Menurut Dimyati (2002) pembelajaran adalah seperangkat peristiwa yang diciptakan dan dirancang untuk mendorong dan menggiatkan serta mendukung kegiatan belajar-mengajar. Pembelajaran Biologi banyak diartikan sebagai berikut.
- Biologi adalah suatu cara berfikir, suatu metode untuk melakukan penyelidikan dan suatu pengetahuan tentang makhluk hidup dan kehidupannya (Ibrahim, 2002).
- Biologi merupakan wahana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai serta tanggung jawab sebagai warga yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, masyarakat, bangsa dan Negara yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Biologi berkaitan dengan cara memberi tahu dan memahami tentang alam secara sistematis sehingga Biologi bukan hanya penguasaan kumpulan yang berupa fakta, konsep dan prinsip saja, tetapi juga merupakan proses penemuan (Puskur Balibang, 2001 dalam Surindra, 2004).
- Biologi sebagai salah satu cabang dari ilmu pengetahuan alam yang memiliki sifat, kepentingan dan peranan yang sama dengan fisika dan kimia. Dalam belajar Biologi dipandang sebagai salah satu proses dan produk. Proses adalah suatu cara berfikir dan bertindak di dalam maupun di luar sekolah untuk merespon kejadian di lingkungan sedangkan sebagai produk merupakan hasil studi tentang keberadaan fisis, kemis dan Biologi alam (Susanto, 2003 dalam Surindra, 2004).
Pembelajaran Biologi menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung karena itu siswa perlu dibantu untuk mengembangkan sejumlah keterampilan proses agar mereka menjelajahi dan memahami alam sekitar. Keterampilan proses ini meliputi keterampilan mengamati dengan seluruh indra, mengajukan hipotesis, menggunakan alat dan bahan secara benar dengan selalu mempertimbangkan keselamatan kerja, mengajukan pertanyaan, menggolongkan, menafsirkan data, dan mengkomunikasikan hasil temuan secara beragam, menggali dan memilih informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan atau memecahkan masalah sehari-hari. Oleh karena itu, dalam pembelajaran Biologi diperlukan suatu sistem penilaian yang lebih mendekatkan siswa pada dunia nyata. Asesmen dalam kaitannya dengan pembelajaran adalah bahwa pengumpulan informasi tentang belajar siswa dapat dilakukan dengan cara melakukan tes, mengobservasi siswa ketika mereka belajar, mewawancarai siswa atau memeriksa produk siswa sehingga dengan kata lain asesmen dalam pembelajaran berupa interaksi antara guru dengan siswa.
Arabiyatuna Arabiyatuna
