Thursday, 9 July 2026
above article banner area

Pengertian Multi Level Marketing

Pengertian  Multi Level Marketing

 

Multi Level Marketing (MLM), Menurut Clothier (1996: 33) adalah

 

“ Suatu cara  atau metode menjual barang secara langsung kepada pelanggan melalui jaringan yang dikembangkan oleh para distributor lepas yang memperkenalkan para distributor berikutnya; pendapatan yang dihasilkan terdiri dari laba eceran dan laba grosir            ditambah        dengan       pembayaran-pembayaran            berdasarkan              penjualan                            total kelompok yang dibentuk oleh sebuah distributor “.

 

Atau  yang  dikenal  pula  dengan  nama  Network  Marketing  (pemasaran  secara jaringan), yaitu pemasaran produk atau jasa oleh seseorang atau sekelompok orang independen yang membentuk jaringan kerja secara bertingkat.

Multi Level Marketing, istilah ini merujuk kepada sebuah sistem bisnis, di mana  pemasaran  produk  atau  jasa  dilakukan  oleh  individu  (distributor)  yang independen   (artinya   tidak   terikat   kontrak   kerja  dengan   perusahaan   pengelola bisnisnya). Distributor ini lalu membentuk sebuah jaringan kerja untuk memasarkan produk  atau  jasa.  Dari  hasil  penjualan  pribadi  dan  jaringannya,  setiap  bulan perusahaan  akan  memperhitungkan  bonus  atau  komisi  sebagai  hasil  usahanya (Harefa, 1998 a :11) .

MLM merupakan sebuah konsep pemasaran yang lugas dan sering tidak dipahami  dengan  tepat  serta kurang dihargai  sebagai sebuah peluang bisnis yang serius ( Clothier,1996: 6). Struktur jaringan MLM prinsipnya tidaklah berbeda dengan sistem distribusi barang lainnya. Masing- masing orang dalam jaringan itu membeli barang-barang yang harganya tergantung kepada jumlah yang dibeli dan menerima

 

 

 

 

 

 

suatu persentase harga eceran sebagai labanya. Dalam MLM setiap distributor secara pribadi  telah  diperkenalkan dengan bisnis ini oleh perusahaanya atau, yang lebih sering terjadi, oleh distributor yang telah ada.

Dalam  usaha  konvensional,  para  tenaga  penjual  lazimnya  dipekerjakan sebagai pegawai. Dalam MLM, para distributorlah yang menjadi tenaga-tenaga penjualnya, dan mereka mempekerjakan sendiri.

Gambar 2.2.

 

 

Produsen                                                                                                                     konsumen

 

 

Produsen                                                       pengecer                                               konsumen

 

 

Produsen                                  grosir                               pengecer                           konsumen

 

 

 

Sumber Philip Kotler, 1990, jilid 2, 175, Manajemen Pemasaran” analisis, perencanaan dan pengendalian”

Gambar 2.2 menjelaskan beberapa saluran pemasaran dengan berbagai panjangnya. Saluran  nol  tingkat  (disebut  pula  saluran  pemasaran  langsung)  terdiri  seorang produsen yang langsung menjual pada konsumen, saluran satu tingkat yaitu saluran yang melibatkan pengecer baru ke konsumen, saluran dua tingkat yaitu saluran yang melibatkan grosir dan pengecer.

 

 

 

 

 

 

produsen                                                                distributor/konsumen

 

 

 

Gambar 2.3 Sistem distribusi MLM

 

Gambar 2.3. Sistem MLM ini memangkas jalur distribusi dalam penjualan konvensional karena tidak lagi melibatkan grosir, pengecer tetapi langsung kepada distributor yang sekaligus sebagai konsumen. Saluran ini yang dipakai oleh sistem MLM. Penghematan perusahaan MLM boleh jadi juga memungkinkan perusahaan tersebut untuk mengunakan lebih banyak uang guna penelitian dan pengembangan. Oleh  karena  itu,  produk-produk  yang  terkait  biasanya  mempunyai  mutu  unggul. Semua  penjualan  MLM  dilakukan  melalui  penjualan  langsung  (direct  selling). (Harefa, 1998 a : 4)

Menurut  Direct  Sales  Agents,  MLM  adalah  sebuah  asosiasi  wiraswastaan bebas dalam penjualan langsung dengan tujuan untuk menciptakan “ sebuah lembaga yang cukup kuat untuk mewakili kepentingan –kepetingan para anggotanya dalam semua situasi  di  mana untuk  bertindak  untuk  bertindak  sendiri tidak mencukupi. MLM menawarkan peluang untuk membangun bisnis bagi orang biasa yang tidak mempunyai modal dan pengalaman. Dalam perspektip yang lain Mahatir Muhammad menjelaskan “ MLM is the way to survive in the global market “ .

(Harefa, 1998 b  : 13)

 

Sekalipun karir sebagai distributor MLM sangat menjanjikan, namun meraih keberhasilan lewat jalur MLM bukanlah hal yang mudah sebagaimana membalik telapak tangan

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *