Pengertian Masyarakat Modern Modernisasi merupakan satu kata baru untuk suatu fenomena lama, yang berlapis‑lapis, kesemuanya mencakup proses perubahan sosial bersifat revolusioner, kompleks, sistematik, global, bertahap, hegemonisasi dan progresif seperti Indonesia. Teori Modernisasi ini lahir pada tahun 1950‑an dan merupakan tanggapan kaum intelektual terhadap Perang Dunia. Bagi para penganut teori evolusi, ...
Read More »Pengertian Perempuan
Pengertian Perempuan Semua agama yang ada di muka bumi ini mengajarkan keadilan. Begitu juga dengan Islam. Islam sangat menekankan pentingnya keadilan tersebut, seperti firman Allah pada Surat Al‑Maidah ayat 8, yang berbunyi: $ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) Karena Allah, menjadi saksi ...
Read More »Pemulyaan Pendidikan Perempuan Menuju Masyarakat Modern
Allah SWT menciptakan manusia (laki-laki maupun perempuan) dari zat yang sama, namun keduanya mempunyai stereotipe yang berbeda, baik dari sudut pandang fisik, psikologis, dan sosial, perempuan berbeda dengan laki-laki. Namun, perbedaan ini bukan berarti mereka (perempuan) harus termarjinalkan dan dieksploitasi dalam mengembangkan pribadinya. Mereka juga punya hak dalam memperjuangkan eksistensinya ...
Read More »Karakteristik Kompetensi Guru
Karakteristik Kompetensi Guru Seorang guru profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidang keguruan atau dengan kata lain ia telah terdidik dan terlatih dengan baik. Terdidik dan terlatih bukan hanya memperoleh pendidikan formal saja akan tetapi juga harus menguasai berbagai strategi atau teknik didalam kegiatan belajar mengajar serta ...
Read More »Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Persepsi seseorang terhadap suatu objek dapat berbeda dengan orang lain. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor. Cara kita mempersepsikan situasi sekarang tidak bisa terlepas dari adanya pengalaman sensoris terdahulu. Kalau pengalaman terdahulu itu sering muncul, maka reaksi kita selalu menjadi kebiasaan 搒ecara ilmiah benar mengingat respon-respon ...
Read More »Presepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional
Presepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Greenberg & Baron (dalam Su”ud, 2000) menyatakan bahwa persepsi adalah suatu proses yang dialami oleh seseorang dalam menyeleksi, mengorganisasi dan menafsirkan informasi. Pengertian serupa juga diungkapkan Albright, dkk (1997) yang menjelaskan bahwa persepsi adalah proses yang dialami manusia dalam menerima, mengorganisasi dan ...
Read More »Struktur dan Aspek Konsep Diri
Struktur dan Aspek Konsep Diri Secara struktural Pudjijogjanti (1993) berpendapat bahwa konsep diri secara global terdiri dari tiga peringkat, yaitu konsep diri general, konsep diri mayor, dan konsep diri spesifik. Pertama, konsep diri general merupakan cara individu dalam memahami keseluruhan dirinya dan hal ini sulit untuk diubah, karena sudah ...
Read More »Tujuan Terapi Kelompok
Tujuan Terapi Kelompok Menurut Yalom (1975) seperti tertuang dalam petunjuk teknis terapi kelompok pasien mental di Rumah Sakit Jiwa yang dikeluarkan Direktorat Kesehatan Jiwa (1988), terapi kelompok mempunyai tujuan terapeutik maupun rehabilitatif. a. Tujuan terapeutik terapi kelompok antara lain : 1) ...
Read More »Pelaksanaan terapi kelompok di Rumah Sakit Jiwa
Manusia merupakan makluk sosial yaitu makhluk yang hidup berkelompok dimana antara satu dengan yang lainnya saling berhubungan, berinteraksi dan saling membutuhkan (Soekanto, 1986). Karena itulah manusia yang hidupnya menyendiri tidak akan dapat memenuhi sebagian dari kebutuhan hidupnya, yaitu kebutuhan sosial seperti kebutuhan memiliki dan dimiliki terhadap suatu kelompok (sense of ...
Read More »Faktor- Faktor Dasar Kepribadian Extrovert dan Introvert
Faktor– Faktor Dasar Kepribadian Extrovert dan Introvert Eysenck & Wilson (dalam Pertiwi, 2001) mengklasifikasikan ciri-ciri tingkah laku yang operasional pada tipe kepribadian extrovert dan introvert, menurut faktor-faktor kepribadian yang mendasarinya, yaitu: 1. Aktivitas (activity ): Pada aspek ini diukur bagaimana subyek dalam melakukan aktivitasnya, apakah energik dan gesit atau ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
