Thursday, 13 June 2024
above article banner area

METODE EFEKTIF MENGOBATI KETERGANTUNGAN SMARTPHONE

NAMA          : Rishalma Anugrah B NIM              : 210151601861

OVERRING : B12

 

 

 

METODE EFEKTIF MENGOBATI KETERGANTUNGAN SMARTPHONE

 

 

 

Smartphone merupakan merupakan teknologi canggih dalam berkomunikasi, selain itu dapat digunakan untuk mengetahui sesuatu/sumber yang belum kita ketahui.di dalam pembelajaran smartphone juga dibutuhkan dapat diakses oleh pelajar untuk mengakses bahan- bahan materi pembelajaran mereka,meningkatkan prestasi belajar mereka, dan mempermudah komunikasi antar sesama pelajar dan pendidik. Pada perkembangannya dalam kegiatan pedidikan media digunakan sebagai sumber belajar yang dapat memberikan pemahaman yang nyata dan konkret sehingga peserta didik dapat menggunakan jenis media yang banyak

digunakan dalam kegiatan pembelajaran adalah media dengan jenis multimedia.

 

 

 

  1. DAMPAK POSITIF

 

 

Pada saat sejak era-pandemi covid 19 telah mengubah proses belajar mengajar dari tahap tatap muka di sekolah hingga belajar jarak jauh dirumah upaya ini untuk memutus ratai penyebaran covid 19. Tentu alat yang namanya “smartphone” ini dibutuhkan sarana untuk menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan kondusif, smartphone ini bertujuan untuk menangani kendala yang dihadapi siswa dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan smartphone di era pandemic saat ini. Media belajar smartphone sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar di era pandemi, dan ini salah satu media yang efektif untuk belajar jarak jauh

 

Smartphone pada saat ini memiliki manfaat untuk siswa, dengan menggunakan smartphone  sebagai media belajar siswa, dimanapun dan kapanpun bisa digunakan. Selain itu, smartphone memiliki fitur yang sangat lengkap misalnya pada media social berbentuk: Instagram,Facebook,Twiter.dan jejaring social lainnya  sebagai pusat informasi.Adapun manfaat lainnya smartphone memudahkan kita untuk belajar misalnya kita ingin membaca buku sekarang kita tidak usah pergi jauh – jauh ke perpustakaan cukup mendonwload/mengunduh beberapa aplikasi pada smartphone seperti halnya : Wattpad, Ebook reader, Buku Sekolah Digital(BSD), iPusnas, Google Play Book, Gramedia digital dan beberapa aplikasi lainnya untuk mempermudah dan menambah wawasan siswa.

 

  1. DAMPAK NEGATIF

 

 

Dari sekian banyak sisi positif dari penggunaan smartphone, ada beberapa dampak negatif dari penggunaan yang berlebihan. Dampak negatif ini mempengaruhi pola hidup yang baik menjadi buruk. Terlalu seringnya menggunakan smartphone sesorang menjadi ketergantungan sehingga dapat merusak jadwal aktivitas yang sebelumnya sudah di tata dan menjadi siklus yang tidak normal. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan oleh pengguna smartphone. Penggunaan smartphone pada siswa menyebabkan kesulitan untuk memperhatikan materi pembelajaran. Mereka akan kesulitan ketika diminta untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan di dalam kelas karena mereka tidak mampu memisahkan fungsi smartphone sebagai alat bermain dan alat belajar.

 

Bentuk dari ketergantungan terhadap mempengaruhi fisik atau psikologis anak, sehingga perilaku yang tidak bisa bersabar, menarik diri, selalu merasakan kegelisahan, tidak dapat lepas memikirkan untuk menggunakan smartphone dan akan marah ketika diganggu. Hal

ini pun mengakibatkan gangguan fisik seperti sulitnya untuk berkonsentrasi, kaburnya

 

penglihatan, kesulitan tidur, merasakan nyeri pada leher belakang atau pergelangan tangan,

 

dan merasakan pusing.Pada smartphone jika terlalu sering menggunakannya akan rentan terkena radiasi, terutama pada anak. Pancaran sinar dari layar sangat membahayakan kesehatan perkembangan system saraf.

 

  1. SOLUSI MENGOBATI KETERGANTUNGAN SMARTPHONE

 

 

Dari beberapa dampak negative diatas maka setiap orang tua yang berada di rumah harus memberikan bimbingan ataupun aktifitas lainnya guna mengurangi aktifitas yang sangat merugikan pada anaknya. Orang tua juga berperan penting untuk mengurangi dampak negatifnya pada smartphone, karena pendidikan awal terbentuk dari anak yang baik adalah pada orang tua. Sikap yang mampu menentukan pilihan atas kebebasan setiap individu bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.

 

Pendidikan bukan hanya sebatas untuk mencari ilmu bahakan didalam pendidikan merupakan sangat berpengaruh dalam melakukan bertukar pengalaman sehingga perkembangan dari setiap didik mencapai perkembangan yang baik secara jasmani dan rohani. Secara garis besar pendidikan membangun watak, sikap, kepribadian menjadi peserta didik yang sempurna.

 

Lingkingan masyarakat cara beradaptasi dengan sesorang dan orang lainnya, bermasyarakat merupakan pembentukan kepribadian diri dengan cara berorganisasi baik social, ekonomi, budaya dan agama. Dari beberapa ketiga diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan orang tua, sekolah dan lingkungan tergantung pada pendidikan akhlak individu masing- masing.

 

Islam sangat memperhatikan tingkah laku pada umatnya, sebab itu, islam mengajarkan bagi umatnya senantiasa melakukan kebaikan dan kewajiban yang terkandung dalam Al-Qur’an. Al-Qur’an telah mengajarkan kaidah – kaidah dasar tentang akhlak yang mampu merealisasikan

 

tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an dalam surat Q.S al – Dzariyat:56 berbunyi:

 

نودبعيللإسنلٱو   نجلٱ تقلخ   امو

 

 

 

 

 

 

Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

 

 

 

Pada setiap individu memiliki akhlak yang dibawa sejak lahir yang tertanam dalam jiwanya dan terbawa pada saat ketika lahir berupa perbuatan baik maupun buruk sesuai dengan pembinaanya sehingga pembentukan akhlak sangat penting. Selain itu pendapatkan lingkugan yang positif keluarga yang selalu mendukung tentang megajarkan kebaikan dan pendidikan yang menunjang merupakan pembentukan akhlak yang baik. Sebab itu, penggunaan smartphone harus dibatasi sehingga tidak terjadinya kecanduan pada setiap individu.

 

Aktifitas yang mendudukung pada tahap individu harus dikembangkan diantaranya memberikan kesibukan yang positif seperti diberikan bimbingan ektra olahraga untuk menunjang kegemaran dan memenuhi aktifitas dapat membuat mengurangi bermain dengan smartphone. Selain itu mencari kelompok belajar guna memeberikan dampak positif pada setiap induividu seperti membuat kelompok belajar membaca Al-Qur’an dan sebagainya.

 

 

below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *