Beberapa hari terakhir ini, saya merasa semakin sedih mendengar cerita, desas-desus, kelakar, bisik-bisik, terkait dengan korupsi. Desas-desus dan semacamnya itu saya sebut sebagai aroma. Kata aroma sering digunakan menyebut rasa. Misalnya sepotong kue beraroma buah durian atau blimbing, sebotol susu beraroma mangga, dan seterusnya. Benda dimaksud berbentuk kue biasa, kopi ...
Read More »Meneruskan Kebiasaan Menulis
Pada hari ini, sudah genap dua tahun, saya memiliki kebiasaan menulis di pagi hari. Pada tahun-tahun sebelumnya, saya menulis, tetapi tidak rutin. Biasanya sepulang dari masjid, sholat berjamaáh bersama keluarga dan tetangga, saya mengisi waktu dengan cara menulis artikel pendek dan juga sederhana. Tradisi menulis secara rutin itu sudah saya ...
Read More »Masa Jabatan Kepemimpinan
Seringkali saya mendengar pandangan bahwa masa jabatan yang terlalu lama akan cenderung melahirkan sikap otoriter, hegemonic, dan korup. Oleh karena itu, masa jabatan harus dibatasi. Siapapun tidak boleh menjabat terlalu lama, agar tidak merugikan bagi siapapun. Sesungguhnya apapun saja yang disebut keterlaluan menjadi tidak baik, termasuk juga terlalu lama dalam ...
Read More »Tradisi Jawa Tatkala mengawali dan Mengakhiri Kehidupan
Tulisan ini bukan bermaksud menyinggung, menyindir, atau bahkan menyalahkan siapapun. Catatan singkat ini dibuat sebatas untuk mengingat kembali bagaimana orang jawa tatkala menyambut kehadiran bayi yang baru lahir, sebagai petanda rasa syukur dalam mengawali kehidupan, dan juga sebaliknya, tatkala melakukan ritus setelah kematian. Baik tatkala mengawali maupun mengakhiri kehidupan, orang ...
Read More »Pelajaran Dari Melepas Jamaáh Haji
Selama ini bagi masyarakat tertentu, ibadah haji dipandang sedemikian mulia, melebihi jenis ibadah lainnya. Pergi haji dianggap bukan sebagai bepergian biasa. Tatkala orang berangkat haji, tidak sebagaimana bepergian ke kota atau negara lain, selalu mendapatkan perhatian dan penghormatan dari keluarga, tetangga dan para kenalan lainnya. Jika ada keluarga yang naik ...
Read More »Pendidikan Pertanian
Sebatas menjadi petani, sesungguhnya tidak terlalu perlu melewati sebuah pendidikan formal tertentu, apalagi bagi petani kecil di pedesaan yang hidup hanya dengan lahan terbatas. Para petani di pedesaan belajar pertanian biasanya melalui cara-cara yang praktis dan sederhana, meniru orang tua atau para tetangganya yang bekerja sebagai petani. Seorang anak petani ...
Read More »Mudik Sudah Menjadi Kebutuhan Bagi Semua
Salah seorang Pimpinan BUMN menilpun saya, mengatakan bahwa dia sedang di Malang. Saya kemudian bertanya, lagi sedang merencanakan proyek apa. Secara spontan dijawab olehnya, bahwa ia lagi berziarah ke makam ibunya. Dia menambahkan bahwa hanya setahun sekali berkesempatan berziarah, dan hanya berdoa seperti itu yang ia bisa lakukan, sebagai bentuk ...
Read More »Tempat Ibadah dan Masyarakat sekelilingnya
Masyarakat di manapun ternyata selalu memerlukan media untuk saling bertemu, yang bersifat religious, atau bernuansa spiritual. Karena itu mereka selalu memerlukan tempat ibadah. Tempat-tempat selain itu, seperti balai RT, RW, atau kantor desa belum mencukupi. Warga masyarakat mendatangi fasilitas desa sejenis itu jika ada urusan yang bersifat administrative. Balai RT., ...
Read More »Sedikit Bicara Banyak Kerja
Kalimat dalam judul ini seringkali kita dengar, dan bahkan akhir-akhir ini digunakan sebagai iklan hingga gampang kita temukan di pingir-pinggir jalan. Rasanya memang seperti benar dan berlaku untuk semua orang. Kalimat itu memberikan peringatan agar kita semua supaya menghemat bicara dan sebaliknya memperbanyak kerja. Jika hal itu dipedomani, akan menjadi ...
Read More »Mencari Guru
Pada suatu saat saya pulang ke kampung, sebatas untuk melepas rasa rindu dengan saudara-saudara yang tinggal di desa. Memang tidak sebagaimana dulu, ketika orang tua masih ada, acara pulang kampung merupakan hal rutin untuk sungkem. Tetapi setelah keduanya sudah tidak ada, maka hanya sekali-sekali saja, biasanya jika ada perlu, seperti ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
