Monday, 27 July 2026

Tag Archives: belum

Bermodalkan Jiwa, Semangat dan Pikiran Besar Pak Malik Fadjar Berhasil Membangun Pendidikan

pendidikan, tidak pernah kelihatan menurun. Bahkan kadang, justru selalu meningkat. Saya mengenal Pak Malik Fadjar sejak masih menjadi mahasiswa. Sampai hari ini komunikasi saya dengan beliau belum pernah berhenti. Jika saya tahu, beliau hadir di Malang saya berusaha ketemu, sekalipun hanya bersalaman. Hanya, seringkali, karena kesibukan, saya sedang pergi, baru ...

Read More »

Simbol-Simbol Umat Islam

Orang luar, selain kaum muslimin melihat Islam bukan dari sumber ajarannya, yaitu al Qur’an dan hadits. Yang dilihat oleh mereka adalah penampilan umat Islam itu sendiri. Mereka mengenali Islam sebatas dari tataran empirik, yaitu bagaimana kehidupan kaum muslimin sehari-hari. Mereka akan melihat bagaimana kaum muslimin berperilaku sehari-hari, misalnya dalam memperhatikan ...

Read More »

Pendidikan Membangun Manusia Unggul

Akhir-akhir ini, tuntutan anggaran pendidikan sebesar 20 % sudah akan dipenuhi mulai tanhun anggaran 2009. Dengan anggaran sebesar itu, diharapkan kebutuhan pembiayaan pendidikan akan tercukupi. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan, orang miskin akan bisa mengikuti pendidikan karena akan mendapatkan bea siswa —-setidak-tidaknya pendidikan dasar dan menengah. Pertanyaannya adalah apakah dengan peningkatan ...

Read More »

Kehati-hatian Kyai dalam Mengajar

Kyai di pesantren oleh para santrinya dijadikan sebagai sosok anutan yang amat dihormati. Tidak terlalu umum santri melakukan komunikasi secara bebas. Para santri terhadap kyainya selalu mengembangkan sikap sami’na wa atho’na, yaitu saya mendengar dan kami taati. Tidak selayaknya bagi santri mengabaikan nasehat dan perintah kyai, apalagi membantahnya. Di dunia ...

Read More »

Menyatukan Umat

perbedaan itu adalah rakhmah. Ajaran itu tidak salah, sebab dengan perbedaan-perbedaan itu akan menghasilkan dinamika. Gerak sosial akan dimulai jika di sana ada perbedaan-perbedaan. Perbedaan justru akan melahirkan kekuatan dan bahkan juga perkembangan. Di masyarakat itu harus ada orang pintar, agar bisa mengajari yang belum pintar. Demikian pula, harus ada ...

Read More »

Tahun Baru, Rasa Syukur dan Masa Depan Bangsa

ke belakang, tertuju pada peristiwa aneh, yaitu terjadi musibah di negeri ini, sambung menyambung tanpa henti. Dimulai dari bencana tsunami di Aceh, kemudian disusul gempa bumi di Pulau Nias, yang mengakibatkan ratusan ribu penduduk tewas. Akibat musibah itu, bagi mereka yang meninggal sudah ada kepastian, telah menghadap kepada Allah swt. ...

Read More »

Gerakan Peduli Sesama

Hal yang menarik yang dapat kita dengar di banyak tempat adalah mulai muncul gerakan peduli sesama. Gerakan itu di antaranya didorong oleh semangat beragama. Mereka merasa terpangil untuk peduli dan memperhatikan terhadap mereka yang lemah. Gerakan itu bentuknya macam-macam. Misalnya, dalam bidang pendidikan ada sekelompok orang yang memberikan pelayanan terhadap ...

Read More »

Mahasiswa dan Temuan Baru

 Jumlah mahasiswa di Indonesia ini sudah sedemikian banyak,  sehingga  bangsa ini  sudah sedemikian maju bilamnana dibandingkan dengan pada 30 dan apalagi 50 tahun yang lalu. Anak muda yang belajar di perguruan  tinggi jumlahnya sudah jutaan orang. Setiap tahun tidak kurang dari 500 ribu calon mahasiswa baru mendaftar ke perguruan tinggi ...

Read More »

Diperlukan Pusat-Pusat Riset

Beberapa hari yang lalu, saya menulis tentang perlunya kegiatan membaca. Bahwa orang yang pintar membaca,  yaitu  membaca  apa saja dalam pengertian luas, maka mereka itulah yang akan mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, orang yang selalu merugi, adalah karena kurang pandai atau tidak mau membaca.   Membaca dalam pengertian  yang mendalam, dalam dunia ...

Read More »

Menjadi Orang Dipercaya Mahal Harganya

Pelaksanaan ujian nasional hingga pengawasan  ujian harus melibatkan perguruan tinggi,  sebenarnya membuktikan bahwa  kepercayaan itu sedemikian  mahal.  Ujian tidak cukup  hanya diawasi oleh gurunya sendiri, karena  para  peserta ujian belum cukup dipercaya  tentang kejujurannya. Maka artinya, sekolah yang sudah sedemikian maju dan modern, belum  dianggap berhasil membangun pribadi yang bisa ...

Read More »