Tulungagung 24 Agustus 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi guru Bahasa Arab, pelatihan bertajuk “Peningkatan Kualitas Guru dalam Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Microlearning” telah sukses diselenggarakan di Gedung MTsN 3 Tulungagung pada Sabtu, 24 Agustus 2024. Pelatihan ini dihadiri oleh para guru Bahasa Arab dari berbagai sekolah di Kabupaten Tulungagung dan menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya, seperti Dr. Ibnu Samsul Huda, M.A., Dr. Moch Wahib Dariyadi, M.Pd, dan Ali Ma’sum, S.Pd., M.A. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.00 pagi dan berlangsung hingga selesai dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta.
Dalam sesi pertama, Dr. Ibnu Samsul Huda, M.A., membahas tentang “Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pendekatan Komunikatif.” Beliau menekankan pentingnya pendekatan ini dalam mengembangkan kompetensi komunikasi siswa. Menurutnya, “Pembelajaran bahasa seharusnya memungkinkan siswa untuk menggunakan bahasa yang dipelajari sebagai alat komunikasi dalam berbagai situasi sosial secara efektif dan efisien.”
Melanjutkan sesi berikutnya, Dr. Moch Wahib Dariyadi, M.Pd., memberikan wawasan tentang “Strategi Efektif dalam Pengajaran Bahasa Arab.” Beliau memaparkan beberapa strategi untuk mengatasi tantangan yang sering dihadapi dalam pengajaran Bahasa Arab di Indonesia, seperti kurangnya bahan ajar yang menarik dan relevan. “Mengembangkan bahan ajar yang menarik dan relevan bagi siswa dapat meningkatkan motivasi belajar mereka,” ujar Dr. Moch Wahib Dariyadi.
Sesi terakhir diisi oleh Ali Ma’sum, S.Pd., M.A., yang mempresentasikan materi tentang “Pengembangan Bahan Ajar Kemahiran Berbahasa Arab Berbasis Microlearning.” Beliau menjelaskan bahwa microlearning adalah metode pembelajaran modern yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan retensi informasi. “Microlearning memudahkan konten pembelajaran menjadi lebih ringkas dan dapat dipahami dalam waktu singkat, memungkinkan guru dan siswa belajar kapan saja dan di mana saja,” jelas Ali Ma’sum.
Selain paparan materi yang mendalam dan relevan, pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mempraktikkan pengembangan bahan ajar berbasis microlearning. Para peserta diajak untuk mencoba membuat video pembelajaran singkat, infografis, dan micro-copy sebagai bagian dari materi microlearning, dengan bimbingan langsung dari para pembicara.
Para peserta tidak hanya memperoleh ilmu yang bermanfaat tetapi juga mendapatkan fasilitas seperti sertifikat, serta kesempatan untuk memperluas relasi profesional. Pelatihan ini dibatasi hanya untuk 60 peserta untuk memastikan kualitas pembelajaran yang maksimal. Para peserta juga diharapkan membawa laptop atau perangkat mobile lainnya guna mendukung kegiatan pelatihan yang interaktif.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab melalui inovasi teknologi, dengan harapan dapat diterapkan di ruang kelas dan membawa dampak positif bagi para siswa. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan serupa, kunjungi situs kami atau ikuti media sosial resmi kami.
#Pendidikan #PelatihanGuru #Microlearning #BahasaArab #Tulungagung #PengembanganProfesional
Arabiyatuna Arabiyatuna



