Malang — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) memberikan penugasan kepada dosen Departemen Sastra Arab serta mahasiswa S2 dan S3 Pendidikan Bahasa Arab untuk mengikuti Sertifikasi Internasional Bacaan Al-Fatihah yang diselenggarakan oleh Bajdah Educational, Riyadh, Arab Saudi. Berdasarkan surat tugas fakultas, kegiatan dijadwalkan berlangsung secara daring pada 2 Februari hingga 2 Juli 2026.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Tugas Nomor 2.2.59/UN32.2/KM/2026 dan Nomor 2.2.60/UN32.2/KM/2026, yang ditandatangani Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si., pada 2 Februari 2026. Kedua surat mencantumkan total 178 nama, terdiri atas lima dosen, 89 mahasiswa S2, dan 84 mahasiswa S3 Pendidikan Bahasa Arab.
Dosen yang memperoleh penugasan adalah Dr. Moch Wahib Dariyadi, S.Pd., M.Pd.; Prof. Dr. Hanik Mahliatussikah, S.Ag., M.Hum.; Dr. Nurhidayati, M.Pd.; Prof. Dr. H. Imam Asrori, M.Pd.; serta Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd. Keterlibatan dosen dan mahasiswa lintas jenjang ini memperlihatkan dukungan fakultas terhadap pengembangan kompetensi melalui kegiatan pendidikan bertaraf internasional.
Sertifikasi bacaan Al-Fatihah memiliki relevansi dengan bidang Pendidikan Bahasa Arab, khususnya dalam ketepatan pelafalan bunyi bahasa. Bacaan Al-Fatihah berkaitan erat dengan kemampuan mengucapkan huruf, membedakan bunyi, serta memperhatikan panjang dan pendek bacaan. Penguatan kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi pendidik dan calon pendidik dalam memberikan contoh pelafalan yang tepat.
Al-Fatihah juga memiliki kedudukan penting dalam kehidupan ibadah umat Islam karena dibaca dalam setiap rakaat salat. Dengan demikian, perhatian terhadap kualitas bacaannya memiliki nilai pendidikan sekaligus nilai keagamaan. Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk menghubungkan pengetahuan kebahasaan dengan praktik membaca yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan secara daring memungkinkan dosen dan mahasiswa mengikuti kegiatan tanpa harus melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Format ini membuka akses terhadap program pendidikan internasional sekaligus memberikan kesempatan untuk mengembangkan pengalaman belajar di luar kegiatan perkuliahan.
Dalam surat tugas tersebut, peserta diwajibkan menyampaikan laporan tertulis kepada Dekan setelah melaksanakan kegiatan. Pelaporan menjadi bagian dari pertanggungjawaban penugasan sekaligus dokumentasi keterlibatan sivitas akademika Fakultas Sastra UM dalam program sertifikasi internasional.
Melalui penugasan ini, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab memperoleh dukungan kelembagaan yang konkret. Keikutsertaan dalam program tersebut diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap ketepatan bacaan Al-Fatihah serta memberikan manfaat bagi praktik pendidikan bahasa Arab di lingkungan akademik maupun masyarakat.