Prefiks pe- A. Bentuk Mengapa dalam segi bentuk kita berjumpa dengan beberapa variasi bentuk pe-, misalnya pe-, pe- + Nasal, per-. Pertama-tama harus dibedakan dua hal yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut: Pembentukan kata suatu kata baru langsung dengan prefiks pe-, biasanya langsung dari suatu kata benda atau kata sifat, misalnya: ...
Read More »Prefiks me-
Prefiks me- a. Bentuk Dalam membentuk suatu kata dengan prefiks me-, perlu diperhatikan ketentuan-ketentuan berikut. Kata dasar yang dirangkaikan dengan prefiks me- pertama-tama mendapat proses nasalisasi. Nasal yang didapat haruslah homorgan dengan fonem awal dari kata dasar itu. Bila fonem awal suatu kata adalah konsonan besuara, maka fonem itu tidak ...
Read More »Prefiks ber-
Prefiks ber- a. Bentuk Pada umumnya morfem ber- dirangkaikan saja di depan sebuah kata dengan tidak mengalami perubahan apa pun: Ber + kuda > berkuda Ber + sepeda > bersepeda Kecuali bila fonem awal dimulai dengan fonem /r/, maka ber- mengambil bentuk lain yaitu /be- /: Ber + racun > ...
Read More »Prefiks
Prefiks Prefiks atau awalan adalah suatu unsur yang secara struktural diikatkan di depan sebuah kata dasar atau bentuk dasar. 1. Prefiks ber- 2. Prefiks me- 3. Prefiks pe- 4. Prefiks per- 5. Prefiks ke- 6. Prefiks ter- 7. Prefiks se- 8. Awalan-Awalan Baru
Read More »Morfologi III – Imbuhan
Morfologi III – Imbuhan 1. Prefiks atau awalan Prefiks atau awalan adalah suatu unsur yang secara struktural diikatkan di depan sebuah kata dasar atau bentuk dasar. 2. Sufiks atau akhiran Sufiks atau akhiran adalah semacam morfem terikat yang dilekatkan di belakang suatu morfem dasar. 3. Konfiks Konfiks adalah gabungan dari ...
Read More »Kata Seru atau Interjeksi
Kata Seru atau Interjeksi Oleh semua ahli tatabahasa, Kata Seru dianggap sebagai kata yang paling tua dalam kehidupan bahasa. Umat manusia tidak sekaligus mengenal sistem bahasa seperti saat ini. Dari awal mula perkembangan umat manusia, sedikit demi sedikit diciptakan sistem-sistem bunyi untuk komunikasi antar anggota masyarakat. Dan bentuk yang paling ...
Read More »Kata Sandang atau Artikel
Kata Sandang atau Artikel Kata Sandang itu tidak mengandung suatu arti, tetapi memiliki fungsi. Dalam bagian mengenai kata ganti penghubung sudah dibicarakan pula tentang yang, yang pada mulanya hanya mengandung fungsi penentu . Itulah fingsi pertama dari Kata-kata Sandang. Adapun fungsi Kata Sandang seluruhnya dapat disusun sebagai berikut: Menentukan kata ...
Read More »Kata Depan atau Preposisi
Kata Depan atau Preposisi Kata Depan menurut definisi tradisional adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian-bagian kalimat. Kata-kata Depan yang terpenting dalam bahasa Indonesia ialah: Di, Ke, Dari: ketiga macam kata depan ini dipergunakan untuk merangkaikan kata-kata yang menyatakan tempat atau sesuatu yang dianggap tempat. Pada: bagi kata-kata yang menyatakan ...
Read More »Kata Sambung atau Konjuksi
Kata Sambung atau Konjuksi Kata Sambung adalah kata yang menghubungkan kata-kata, bagian-bagian kalimat, atau menghubungkan kalimat-kalimat. Cara atau sifat menghubungkan kata-kata atau kalimat-kalimat itu dapat berlangsung dengan berbagai cara: Menyatakan gabungan: dan, lagi pula, serta. Menyatakan pertentangan: tetapi, akan tetapi, melainkan. Menyatakan waktu: apabila, ketika, bila, bilamana, demi, sambil, sebelum, ...
Read More »Kata Keterangan atau Adverbia
Kata Keterangan atau Adverbia Kata-kata Keterangan atau adverbia adalah kata –kata yang memberi keterangan tentang: Kata Kerja Kata Sifat Kata Keterangan Kata Bilangan Seluruh Kalimat Kata keterangan secara tradisional dapat dibagi-bagi lagi atas beberapa macam berdasarkan artinya atau lebih baik berdasarkan fungsinya dalam kalimat, yaitu: A. Kata Keterangan Kualitatif (Adverbium ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
