Nakirah dan Makrifat Isim ditinjau dari segi keumuman kekhususan dibagi menjadi dua bagian yaitu isim Nakirah dan isim Ma’rifat. Isim nakirah adalah isim yang masih menunjukkan makna yang umum, belum menunjuk kepada sesuatu yang tertentu, sebaliknya isim Ma’rifat adalah isim yang telah menunjuk pada obyek tertentu. Perhatikan dua contoh berikut ...
Read More »MUDHAF ILAIH
MUDHAF ILAIH Perhatikan contoh berikut: بسم الله الرحمن الرحيم لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ (1) إِيلَافِهِمْرِحْلَةَالشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ (2) فَلْيَعْبُدُوا رَبَّهَذَا الْبَيْتِ (3) الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (4) Kata-kata yang bercetak biru: 1. kata إِيلَافِyang disandarkan kepad isim ma’rifat yang berwarna merah yaituقُرَيْشٍ 2. kata إِيلَافِyang disandarkan kepad isim ma’rifat ...
Read More »MUDHAF ILAIH المضاف إليه
MUDHAF ILAIH المضاف إليه Mudhaf Ilaih adalah isim nakirah yang ditambahkan/disandarkan/dikaitkan kepada isim setelahnya yang makrifat. Fungsinya adalah untuk menjadikan kata sebelumnya nakirah (masih menunjuk umum) menjadi makrifat (menunjuk makna khusus) Bagaimana caranya? Caranya mengikuti salah satu dari beberapa langkah berikut: a. isim nakirah tersebut diberi awalan ال . contoh ...
Read More »NAKIRAH (Sebarang) – MA’RIFAH (Tertentu)
Menurut penunjukannya, Isim dapat dibagi dua: 1) ISIM NAKIRAH atau kata benda sebarang atau tak dikenal (tak tentu). 2) ISIM MA’RIFAH atau kata benda dikenal (tertentu). Isim Nakirah merupakan bentuk asal dari setiap Isim, biasanya ditandai dengan huruf akhirnya yang bertanwin ( ً ٍ ٌ ). Sedangkan Isim Ma’rifah biasanya ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
