Menurut Hendi Somantri (2000:126) penyusutan adalah “Alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi, penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung”.
Nilai perolehan aktiva tetap, selama masa penggunannya akan turun setiap saat, sehingga habis masa pengunaannya aktiva tetap dianggap sudah tidak mempunyai manfaat lagi bagi perusahaan. Karena aktiva tetap memberikan manfaat selama beberapa periode akintansi, maka kerugian tersebut harus dibebankan kepada periode–periode selama masa penggunaannya.
Besarnya penyusutan yang menjadi beban setiap periode selam masa penggunannya. Aktiva tetap, tergantung kepada empat faktor sebagai berikut :
- Harga Perolehan
- Nilai Sisa atau Nilai Residu
Adalah nilai aktiva tetap setelah habis masa penggunannya, biasanya ditetapkan atas dasar taksiran.
- Usia Ekonomis atau Usia Manfaat
- Metode Penyusutan yang diterapkan
Metode penyusutan pada dasarnya dirancang atas dasar faktor-faktor tertentu contohnya : faktor waktu, faktor penggunaan. Metode penyusutan yang berdasarkan kepada faktor waktu antara lain :
1). Metode Garis Lurus
Dimana metode ini , beban penyusutan tiap tahun penggunan aktiva tetap jumlahnya sama.
Penyusutan = Harga perolehan – Nilai Residu
Usia Ekonomis
2). Metode Beban Menurun yaitu :
a). Metode Jumlah Angka Tahun
Metode ini penyusutan untuk tiap tahun jumlahnya menurun
Penyusutan : Sisa usia aktiva tetap x jmlh yang disusutkan
Jmlh angka tahun usia
b). Metode Menurun Ganda
Penyusutan ditetapkan atas dasar prosentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan.
Sedangkan metode penyusutan yang didasari kepada faktor penggunaanya, terdiri dari :
- Metode Satuan Jam Kerja
Metode ini, beban penyusutan ditetapkan atas dasar jam kerja yang dapat dicapai dalm periode yang bersangkutan .
B. penyusutan : jam kerja yg dicapai x tarif penystan tiap jam kerja
Tarif penyusutan tiap jam kerja : harga perolehan –nilai residu
Taksiran jam kerja yg dpt dicapai
2. Metode Satuan Hasil Produksi
Metode ini sama dengan satuan jam kerja, yaitu berdasarkan kepada faktor penggunaannya.
Tarif penyusutan tiap satuan : harga perolehan –nilai residu
Taksiran jmlh satuan yg dihslkan
Arabiyatuna Arabiyatuna
