Home / Keluarga / Pulih Kembali Setelah Melahirkan

Pulih Kembali Setelah Melahirkan

Selama 9 bulan, tubuh Anda membesar guna menyediakan ‘rumah pertama’ bagi bayi. Jadi jangan heran kalau butuh waktu lama untuk kembali ke kondisi normal. Namun, Bunda tak perlu cemas! Ikuti tip lengkap untuk mencapai kondisi pasca melahirkan.

Tak salah bila Anda mendambakan tubuh kembali nyaman, bebas keluhan, sperti sebelum hamil. Sayangnya, meski kehamilan telah usai, keluhan lain muncul setelah melahirkan dan memulihkannya tak semudah menjentikkan jari. Otot perut terasa kendur, punggung nyeri, dan muncul garis strech marks di sana-sini. Semua itu memang datang ”satu paket” dengan pengalaman menakjubkan melahirkan bayi.
Mulas. Rahim sedang membersihkan diri untuk mengurangi infeksi dan perdarahan lanjutan.
Punggung sakit. Otot-otot tubuh masih lemah dan Anda juga akan merasa tidak nyaman pada daerah bahu dan leher.
Demam. Waspadai terjadinya infeksi pasca persalinan, hubungi dokter jika temperatur tubuh lebih dari 39°C.
Muncul 4L. Anda akan merasa lesu, lelah, letih dan lemah.
Dipersulit Sembelit. Bila Anda mengalami sembelit selagi hamil, kemungkinan besar akan berlanjut setelah melahirkan.
Susah buang air kecil karena pembengkakan di sekitar kandung kemih dan saluran kemih.
’Banjir’ cairan nifas. Selama beberapa hari pertama. Cairan nifas akan keluar deras, lalu berangsur surut hingga lenyap sama sekali.
Otot perut kendur. Ketika hamil otot perut dalam kondisi relaks dan meregang.
Payudara nyeri. Biasanya terjadi karena pemberian ASI tidak lancar.
Badan montok. Tubuh montok diperlukan sebagai bahan produksi ASI serta cadangan energi.
Hadapi ”kejutan kecil” yakni strech mark, berkeringat, dan vagina kering.

www.ayahbunda.co.id

About Moch Wahib Dariyadi

Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

Check Also

Cara Agar Cepat Hamil

7 Langkah Agar Cepat Hamil – Anda tidak akan dapat hamil bila tidak memproduksi sel ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *