Sunday, 19 April 2026

Tag Archives: wijana

Maksim Kemurahan (Generosity Maxim)

Dengan maksim kemurahan ini, para peserta pertuturan diharapkan dapat menghormati orang lain. Penghormatan ini akan terjadi apabila orang dapat mengurangi keuntungan bagi dirinya sendiri dan memaksimalkan keuntungan bagi pihak lain. Tidak hanya dalam menyuruh dan menawarkan sesuatu seseorang harus berlaku santun, tetapi di dalam mengungkapkan perasaan, dan menyatakan pendapat ia ...

Read More »

Maksim Penerimaan (Approbation Maxim)

Diutarakan dengan kalimat komisif dan impositif. Agar setiap penutur sedapat mungkin menghindari mengatakan sesuatu yang tidak mengenakan orang lain, terutama kepada orang yang diajak bicara (lawan tutur). Contoh pematuhan : + : Saya mengundangmu ke rumah untuk makan malam. –  : Terima kasih (Wijana, 1996; 57)   Dengan perkataan lain, ...

Read More »

Maksim Kebijaksanaan (Tact Maxim)

Setiap peserta pertuturan meminimalkan kerugian orang lain atau memaksimalkan keuntungan bagi orang lain. Contoh pematuhan: + : Mari saya bawakan buku Anda. – : Jangan tidak usah (Wijana, 1996: 56)   Dengan perkataan lain, menurut maksim ini, kesantunan dalam bertutur dapat dilakukan apabila maksim kebijaksanaan dilaksanakan dengan baik.

Read More »