan kita (soal kekeliruan, kepastian, dan sebagainya).

› berkaitan dengan telaah terhadap asas-asas dan metode penalaran secara benar. Logika sangat penting dalam komunikasi, karena pemikiran harus dikomunikasikan, sebagai hasil dari proses berpikir logis

› LOGIKA Pikiran Kebenaran Benar/Salah IPTEK

› Logika berkaitan dengan penelaahan terhadap asas-asas dan metode penalaran secara benar (deals with the study of the principles and methods of correct reasoning). Bahwa logika teramat penting dalam proses komunikasi, jelas karena suatu pemikiran harus dikomunikasikan kepada orang lain, dan yang dikomunikasikan itu harus merupakan putusan sebagai hasil dari proses berpikir logis (yang berarti mengadakan seleksi diantara fakta dan opini, untuk kemudian menyusunnya menjadi suatu kesatuan yang utuh, tidak bertentangan dengan satu sama lain).
M. Sommer dalam bukunya “Logika” mengatakan bahwa kalau seseorang hendak bicara atau menulis dengan tepat, ia harus memperhatikan hukum-hukum gramatika. Dan jika hendak berpikir tepat, harus memperhatikan hukum-hukum logika.
Logika oleh Summer didefinisikan sebagai “ilmu pengetahuan tentang karya-karya akal budi untuk melakukan pembimbingan menuju kebenaran”

› Dengan kata lain, logika lahir sebagai kristalisasi dari perjuangan moral.
Kata logika (Inggris: logic, Yunani: logikos) berarti sesuatu yang dapat dimengerti (reasonable), akal budi yang teratur, konsisten, dan sistematis.  Kata logika memiliki akar kata yang sama dengan kata logos berarti ucapan, kata, akal pikiran, studi tentang, pertimbangan tentang, ilmu tentang.  Makna logos mengacu kepada sesuatu yang dapat dimengerti (reasonable), keteraturan akal budi, konsistensi penalaran, dan sistematika pemikiran.  Secara ringkas dapat disebutkan beberapa padanan dari kata logos: utterance, statement, argument, account, definition, formula, ratio, language, reason, principle.

› Logika yaitu yang berkaitan dengan persoalan penyimpulan, mempelajari pengkajian yang sistematis tentang aturan-aturan untuk menguatkan sebab-sebab  mengenai kesimpulan. Logika dibagi menjadi duamacam yaitu logika deduktif (menemukan suatu aturan-aturan yang dapat dipergunakan untuk menarik suatu kesimpulan yang bersifat keharusan dari premis-premis tertentu.) dan logika induktif (mencoba untuk menarik suatu kesimpulan dari sifat-sifat logika seperangkat bahan yang diamati. Hal itu dapat dapat diperhatikan dalam ketentuan sebagai berikut:

a)   Dari suatu perangkat fakta yang diamati secara khusus menuju pada suatu pernyataan yang bersifat umum mengenai semua fakta bercorak demikian.

b)  Dari suatu perangkat akibat tertentu menuju kepada sebab dari akibat-akibat tersebut.

About Moch Wahib Dariyadi

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Check Also

Kebijakan Baru Youtube 2018 | Tutorial Youtube

Kebijakan youtube terbaru 2018 mulai pertengahan januari ini mengeluarkan kebijakan terbarunya,setelah ditahun kemarin pada tanggal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *