Thursday, 30 July 2026

Tag Archives: hlm

Selayang Pandang Perjalanan Hidup Pramoedya.

  Pramoedya Ananta toer, anak sulung bapak Mastoer dan Ibu Oemi Saidah. Ayahnya yang lahir pada 5 Januari 1896[1] berasal dari kalangan yang dekat dengan agama Islam, seperti misalnya jelas dari nama orang tuanya, Imam Badjoeri dan Sabariyah. Ayah Mastoer menjadi naib di sebuah desa di Kediri: mula-mula di Plosoklaten, ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme Teologis sebagai Jembatan Membangun Kesadaran Sosial secara Inklusif dan Toleran

Humanisme dalam konteks sosial yang paling menonjol adalah memberi kesadaran setiap pemeluk agama untuk menghormati agama lain. Dalam konteks ini gagasan Umaruddin Masdar dalam buku Agama Orang Biasa sangat pas diterapkan untuk membedah novel Bekisar Merah dan Belantik. Kata Umaruddin Masdar: Menurut Umaruddin, agama orang biasa adalah suatu ekspresi atau ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme sebagai Jalan Tengah

  Pada saat terjadi proses globalisasi –bukan saja secara ekonomi melainkan juga dan terutama secara budaya—yang sangat kuat, penetapan tujuan di gelanggang dunia menjadi semakin penting. Arus yang ada sangat keras, sehingga kita tidak merasa puas dengan beberapa konsep dari sumber rujukan yang memberikan ide sangat parsial tentang masyarakat. Kita ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme sebagai Sikap Mencintai Manusia secara Transendental

Humanisme dalam konteks ini adalah sebuah pandangan yang mengacu pada filosof Marxis, Ernst Bloch (1885-1977), bahwa memandang ide tentang Tuhan sebagai sesuatu yang alamiah bagi manusia. Seluruh hidup manusia diarahkan ke masa depan. Sebab kita merasakan kehidupan kita sebagai sesuatu yang belum sempurna dan belum selesai. Seluruh mimpi dan ilham ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme sebagai Upaya Membentuk Paradigma dan Orientasi Kehidupan

Dalam novel Bekisar Merah terlukis sangat indah tentang hakikat kehidupan sebagai upaya membentuk paradigma dan kehidupan manusia di atas mahluk lain, juga sebagai upaya membenamkan manusia akan hakikatnya yang selalu bersama alam. Dalam gambaran di bawah ini secara tegas Ahmad Tohari mengemukakan secara eksplisit:   Di mata Darsa, pesona dan ...

Read More »

Metafisika Dalam pandangan Hidup Jawa

Didalam renungan filsafat Nusantara Indonesia terutama filsafat Jawa konsepsi mengenai Ada bukanlah diperoleh melalui penalaran rasio, melainkan melalui pengalaman atau penghayatan batin inner experience. Filsafat Jawa menurut Romo Zoet Mulder, yaitu: “pengetahuan (filsafat) yang merupakan sarana untuk mencapai kesempurnaan” . Dapatlah dirumusakan bahwa di Jawa filsafat berarti: cinta kesempurnaan (The ...

Read More »

Metafisika Dalam Kesusasteraan Jawa

Dalam perkembangan dan penyebaran agama di jawa sebelum Islam datang, orang Jawa telah memiliki suatu kepercayaan berupa animisme dan dinamisme yang memuja roh nenek moyang, dan percaya terhadap kekuatan gaib yang terdapat pada benda, tumbuh-tumbuhan dan binatang yang dianggap memiliki kesaktian. Tetapi kepercayaan dan pemujaan diatas belum memiliki identitas keragaman ...

Read More »

Pengertian Metafisika

Sebagai sebuah disiplin filsafat, metafisika telah dimulai sejak zaman yunani kuno, mulai dari filosof-filosof alam sampai Aristoteles (284-322 SM). Aristoteles sendiri tidak pernah memakai istilah ”metafisika” Aristoteles menyebut disiplin yang mengkaji hal-hal yang sifatnya di luar fisika sebagai filsafat pertama (proto philosophia)untuk membedakannya dengan filsafat kedua yaitu disiplin yang mengkaji ...

Read More »

PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI UPAYA MENUJU MASYARAKAT MADANI INDONESIA

Oleh : Hujair Sanaky1   A.  Pendahuluan Bangsa dan negara Indonesia merupakan suatu bangsa yang besar. Kenyataan yang tak dapat ditolak bahwa masyarakat dan bangsa Indonesia terdiri dari berbagai keragaman sosial, kelompok etnis, budaya, agama, aspirasi politik dan lain-lain, sehingga “masyarakat dan bangsa Indonesia secara sederhana dapat disebut sebagai masyarakat ...

Read More »

HUBUNGAN AGAMA DENGAN KEBUDAYAAN

1. Agama Merupakan Bagian Kebudayaan Apakah   agama    itu   kebudayaan?   Jawaban   pertanyaan   ini   telah menimbulkan berbagai perdebatan, suatu pihak menyatakan bahwa agama bukan kebudayaan, sementara pihak yang lainnya menyatakan bahwa agama adalah kebudayaan1. Kelompok orang  yang tidak  setuju  dengan pandangan bahwa agama itu kebudayaan adalah pemikiran bahwa agama itu bukan berasal ...

Read More »