JUMLAH ISMIYYAH KHABAR DARI JUMLAH FI’LIYYAH a. Apa pengertian Jumlah Ismiyyah ? Suatu Jumlah (Kalimat) disebut Jumlah Ismiyyah apabila rangkaiannya minimal terdiri dari Mubtada (subyek) dan Khabar (predikat). Secara sederhana dapat juga dikenali dari kata yang mengawalinya yaitu isim. b. Apa saja jenis khabar? Khabar (predikat) dari Mubtada bisa ...
Read More »درس كان وأخواتها Dars Kana wa Akhwatuha
درس كان وأخواتها Dars Kana wa Akhwatuha Telah dipelajari pada dars sebelumnya bahwa, apabila suatu kalimat terdiri dari mubtada dan khabar, maka rangkaian kalimat tersebut dinamakan JUMLAH ISMIYYAH, perhatikan contoh-contoh jumlah ismiyyah tersebut berikut ini: 1. الطّالِبُ نَشِيْطٌ 2. فَاطِمَةُ حَاضِرَةٌ 3. الْخَادِمُوْنَ مُجْتَهِدُوْنَ 4. الْمُدَرِّسَاتُ نَشِيْطَاتٌ 5. ...
Read More »Pelajaran Kana wa Akhwatuha
ا Dars Kana wa Akhwatuha Telah dipelajari pada dars sebelumnya bahwa, apabila suatu kalimat terdiri dari mubtada dan khabar, maka rangkaian kalimat tersebut dinamakan JUMLAH ISMIYYAH, perhatikan contoh-contoh jumlah ismiyyah tersebut berikut ini: 1. الطّالِبُ نَشِيْطٌ 2. فَاطِمَةُ حَاضِرَةٌ 3. الْخَادِمُوْنَ مُجْتَهِدُوْنَ 4. الْمُدَرِّسَاتُ نَشِيْطَاتٌ 5. القط دَخَلَ ...
Read More »Murajaah : Khabar Jumlah Fil’liyyah
Review Khabar Jumlah Fi’liyyah 1. Apa itu jumlah ismiyyah? Jumlah ismiyyah adalah rangkaian kalimat yang terdiri dari MUBTADA dan KHABAR 2. Apa itu Mubtada? Mubtada adalah isim marfu yang menjadi pokok kalimat 3. Apa itu Khabar? Kata atau kalimat yang menyempurnakan makna mubtada agar menjadi kalimat sempurna ...
Read More »KANA WA AKHWATUHA
KANA WA AKHWATUHA KANA adalah fiil Naqish. Fiil ini disebut juga fill nasikh (jamaknya nawasikh), disebut nasikh sebab fill ini menghilangkan fa’ilnya atau tidak membutuhkan fa’il (subyek) sebab fiil ini menjelaskan waktu dan keadaan suatu benda dan tidak menunjukkan perbuatan yang membutuhkan subyek. KANA memiliki kawan-kawan fi’ilnya yang fungsinya ...
Read More »Gombalin Cewek dengan Nahwu
Saat itu, aku isim mufrod, tunggal sendiri saja seperti kalimat huruf, sendiri tak bermakna seperti fi’il laazim, mencinta tak ada yang dicinta tak mau terpuruk dan terdiam, aku harus jadi mubtada’, memulai sesuatu. menjadi seorang fa’il, yang berawal dari fi’il. tapi aku seperti fi’il mudhoori’ alladzii lam yattashil biaakhirihii syaiun ...
Read More »SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat)
صِفَة-مَوْصُوْف / مُضَاف-مُضَاف إِلَيْهِ / مُبْتَدَأ-خَبَر SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat) Berkaitan dengan Nakirah dan Ma’rifah, khususnya penggunaan Alif-Lam di awal kata atau baris Tanwin di akhir kata, ada beberapa pola kalimat (rangkaian kata) yang perlu ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
