Aku mengetahui tentang ruangan itu dari seorang teman Indonesia. Setelah kelas bahasa Jepangku usai. Saat itu, sudah dimulai waktu sholat dzuhur. Aku mengikutinya menuju ruangan itu. Sebuah ruangan kecil, bahkan teramat kecil mungkin. Ukurannya sekitar 2.5m x 1.5m. Terletak di lantai dua gedung fakultas teknik di kampusku, bersebelahan dengan ruangan ...
Read More »Derita dan Ikatan Hati
Allah Engkau dekat, penuh kasih sayang. Takkan pernah Engkau biarkan hamba-Mu menangis. Kerena kemurahan-Mu, karena kasih sayang-Mu. Hanya bila diri-Mu ingin nyatakan cinta pada jiwa –jiwa yang rela dia kekasih-Mu Kau yang selalu terjaga yang memberi Segala. Allah Rahman Allah Rahim, Allahu Ya Ghoffar Ya Nurul Qolbi Di setiap nafas ...
Read More »Hidup yang Berbeda
Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa hidup di daerah yang ‘jauh dari peradaban’ alias terpencil akan membosankan. Tidak usah membayangkan hidup di pedalaman hutan dan sebagainya, cukup di sebuah kota kecil yang minim fasilitas walau masih dalam tahap berkembang dan perlahan akan bertambah maju. Berbagai keterbatasan tersebut memang cukup membuat ...
Read More »Tabungan Haji Buat Nini
Sekitar beberapa bulan sebelum keberangkatanku tugas belajar ke Sydney, aku sempatkan pulang ke kampung halaman di Tanjung, Banjarmasin, untuk menjenguk keluarga. Tujuan utama tentu untuk meminta restu supaya kepergian ku kali ini dimudahkan dan membawa manfaat. Salah satu momen yang aku sukai kalau pulang kampung ialah berbincang-bincang dengan Nini. Walaupun ...
Read More »Ikatlah Untamu, dan Pasrahlah Pada-Nya
Stadion olah raga terbesar di kota kabupaten kami itu bak lautan manusia. Penuh sesak dengan calon haji dan para pengantarnya. Yang perempuan berjilbab dan yang laki-laki berbaju muslim dan berpeci. Sebuah potret religius yang setiap tahun berlangsung di tempat ini saat musim haji tiba. Suatu pemandangan yang sangat indah sekaligus ...
Read More »Menjadi Kaya dengan Memberi
Sebut saja namanya Izul, kawan sedaerah satu keberangkatanku ke Kairo ini adalah tipe orang yang supel. Wajahnya yang murah senyum membuat orang senang berteman dengannya. Sikapnya luwes, dan selalu ringan tangan untuk membantu siapa saja yang membutuhkan. Makanya tidak heran, ia memiliki relasi yang cukup banyak semasa dia berada di ...
Read More »Under Estimated
Pernahkah bertemu orang dengan pandangan under estimated kepada anda? Mungkin bagi sebagian orang jawabannya “ya” dan sebagian lainnya “tidak”. Bila jawaban anda “ya” berarti anda (hampir) sama dengan saya karena baru-baru ini saya pun mengalami kejadian seperti itu. Memang bukan kejadian yang menyenangkan tapi terkadang kita tidak bisa menyalahkan orang ...
Read More »Mbah Jaritan
Mbah Jaritan, begitu aku waktu kecil memanggilnya. Sosok wanita yang tiada hari menggunakan jarit (sejenis kain batik yang dipakai nenek-nenek di Jawa ). Kenapa Mbah Jaritan? Karena pasangannya adalah Mbah Sarungan. sepasang kakek nenek yang sudah berusia hampir 80 tahun dan tinggal di sebuah desa terpencil di bawah Gunung Slamet ...
Read More »Makna Sebuah Cinta dan Tanggung Jawab
Adakah yang lebih membahagiakan bagi seorang perempuan yang sudah menikah selain dari menjadi seorang ibu? Menjadi ibu bukan hanya lantaran alasan bilogis semata, tapi jauh dari itu adalah kesungguhan untuk membuktikan cinta yang paling agung. Lekatan cinta antara ibu dan anaknya tak akan pernah dapat dilerai oleh apapun walau sekaliber ...
Read More »Berfokus pada Amal Kebaikan
Ada satu peristiwa berkesan yang mencerminkan tipikal utama dari masyarakat Madinah, yaitu selalu antusias untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Suatu ketika orang-orang miskin Madinah mengadu kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, kami merasa iri dengan saudara-saudara kami yang diberi kelapangan harta. Kami sholat, mereka juga sholat. Kami berpuasa, mereka juga berpuasa. Kami ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
