Definisi operasional merupakan semcam petunjuk pelaksanaan dalam mengukur suatu variabel. Kerlinger menyebutkan definisi operasional sebagai (proses) meletakan arti pada suatu variabel yaitu dengan cara menetapkan kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindakan yang perlu untuk mengukur variabel tersebut. Singaktnya definisi dalam hal ini secara praktis akan memberikan batasan atau arti suatu variabel dengan merinci ...
Read More »Kompensasi
Dalam suatu organisasi masalah kompensasi merupakan hal yang sangat kompleks, akan tetapi menjadi paling penting bagi karyawan maupun organisasi itu sendiri. Karena dengan adanya kompensasi ini, para karyawan akan menjadi lebih termotivasi untuk bekerja. Namun pemberian kompensasi kepada karyawan harus mempunyai dasar yang logis dan rasional. Kompensasi sangat penting bagi ...
Read More »Penilaian Prestasi Kerja (Performance appraisal)
Penilaian prestasi kerja atau di literature-literatur MSDM dikenal dengan istilah performance appraisal yang didefinisikan sebagai suatu system pengukuran formal, terstruktur, untuk menilai dan mempengaruhi sifat-sifat karyawan dalam bekerja, tingkah laku dan hasil pekerjaan, tingkat ketidak hadiran, untuk menemukan seberapa jauh karyawan tersebut melaksanakan tugas pekerjaannya. Dengan kata lain penilaian ini ...
Read More »Pengertian Kualitas Pendidikan
Arti dasar dari kata kualitas menurut Dahlan Al-Barry dalam Kamus Modern Bahasa Indonesia adalah “kualitet”: “mutu”; baik buruknya barang” [1] seperti halnya yang dikutip oleh Quraish Shihab yang mengartikan kualitas sebagai tingkat baik buruk sesuatu atau mutu sesuatu. [2] Sedangkan kalau diperhatikan secara etimologi, mutu atau kualitas diartikan dengan kenaikan ...
Read More »Pengadaan Personalia atau Pegawai
Pengadaan pegawai merupakan proses kegiatan untuk mengisi formasi atau tempat serta jabatan yang kosong dan juga pengadaan pegawai dikarenakan adanya perluasan organisasi. Di lingkungan lembaga pendidikan, tenaga kerja atau pegawai dapat di bedakan menjadi dua kelompok, yaitu: 1. Tenaga teknisi atau tenaga professional atau tenaga edukatif/guru/dosen/pengajar, yakni personal pelaksana proses ...
Read More »Cara Mengukur Prestasi Kerja
Beberapa pendapat yang membahas tentang pengukuran prestasi kerja akan dijadikan dasar untuk menentukan variabel dari konsep prestasi kerja yang telah dipaparkan di atas. Tentang pengukuran prestasi kerja, Agus Dharma (1985:55) mengatakan bahwa banyak cara pengukuran yang dapat digunakan, seperti penghematan, kesalahan dan sebagainya. Tetapi hampir seluruh cara pengukuran prestasi kerja ...
Read More »Pengertian Prestasi Kerja
Prestasi kerja menunjuk pada hasil kerja yang dicapai oleh seseorang. Seperti dikatakan Hasibuan(1991: 105) mengatakan bahwa prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadannya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu. Sementara Hariman & Hilgert (1982:82) menyatakan … Performance refers ...
Read More »Komitmen Kerja dalam Berorganisasi
a. Kemauan Kemauan karyawan untuk bekerja keras demi tercapainya tujuan organisasi mencerminkan tingginya komitmen karyawan. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam kamus besar Indonesia (1990 :567), kemauan menunjuk pada keinginan karyawan untuk berbuat dan melaksanakan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Dengan adanya kemauan dari para karyawan paling tidak dapat digunakan untuk ...
Read More »Membvangun Loyalitas dan Komitmen
Menurut Steers (dalam Dessler, 1992:319) komitmen organisasi dapat didefinisikan sebagai kekuatan relatif identifikasi individu terhadap organisasinya, yang dapat dilihat paling tidak dengan 3 faktor, yaitu : Kepercayaan dan penerimaan yang kuat atas tujuan dan nilai-nilai organisasi Kemauan untuk mengusahakan kepentingan organisasi Keinginan yang kuat untuk mempertahankan jadi anggota organisasi. Senada ...
Read More »Teori Herzberg
Menurut Herzberg, orang menginginkan dua macam faktor kebutuhan, yaitu : (Herzberg’s dalam Dessler, 1992 : 334) Pertama, kebutuhan akan kesehatan atau kebutuhan akan pemeliharaan. Hal ini berhubungan dengan hakikat manusia yang igin memperoleh ketenteraman lahiriyah. Faktor-faktor pemeliharaan meliputi balas jasa, kondisi kerja fisik, kepastian pekerjaan, supervisi yang menyenangkan, mobil ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
