Tuesday, 1 September 2026

Tag Archives:  

Pengertian kecerdasan emosional

  Istilah “kecerdasan emosional” pertama kali dilontarkan pada tahun 1990 oleh psikolog Peter Salovey dari Harvard University dan John Mayer dari University of New Hampshire untuk menerangkan kualitas-kualitas emosional yang tampaknya penting bagi keberhasilan. Salovey dan Mayer mendefinisikan kecerdasan emosional atau yang sering disebut EQ sebagai : “himpunan bagian dari ...

Read More »

Pengukuran prestasi belajar

              Dalam dunia pendidikan, menilai merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan. Menilai merupakan salah satu proses belajar dan mengajar. Di Indonesia, kegiatan menilai prestasi belajar bidang akademik di sekolah-sekolah dicatat dalam sebuah buku laporan yang disebut rapor. Dalam rapor dapat diketahui sejauhmana prestasi belajar seorang siswa, apakah ...

Read More »

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar.

              Untuk meraih prestasi belajar yang baik, banyak sekali faktor yang perlu diperhatikan, karena di dalam dunia pendidikan tidak sedikit siswa yang mengalami kegagalan. Kadang ada siswa yang memiliki dorongan yang kuat untuk berprestasi dan kesempatan untuk meningkatkan prestasi, tapi dalam kenyataannya prestasi yang dihasilkan di bawah kemampuannya.             ...

Read More »

Pengertian prestasi belajar

            Untuk mendapatkan suatu prestasi tidaklah semudah yang dibayangkan, karena memerlukan perjuangan dan pengorbanan dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi.             Penilaian terhadap hasil belajar siswa untuk mengetahui sejauhmana ia telah mencapai sasaran belajar inilah yang disebut sebagai prestasi belajar. Seperti yang dikatakan oleh Winkel (1997:168) bahwa proses belajar yang ...

Read More »

Pengertian Organisasi

Di dalam usaha untuk mencapai tujuan tertentu maka manusia harus bekerja sama dengan pihak lainnya yaitu dengan beroarganisasi. Dengan adanya organisasi mengakibatkan adanya pembagian kerja antara kelompok orang-orang yang bekerja sama. Dalam organisasi yang kecil, pembagian kerjanya tidak begitu terlihat, tapi seblaiknya pada organisasi yang benar nampak jelas pembagian kerjanya ...

Read More »

Tugas Perkembangan Masa Dewasa Awal

2.1.1        Tugas Perkembangan Masa Dewasa Awal Havighurst (Dalam Mappiare, 1983: 252) menyebutkan bahwa tugas-tugas perkembangan pada masa dewasa awal adalah sebagai berikut: 1.      Memilih teman bergaul (sebagai calon suami atau istri) Pada umumnya, pada masa dewasa awal ini individu sudah mulai berpikir dan memilih pasangan yang cocok dengan dirinya, yang ...

Read More »

Batasan Masa Dewasa Awal

2.1.1        Batasan Masa Dewasa Awal Pada penelitian menyebutkan bahwa salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal (18 – 40 tahun) adalah mencari pasangan hidup (Havighurst dalam Monks, 2001: 290), yang selanjutnya akan diteruskan pada proses membentuk dan membina keluarga. Pada akhir usia 20 tahun pemilihan  struktur hidup menjadi semakin ...

Read More »

MAKNA HIDUP DAN LOGOTERAPI

2.1.1        MAKNA HIDUP DAN LOGOTERAPI Logoterapi dengan konsep keinginan akan makna memiliki komitmen dengan fenomenologi Scheler, sekaligus dengan konsep kebebasannya menunjukan komitmen dan eksistensialisme. Sesuai dengan akar kata “Logos” yang dalam bahasa Yunani berarti “Meaning”(makna) dan juga “Spirituallity” (Keruhanian) maka Logoterapi adalah aliran psikologi atau psikiatri yang mengakui adanya demensi ...

Read More »

Langkah-langkah Dalam Mengatasi Problem Lingkungan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Langkah-langkah Dalam Mengatasi Problem Lingkungan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Menurut Woodworth yang telah dirujuk oleh ngalim purwanto, cara-cara individu itu berhubungan dengan lingkungannya dapat dibedakan menjadi empat macam: –       Individu bertentangan dengan lingkungnnya –       Individu menggunakan lingkungannya –       Individu berpartisipasi dengan lingkungannya –       Menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Sebenarnya keempat ...

Read More »

Langkah-langkah Dalam Mengatasi Problem Kurikulum Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Langkah-langkah Dalam Mengatasi Problem Kurikulum Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dalam mengatasi problem kurikulum maka kurikulum haruslah memperhatikan kesesuaian kurikulum dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu kurikulum harus mempunyai beberapa prinsip, antara lain: a).    Prinsip Relevansi –    Relevansi pendidikan dengan lingkungan kehidupan peserta didik –    Relevansi pendidikan dengan kehidupan sekarang ...

Read More »