Nama : Mohammad Khoiril
NIM : 210241605627
ALIRAN SESAT YANG BERKEMBANG DI INDONESIA
Ahmadiyah
Ahmadiyah berdiri pada 23 Maret 1889 di Qadian, India. Ahmadiyah adalah sebuah sekte dalam agama Islam, yang didirikan oleh Mirza Ghulam ahmad yang mengaku sebagai Nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa as., Nabi musa as., Nabi Daud. Seiring berjalannya waktu, aliran Ahmadiyah mulai menyebar ke berbagai negara lain seperti Inggris, Amerika, Jerman dan Indonesia.
Ahmadiyah masuk ke Indonesia pada tahun 1925 di Tapaktuan, Aceh, dan saat tiba di daerah Padang pada tahun 1926, kelompok ini mendapat banyak perlawanan dari para penganut islam setempat. Sementara yang pertama masuk ke Jawa, tepatnya di Yogyakarta pada tahun 1924 disebut Ahmadiyah Lahore karena berpusat di Lahore, Pakistan.
Pada tahun 2000 pimpinan Ahmadiyah internasional yang berkedudukan di London
,Inggris, dating ke Indonesia dan disambut dengan baik oleh Presiden Indonesia saat itu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Ketua MPR, Amin Rais. Namun pada tahun 2005, MUI menegaskan kembali fatwa sesat kepada Ahmadiyah. Akibatnya banyak, banyak Masjid Ahmadiyah dihancurkan oleh massa yang tidak suka dengan adanya Ahmadiyah. Selain itu, banyak pengikut aliran Ahmadiyah yang serangan secara fisik.
Pada tanggal 9 Juni 2008 atas nama Pemerintah Indonesia, Menteri agama, Menteri dalam negeri dan Jaksa Agung telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama, yang memerintahkan dan melarang kepada penganut Ahmadiyah untuk menghentikan segala kegiatannya yang bertentangan dengan Islam.
Pokok ajaran di Ahmadiyah adalah sebagai berikut : Mengakui Mirza Ghulam sebagai Nabi dan Rasul utusan Tuhan, Mengakui adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW., yaitu Nabi Mirza Ghulam dan masih banyak lagi.
Syiah
Syiah bisa disebut adalah aliran atau paham yang sangat mengidolakan Ali bin Abi Thalib ra. dan keturunannya. Syiah adalah paham keagamaan yang menyadarkan pada pendapat Ali bin Abi Thalib ( khalifah ke-4) dan keturunannya yang muncul pada awal pemerintahan Khulafaurrasyidin. Syiah tidak mengakui kepemimpinan Khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan. Syiah berkembang menjadi banyak aliran- aliran karena karena perbedaan paham pada saat pengangkatan Imam.
Syiah berpendapat bahwa Ali bin Abi Thalib, yaitu sepupu dan menantu Nabi Muhammad dan kepala keluarga Ahlul Bait adalah penerus kekhalifahan setelah Nabi Muhammad wafat, yang berbeda dengan aliran Sunni adalah Sunni mengakui kekhalifahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan. menurut keyakinan Syiah, Ali bin Abi Thalib berkedudukan sebagai Khalifah dan Imam melalui wasiat Nabi Muhammad. Syiah mempercayai adanya Nabi dan Rasul Tuhan yang berjumlah
124.000.
Perkembangan Syiah di Indonesia melalui empat tahap gelombang, yaitu sebagai berikut : Pertama, bersamaan dengan masuknya Islam ke Indonesia; Kedua, pasca revolusi Islam Iran; Ketiga, melalui Intelektual Islam Indonesia yang belajar di Iran; Empat, tahap keterbukaan melalui Pendirian Organisasi Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia.
Di Indonesia, Suryadharman Ali selaku Menteri agama saat itu, di Gedung DPR pada 25 Januari 2012 menyatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama menyatakan Syiah bukan Islam, Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) pernah mengeluarkan surat resmi pada tanggal 14 Oktober 1997 yang mengingatkan agar umat Islam Indonesia tidak terkecoh oleh propaganda Syiah dan perlunya umat Islam Indonesia mehami perbedaan prinsip ajaran Syiah dengan Islam. Kementerian agama juga mengeluarkan surat edaran pada tanggal 5 Desember 1983 tentang ihwal mengenai golongan Syiah, menyatakan Syiah tidak sesuai dan bahkan bertentangan dengan ajaran Islam,
Majelis Ulama Indonesia juga sudah lama mengeluarkan fatwa penyimpangan Syiah.berbeda dengan pendapat MUI, PBNU menilai ajaran Syiah itu secara umum bukan merupakan aliran sesat. Tidak sesat, hanya berbeda dengan kita, kata Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj.
Salamullah
Salamullah merupakan aliran sesat yang didirikan oleh perempuan yang Bernama Lia Eden, dia lahir di Surabaya tanggal 21 Agustus 1947. Pengertian dari Salamullah ialah Keselamatan dari Allah, yang menjelaskan bahwa, nama itu diberikan malaikat Jibril untuk murid-murid malaikat Jibril yang beragam Islam dan sedang membawakan takdir Allah pada hari akhir, yaitu hari takdir kemahdian, kebangkitan Nabi Isa, Pengadilan Allah di muka bumi. Para pengikutnya diberi nama Kaum Eden.
Pengankuan Lia Eden tentang ajaran sesat ini berawal dari peristiwa ajaibnya, yaitu pada tahu 1974, saat dia melihat sebuah boal bercahaya kuning berputar di udara dan lenyap sewaktu baru saja ada diatas kepalanya. Pada 1998, Lia Eden menyebut dirinya Mesias yang muncul di dunia sebelum hari kiamat untuk membawa keamanan dan keadilan. Lia Eden juga menyebut dirinya sebagai reinkarnasi dari Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus dan anaknya adalah sebagai reinkarnasi Isa.
Kerajaan Ubur-Ubur
Aliran sesat ini berada di Serang, Banten, yang di ketuai oleh pasangn suami istri. Sang suami yang bernama Rudi itu diketahui oleh warga setempat dan masyarakat luar memiliki kekuatan supranatural, banyak orang yang mendatangi Rudi untuk meminta bantuan seperti pelaris usaha dan pemikat pasangan.
Istrinya yang bernama Aisyah mengaku sebagai Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Al-Quran dan Allah. Melalui akun Youtubenya, dia juga menyebarkan ajaran sesat Kerajaan Ubur-Ubur. Dia juga mengumabar bahwa dirinya memiliki akses ke bank-bank yang ada di luar negeri untuk mecairkan dan milik
bang Indonesia. Syaratnya adalah dengan cara zikir ala Kerajaan Ubur-Ubur yang dilakukan pada malam Jumat hingga pukul 4 pagi.
MUI mengatakan bahwa ajaran Kerajaan Ubur-Ubur telah menyimpang dari ajaran Islam dan meresahkan. Ajaran Kerajaan Ubur-Ubur yang dinilai tidak lazim bagi umat Islam seperti berikut : diketahui oleh warga bahwa pasangan suami istri ini tidak pernah melakukan sholat berjamaah di masji atau mushola; mereka memiliki zikir yang berbeda dari zikir yang biasa diucapkan oleh umat Islam; Aisyah mengatakan bahwa Allah memiliki makam yang berupa petilasan; dia juga menyebutkan bahwa Nabi Muhammad itu merupakan perempuan; mencium Hajar Aswad sama dengan mencium kelamin perempuan; yang terakhir dia mengatakan bahwa Ka’bah bukanlah kiblat umat muslim, tapi tempat pemujaan berhala.
Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)
Ajaran ini menggati syahadat, menghilangkan kewajiban sholat 5 waktu tetapi masih mewajibkan sholat malam dan sholat waktu terbit matahari dan terbenamnya matahari, menghilangkan kewajiban berpuasa, cara menebus dosanya adalah dengan membayarkan nominal tertentu kepada Ahmad Moshaddeq sebagai nabi.
Pada puncaknya, Gafatar memiliki pengikut berjumlah sekitar 20.000 yang tersebar di berbagai provinsi. Dana oragnisasi ini berasal dari sumbangan anggota Gafatar.
Arabiyatuna Arabiyatuna
