Thursday, 27 August 2026

Tag Archives: hal

Belajar Ketabahan dari Ummu Sulaim

Fiqhislam.com – Suatu hari, anak Abu Thalhah meninggal dunia. Ummu Sulaim, istri Abu Thalhah, berkata kepada orang-orang yang menjenguk anaknya, “Janganlah ada yang memberi kabar kepada Abu Thalhah hingga akulah sendiri yang memberi kabar duka ini.” Berkata begitu, Ummu Sulaim segera merapikan jenazah putranya. Malam harinya, Abu Thalhah pulang. Ia ...

Read More »

Kebijaksanaan Pariwisata

Ruang lingkup tindakan pemerintah dalam kepariwisataan  dewasa ini bervariasi menurut kepentingan dan keterlibatan negara dalam pariwisata dan kondisi yang terjadi dalam negara itu (politik, ekonomi, perundang-undangan, pengembangan sosial ekonomi, tingkat perkembangan pariwisata, tingkat kematangan badan usaha swasta serta kemampuan keuangan). Kompleksnya industri pariwisata menuntut suatu kebijakan hukum yang mantap untuk ...

Read More »

Tujuan dan Sasaran Pengembangan

  Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 1969 yang dikutip dari buku Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata oleh Oka A. Yoeti (1997 : hal 35) dikatakan bahwa : Tujuan pengembangan kepariwisataan adalah : Meningkatkan pendapatan devisa pada khususnya dan pendapatan negara dan masyarakat pada umumnya, perluasan kesempatan serta lapangan kerja ...

Read More »

Tahap-Tahap Perencanaan

Dalam sektor kepariwisataan, suatu perencanaan pada pengembangan obyek dan daya tarik wisata melalui tingkatan-tingkatan atau tahap-tahap. Oka A. Yoeti dalam bukunya Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata (1997 : hal 23 –  23) memaparkan bahwa tahap-tahap perencanaan pariwisata adalah sebagai berikut : Tahap I : Perencanaan secara menyeluruh di tingkat nasional Dalam ...

Read More »

Publikasi intern

  Agar promosi dan publikasi dapat diharapkan akan berhasil dalam kegiatan-kegiatannya maka harus didasarkan atas : 1.  Suatu kebijakan umum tentang pemasaran; 2.  Strategi pemasaran yang mantap; 3.  Pilihan taktik pemasaran yang tepat, dan 4.  Pilihan sarana komunikasi yang sesuai. Keberhasilan promosi dan publikasi akan kelihatan dari hal-hal sebagai berikut ...

Read More »

Pengusahaan Obyek dan Daya Tarik Wisata

Pengusahaan obyek dan daya tarik wisata meliputi kegiatan membangun dan mengelola obyek dan daya tarik wisata beserta prasarana dan sarana yang diperlukan atau kegiatan mengelola obyek daya tarik wisata yang telah ada. Adapun pengelompokan pengusahaan obyek dan daya tarik wisata sesuai dengan UU RI No.9 Tahun 1990 Tentang Kepariwisataan dibagi ...

Read More »

Obyek dan Daya Tarik Wisata

Obyek dan daya tarik wisata merupakan suatu bentuk aktifitas dan fasilitas yang dapat menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang ke suatu daerah atau tempat tertentu. Dalam buku Panduan Sadar Wisata (1996 : hal 7) dapat kita peroleh pengertian obyek dan daya tarik wisata adalah sesuatu yang menjadi sasaran perjalanan ...

Read More »

Tinjauan Pariwisata

Pariwisata sebagai salah satu sektor pengganti sektor non migas merupakan sektor penting yang dapat diandalkan oleh negara Indonesia dalam meningkatkan pendapatan negara. Menyadari pentingnya perkembangan sektor pariwisata maka peran serta dari masing-masing daerah dan masyarakat sangat diharapkan guna mendukung pelaksanaan pembangunan kepariwisataan. Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, dalam hal ini memiliki ...

Read More »

Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan

  Pada umumnya ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penjualan, menurut Sutanto (1999:21) yaitu sebagai berikut : Produsen Pihak produsen mempengaruhi penjualan yaitu dalam hal menghasilkan barang dan menentukan harga diantaranya biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan harga. Pihak konsumen dapat mempengeruhi penjualan yaitu karena hal-hal sebagai berikut : ...

Read More »

Pengertian Bank

Bank adalah suatu industri yang bergerak di bidang kepercayaan, yang dalam hal ini adalah sebagai media perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak debitur dan pihak kreditur. Dengan demikian fungsi bank mencakup 3 hal pokok, yaitu (1) sebagai pengumpul dana; (2) sebagai penjamin kredit antara debitur dan kreditur; (3) sebagai penegung ...

Read More »