Sintaksis II – Kalimat Tunggal Kalimat Tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari dua unsur inti dan boleh diperluas dengan satu atau lebih unsur-unsur tambahan, asal unsur-unsur tambahan itu tidak boleh membentuk pola yang baru. Batasan ini menegaskan sekali lagi kepada kita bahwa semua kalimat inti termasuk dalam pengertian Kalimat ...
Read More »Kata, Frasa, dan Klausa
Kata, Frasa, dan Klausa Bila kita melihat tata tingkat atau hirarki dalam bahasa, maka urutan itu dari yang terkecil sampai yang paling luas beserta bidang ilmunya masing-masing adalah: Bidang Ilmu Tataran Fonologi Fon/fonem Suku kata Morfologi Morfem Kata Sintaksis Frasa Klausa Kalimat Wacana Alinea Bagian (sejumlah ...
Read More »Kata Depan atau Preposisi
Kata Depan atau Preposisi Kata Depan menurut definisi tradisional adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian-bagian kalimat. Kata-kata Depan yang terpenting dalam bahasa Indonesia ialah: Di, Ke, Dari: ketiga macam kata depan ini dipergunakan untuk merangkaikan kata-kata yang menyatakan tempat atau sesuatu yang dianggap tempat. Pada: bagi kata-kata yang menyatakan ...
Read More »Kata Keterangan atau Adverbia
Kata Keterangan atau Adverbia Kata-kata Keterangan atau adverbia adalah kata –kata yang memberi keterangan tentang: Kata Kerja Kata Sifat Kata Keterangan Kata Bilangan Seluruh Kalimat Kata keterangan secara tradisional dapat dibagi-bagi lagi atas beberapa macam berdasarkan artinya atau lebih baik berdasarkan fungsinya dalam kalimat, yaitu: A. Kata Keterangan Kualitatif (Adverbium ...
Read More »Morfologi II – Kata
Morfologi II – Kata Hampir semua tatabahasa sekarang mendasarkan pembagian jenis kata menurut Aristoteles. Sebenarnya Aristoteles sendiri tidak membagi kata-kata atas sepuluh jenis kata. Ia hanya meletakkan sisetmatikanya. Pembagian jenis kata mula-mula terdiri dari 8 jenis kata. Ketika orang-orang Eropa lainnya berusaha menyusun tata bahasa dari bahasa-bahasa mereka menurut contoh ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
