Sufiks -nya Pertama-tama harus ditegaskan bahwa ada dua macam nya. Nya jenis pertama adalah kata ganti orang ketiga tunggal, baik dalam fungsinya sebagai pelaku atau pemilik. Dalam hal ini nya tidak berstatus akhiran. Nya yang kedua adalah –nya yang berstatus akhiran. Akhiran –nya mempunyai fungsi sebagai berikut: a. Untuk mengadakan ...
Read More »Sufiks -kan
Sufiks -kan A. Bentuk Bentuknya tidak berubah. B. Fungsi Sufiks – kan berfungsi untuk membentuk kata kerja. C. Arti Macam-macam bidang arti yang dapat didukung oleh sufiks – kan adalah: a. Menyatakan kausatif. Pengertian kaudatif berarti membuat, menyebabkan sesuatu atau menjadikan sesuatu. Contoh: menerbangkan, melemparkan, menyeberangkan, mengemukakan, menyakitkan, dan lain-lain. ...
Read More »Sufiks -i
Sufiks -i A. Bentuk Tidak mengalami perubahan. B. Fungsi Sufiks –I berfungsi untuk membentuk kata kerja. C. Arti Tafsiran arti yang diturunkan dari kata-kata yang berakhiran –i adalah sebagai berikut: 1. Menyatakan bahwa objek dari kata-kerja itu menunjukkan suatu tempat atau arah berlangsungnya peristiwa tersebut ( lokatif ). Karena objeknya ...
Read More »Sufiks -an
Sufiks -an Sufiks –an pertama-tama berfungsi dalam bahasa Indonesia. Morfem –an ini tidak mengalami perubahan bentuk dalam penggabungannya dengan unsur-unsur lain. A. Fungsi Sufiks –an pertama-tama berfungsi untk membentuk kata benda. Karena pengaruh beberapa bahasa daerah atau dialek maka di sana-sini terdapat pula sufiks –an yang berfungsi membentuk kata sifat, ...
Read More »Sufiks
Sufiks Sufiks atau akhiran adalah semacam morfem terikat yang dilekatkan di belakang suatu morfem dasar. Macam-macam sufiks yang terdapat dalam bahasa Indonesia: 1. Sufiks -an 2. Sufiks -i 3. Sufiks -kan 4. Sufiks -nya 5. Sufiks -man, -wan, dan -wati 6. Sufiks-Sufiks Asing
Read More »Awalan-Awalan Baru
Awalan-Awalan Baru Akibat perkenalan dengan berbagai istilah asing, maka dirasa perlu menambahkan perbendaharaan bentuk-bentuk terikat dalam bahasa Indonesia. Lebih-lebih dalam terjemahan beermacam-macam prefiks asing, perlulah kita memperkaya bahasa Indonesia dengan bentuk-bentuk terikat yang baru. Oleh Komisi Istilah telah ditetapkan beberapa macam bentuk yang terikat untuk menterjemahkan prefiks-prefiks asing. Walaupun sudah ...
Read More »Prefiks se-
Prefiks se- A. Bentuk Awalan se- berasal dari sa yang berarti satu, tetapi karena tekanan struktur kata, vokal a dilemahkan menjadi e. Bentuk awalan se- tidak mengalami perubahan atau variasi bentuk. B. Arti Arti awalan se- adalah: 1. Menyatakan arti satu. Contoh: seorang, sebuah, sebiji, sekota, segenap. 2. Menyatakan arti ...
Read More »Prefiks ter-
Prefiks ter- A. Bentuk Seperti halnya dengan prefiks ber-, prefiks ter- pun mempunyai beberapa alomorf, antara lain: ter- dan te- ; pada beberapa kata ter- mendapat proses asimilasi menjadi te(l). Contoh: terlanjur > telanjur terlantar > telantar terlentang > telentang B. Fungsi Prefiks ter- mempunyai dua fungsi: 1. Menyatakan aspek. ...
Read More »Prefiks ke-
Prefiks ke- A. Bentuk Bentuk prefiks ke- tidak mengalami perubahan dalam penggabungannya dengan suatu kata dasar. Di sini perlu dengan tegas dibedakan dua hal yang berlainan yaitu: prefiks ke- dan kata tugas ke . Kata tugas ke tidak dimasukkan dalam prefiks ke-, karena statusnya lain dari imbuhan; kata tugas ke ...
Read More »Prefiks per-
Prefiks per- A. Bentuk Prefiks per – sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja mengalami variasi bentuk menjadi pe- , terutama pada kata-kata yang mulai dengan fonem /r/ seperti perendahm perebut, dan sebagainya. Karena fungsi per – di sini adalah membentuk kata kerja maka dalam hal ini dapat digabungkan lagi dengan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
