Australasian Journal of Educational Technology: Jurnal Bereputasi Bidang Teknologi Pendidikan

Australasian Journal of Educational Technology (AJET) merupakan jurnal internasional bereputasi yang berfokus pada penelitian mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan tinggi. Jurnal ini menjadi salah satu tujuan publikasi potensial bagi akademisi, dosen, mahasiswa pascasarjana, dan peneliti yang mengembangkan teknologi pembelajaran berdasarkan fondasi teoretis serta bukti empiris yang kuat.

AJET diterbitkan oleh Australasian Society for Computers in Learning in Tertiary Education (ASCILITE). Tujuan utamanya adalah memajukan penelitian dan pengembangan keilmuan mengenai penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan tinggi, meningkatkan efektivitas praktik pembelajaran, serta memberikan landasan ilmiah bagi pengembangan kebijakan pendidikan berbasis teknologi. (ajet.org.au)

Selain bereputasi tinggi, AJET menerapkan sistem open access, menggunakan proses double-blind peer review, dan tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis.

Sejarah Singkat AJET

AJET didirikan pada tahun 1985 dengan nama Australian Journal of Educational Technology. Mulai Volume 20 tahun 2004, nama jurnal diubah menjadi Australasian Journal of Educational Technology untuk mencerminkan jangkauan keilmuan dan geografis yang lebih luas.

Pada 2007, AJET menghentikan penerbitan versi cetak dan beralih menjadi jurnal daring dengan akses terbuka. Jurnal ini memiliki ISSN daring 1449-5554 dan diterbitkan sebanyak enam nomor setiap tahun. (Australasian Journal of Educational Technology)

Perjalanan panjang sejak 1985 memperlihatkan bahwa AJET bukan jurnal yang baru muncul. Jurnal ini memiliki tradisi akademik yang kuat serta konsisten mengikuti perkembangan teknologi pendidikan, mulai dari pembelajaran berbantuan komputer, multimedia, e-learning, hingga kecerdasan buatan generatif.

Indeksasi dan Peringkat AJET

Australasian Journal of Educational Technology telah terindeks dalam berbagai pangkalan data internasional, di antaranya:

  • Scopus
  • Web of Science
  • Social Sciences Citation Index
  • EBSCOhost
  • DOAJ
  • ERIC
  • EDITLib
  • Australian Education Index
  • Google Scholar Metrics

Berdasarkan informasi resmi jurnal yang diperbarui pada April 2025, AJET memiliki metrik sebagai berikut:

Indikator Nilai dan peringkat
Journal Impact Factor 3,3—Q1
SJR 1,249—Q1
Scopus CiteScore 7,6
Google Scholar Metrics Peringkat 14 dari 20 jurnal teknologi pendidikan

Data tersebut menunjukkan bahwa AJET termasuk jurnal Q1 dalam bidang teknologi pendidikan. Reputasi ini menjadikannya jurnal dengan tingkat persaingan tinggi yang mengutamakan kebaruan, kekuatan metodologi, dan kontribusi penelitian terhadap pengembangan teori maupun praktik teknologi pendidikan. (ajet.org.au)

Fokus dan Ruang Lingkup AJET

AJET secara khusus memublikasikan penelitian tentang teknologi pendidikan dalam konteks pendidikan pascasekolah, yang mencakup:

  • pendidikan tinggi;
  • pendidikan lanjutan;
  • perguruan tinggi vokasi;
  • pelatihan profesional;
  • pembelajaran sepanjang hayat; dan
  • bentuk pendidikan serta pelatihan setelah jenjang sekolah menengah.

Jurnal menerima penelitian dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan metode campuran. AJET juga menerima artikel berupa tinjauan kritis, analisis konseptual, tinjauan sistematis, dan pengembangan posisi teoretis.

Beberapa topik yang relevan dengan ruang lingkup AJET antara lain:

  1. Kecerdasan buatan dalam pendidikan tinggi.
  2. Generative artificial intelligence dalam pembelajaran.
  3. Pembelajaran daring dan e-learning.
  4. Blended learning dan flipped classroom.
  5. Desain pembelajaran digital.
  6. Multimedia dalam pendidikan.
  7. Computer-assisted learning.
  8. Literasi digital dosen dan mahasiswa.
  9. Learning analytics.
  10. Sistem pembelajaran adaptif.
  11. Realitas virtual dan realitas tertambah.
  12. Pembelajaran berbasis gim.
  13. Pengembangan profesional dosen berbasis teknologi.
  14. Kebijakan penggunaan teknologi di perguruan tinggi.
  15. Etika penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan.

AJET tidak menerima artikel yang hanya mendeskripsikan penggunaan atau pengembangan sebuah teknologi. Setiap penelitian harus mempunyai dasar teoretis atau konseptual yang kuat dan didukung oleh bukti empiris yang memadai. (Australasian Journal of Educational Technology)

Batasan Jenjang Pendidikan yang Perlu Diperhatikan

Salah satu ketentuan penting AJET adalah fokusnya pada tertiary education atau pendidikan pascasekolah. Artikel yang hanya membahas penggunaan teknologi pada jenjang berikut tidak sesuai dengan ruang lingkupnya:

  • pendidikan anak usia dini;
  • sekolah dasar;
  • sekolah menengah pertama; dan
  • sekolah menengah atas.

Oleh karena itu, penelitian teknologi pembelajaran di TK, RA, MI, MTs, atau MA pada umumnya tidak sesuai untuk diajukan ke AJET. Ketentuan resmi jurnal secara tegas menyatakan bahwa konteks prasekolah, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dikecualikan dari cakupannya. (Australasian Journal of Educational Technology)

Namun, penelitian mengenai pendidikan guru, pelatihan profesional, atau mahasiswa calon guru dapat dipertimbangkan selama konteks utamanya berada pada jenjang pendidikan tinggi atau pelatihan pascasekolah.

Peluang bagi Peneliti Pendidikan Bahasa Arab

AJET bukan jurnal yang secara khusus membahas linguistik atau pendidikan bahasa. Akan tetapi, penelitian Pendidikan Bahasa Arab tetap dapat diajukan apabila teknologi pendidikan menjadi pusat kajian dan penelitian dilakukan dalam konteks perguruan tinggi.

Beberapa topik potensial untuk peneliti Pendidikan Bahasa Arab meliputi:

  • pemanfaatan LLM dalam pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi;
  • pengembangan platform pembelajaran Bahasa Arab adaptif berbasis AI;
  • penerapan learning analytics untuk memprediksi kemampuan membaca teks Arab;
  • penggunaan generative AI sebagai pemberi umpan balik tulisan akademik Arab;
  • pembelajaran maharah kalam menggunakan realitas virtual;
  • efektivitas gamified learning dalam pembelajaran kosakata mahasiswa;
  • personalisasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis kecerdasan buatan;
  • literasi AI mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab;
  • penggunaan sistem RAG untuk memahami teks Arab klasik;
  • penerapan blended learning dalam program intensif Bahasa Arab;
  • penerimaan mahasiswa terhadap aplikasi pembelajaran Bahasa Arab;
  • etika penggunaan AI dalam penulisan akademik berbahasa Arab.

Penelitian sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan “apakah media tersebut efektif?”. Artikel perlu menjelaskan bagaimana temuannya memperluas pemahaman tentang teknologi pendidikan, perilaku pengguna, desain pembelajaran, teori adopsi teknologi, proses kognitif, personalisasi pembelajaran, atau kebijakan pendidikan tinggi.

Sebagai contoh, penelitian tentang penggunaan aplikasi pembelajaran kosakata Bahasa Arab akan lebih kuat apabila dihubungkan dengan teori beban kognitif, self-regulated learning, TPACK, technology acceptance model, atau self-determination theory.

Jenis Artikel yang Berpeluang Diterima

AJET mempertimbangkan beberapa jenis penelitian berikut:

1. Penelitian kuantitatif

Artikel dapat menggunakan eksperimen, kuasi-eksperimen, survei berskala besar, structural equation modelling, atau analisis statistik lainnya. Penelitian kuantitatif akan melalui pemeriksaan awal oleh editor atau reviewer yang memiliki keahlian statistik.

2. Penelitian kualitatif

Penelitian dapat menggunakan studi kasus, wawancara mendalam, observasi, etnografi digital, atau analisis pengalaman pengguna. Penelitian tetap harus mempunyai kerangka konseptual dan prosedur analisis yang transparan.

3. Penelitian metode campuran

Pendekatan ini dapat digunakan untuk menggabungkan bukti kuantitatif mengenai hasil belajar dengan temuan kualitatif mengenai pengalaman mahasiswa atau dosen.

4. Tinjauan sistematis

AJET juga menerima tinjauan kritis atau sistematis yang mampu memetakan perkembangan teori, metode, hasil, serta kesenjangan penelitian teknologi pendidikan.

5. Artikel konseptual dan teoretis

Artikel dapat menawarkan model, kerangka konseptual, kritik, atau perspektif baru. Meskipun tidak menggunakan data empiris, artikel harus mempunyai argumentasi yang kuat dan memberikan kontribusi terhadap teori, kebijakan, atau praktik.

Proses Review Artikel

AJET menggunakan proses penilaian dalam dua tahap.

Tahap pertama: pemeriksaan editorial

Editor terlebih dahulu menilai kesesuaian artikel dengan fokus jurnal. Pemeriksaan awal biasanya berlangsung sekitar 15 hari kerja, meskipun dapat berlangsung lebih lama untuk artikel kuantitatif atau ketika jumlah naskah sedang tinggi.

Pada tahap ini, editor memeriksa apakah artikel:

  • membahas pendidikan;
  • berfokus pada teknologi;
  • menggunakan konteks pendidikan tinggi;
  • memenuhi ketentuan panjang artikel;
  • menggunakan format dokumen yang sesuai;
  • memanfaatkan literatur mutakhir;
  • mempunyai pertanyaan penelitian yang valid;
  • memiliki kerangka teoretis;
  • menggunakan metodologi yang tepat; dan
  • menawarkan kontribusi terhadap bidang teknologi pendidikan.

Artikel yang gagal memenuhi unsur pendidikan, teknologi, dan konteks perguruan tinggi berisiko langsung mengalami desk rejection. (Australasian Journal of Educational Technology)

Tahap kedua: double-blind peer review

Artikel yang lolos pemeriksaan editorial akan dikirimkan kepada sedikitnya dua reviewer. Identitas penulis disembunyikan dari reviewer, sedangkan identitas reviewer tidak disampaikan kepada penulis.

Reviewer akan menilai:

  1. kontribusi penelitian terhadap teknologi pendidikan tinggi;
  2. kualitas kajian pustaka;
  3. kejelasan tujuan atau pertanyaan penelitian;
  4. ketepatan dan argumentasi metodologi;
  5. kualitas data serta analisis;
  6. implikasi bagi teori, kebijakan, dan praktik; serta
  7. kualitas bahasa dan kepatuhan terhadap format jurnal.

Hasil peer review biasanya disampaikan dalam waktu sekitar empat bulan sejak pengajuan. Rata-rata waktu dari pengajuan hingga penerbitan adalah sekitar sembilan bulan, termasuk proses revisi. (Australasian Journal of Educational Technology)

Ketentuan Penulisan Artikel AJET

Naskah yang diajukan ke AJET harus memenuhi ketentuan utama berikut:

Komponen Ketentuan
Bahasa Bahasa Inggris akademik
Panjang artikel 5.000–8.000 kata
Format berkas Microsoft Word
Gaya referensi APA edisi ketujuh
Panjang abstrak Maksimal 200 kata
Kata kunci 3–7 kata kunci
Sistem review Double-blind peer review
Biaya pengajuan Gratis
Biaya publikasi Gratis
Frekuensi terbit Enam nomor per tahun

Panjang artikel mencakup abstrak, tabel, gambar, dan daftar pustaka. Artikel yang melebihi atau kurang dari batas tersebut harus disertai alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. (Australasian Journal of Educational Technology)

Penulis harus menghapus nama, afiliasi, rujukan yang mengungkap identitas, dan metadata pribadi dari dokumen. Seluruh penulis wajib didaftarkan dalam sistem sejak awal pengajuan dan dianjurkan mencantumkan ORCID.

Bagian Implikasi bagi Praktik atau Kebijakan

Salah satu ciri khas format AJET adalah kewajiban menyertakan bagian “Implications for practice or policy” setelah abstrak.

Bagian ini berisi:

  • dua sampai lima butir pernyataan;
  • maksimal 75 kata secara keseluruhan;
  • menggunakan kalimat lengkap;
  • menjelaskan tindakan yang dapat dilakukan;
  • ditujukan kepada dosen, perancang pembelajaran, pengelola perguruan tinggi, atau pembuat kebijakan.

Dengan demikian, penulis tidak cukup hanya menjelaskan signifikansi statistik. Penulis harus menunjukkan bagaimana hasil penelitian dapat diterapkan dalam proses pembelajaran atau pengambilan kebijakan.

Etika Penelitian dan Kebijakan Penggunaan AI

Artikel yang melibatkan manusia harus mencantumkan pernyataan mengenai etika penelitian dalam bagian metode. Pernyataan tersebut perlu menjelaskan persetujuan etik, proses rekrutmen partisipan, pengumpulan data, dan perlindungan terhadap peserta penelitian.

AJET juga memiliki kebijakan khusus mengenai penggunaan kecerdasan buatan generatif. Karena itu, penulis yang menggunakan AI dalam proses penelitian atau penulisan perlu membaca dan mematuhi kebijakan jurnal serta mengungkapkan penggunaannya secara transparan.

AJET Tidak Memungut Biaya Publikasi

Salah satu keunggulan utama AJET adalah kebijakan diamond open access. Jurnal tidak membebankan biaya kepada pembaca maupun penulis.

Artinya:

  • tidak ada biaya pengajuan;
  • tidak ada Article Processing Charge;
  • tidak ada biaya publikasi; dan
  • artikel dapat dibaca secara terbuka setelah diterbitkan.

Kebijakan ini membedakan AJET dari banyak jurnal Q1 lain yang membebankan APC dalam jumlah cukup besar. AJET menegaskan bahwa penulis dan pembaca tidak dikenai biaya pada tahap apa pun. (Australasian Journal of Educational Technology)

Artikel yang diterbitkan sejak Volume 36 menggunakan lisensi Creative Commons Attribution–NonCommercial–NoDerivatives 4.0 atau CC BY-NC-ND 4.0. Penulis tetap memegang hak cipta, sedangkan AJET memperoleh hak penerbitan pertama. (Australasian Journal of Educational Technology)

Strategi agar Artikel Berpeluang Lolos AJET

Peneliti yang ingin mengirimkan artikel ke AJET dapat mempertimbangkan strategi berikut:

  1. Tempatkan teknologi sebagai variabel atau fenomena utama.
    Teknologi tidak boleh hanya berfungsi sebagai alat tambahan dalam penelitian.
  2. Gunakan konteks pendidikan tinggi.
    Pastikan partisipan berasal dari universitas, pendidikan lanjutan, pelatihan profesional, atau pembelajaran sepanjang hayat.
  3. Bangun kerangka teoretis yang kuat.
    Penelitian harus melampaui laporan penerapan suatu aplikasi atau media.
  4. Jelaskan kontribusi internasional.
    Konteks lokal perlu dihubungkan dengan persoalan global dalam teknologi pendidikan.
  5. Gunakan literatur mutakhir.
    Artikel tanpa rujukan terbaru berisiko ditolak pada tahap pemeriksaan awal.
  6. Paparkan metodologi secara transparan.
    Jelaskan desain, partisipan, instrumen, persetujuan etik, pengumpulan data, dan metode analisis.
  7. Hindari klaim efektivitas yang terlalu sederhana.
    Jelaskan mekanisme yang menyebabkan teknologi memengaruhi proses atau hasil pembelajaran.
  8. Tampilkan implikasi yang operasional.
    Hasil penelitian perlu diterjemahkan menjadi rekomendasi bagi praktik atau kebijakan.
  9. Gunakan bahasa Inggris akademik berkualitas tinggi.
    AJET dapat mengembalikan naskah yang kualitas bahasa Inggrisnya belum memadai.
  10. Gunakan template resmi AJET.
    Kepatuhan terhadap format menjadi bagian dari pemeriksaan editorial.

Apakah AJET Cocok untuk Penelitian Pendidikan Bahasa Arab?

AJET sangat potensial untuk penelitian Pendidikan Bahasa Arab apabila memenuhi tiga syarat utama:

  • penelitian dilakukan dalam konteks pendidikan tinggi;
  • teknologi menjadi fokus utama;
  • penelitian menghasilkan kontribusi teoretis, empiris, atau kebijakan yang dapat diterapkan lebih luas.

Sebaliknya, AJET kurang sesuai untuk penelitian Bahasa Arab yang hanya mengembangkan media pembelajaran bagi siswa sekolah, hanya mengukur respons pengguna, atau sekadar mendeskripsikan implementasi teknologi tanpa kerangka teori dan data yang kuat.

Untuk penelitian seperti platform pembelajaran Bahasa Arab adaptif berbasis AI, prediksi kemampuan memahami teks Arab menggunakan LLM, atau source-grounded RAG untuk pembelajaran teks Arab klasik di perguruan tinggi, AJET dapat menjadi target yang relevan. Namun, penelitian tersebut harus diposisikan sebagai kontribusi terhadap bidang teknologi pendidikan, bukan semata-mata pengembangan produk Bahasa Arab.

Kesimpulan

Australasian Journal of Educational Technology merupakan jurnal internasional bereputasi tinggi yang berfokus pada integrasi teknologi dalam pendidikan tinggi. AJET memiliki peringkat Q1, terindeks Scopus dan Web of Science, menerapkan double-blind peer review, serta tidak memungut biaya pengajuan maupun publikasi.

Keunggulan tersebut membuat persaingan publikasi di AJET sangat ketat. Artikel yang diajukan harus memiliki kesesuaian ruang lingkup, kerangka teori yang kuat, metodologi yang transparan, literatur mutakhir, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi pendidikan.

Bagi peneliti Pendidikan Bahasa Arab, AJET dapat menjadi tujuan publikasi strategis untuk penelitian AI, sistem pembelajaran adaptif, learning analytics, gamifikasi, pembelajaran daring, dan inovasi digital di perguruan tinggi.

Informasi resmi dan pengajuan artikel dapat diakses melalui laman Australasian Journal of Educational Technology.