Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net
Transportasi telah menjadi sumber utama dari pencemaran udara khususnya di daerah perkotaan. Terlebih lagi dengan penambahan unit kendaraan bermotor yang melaju di jalan raya dan buruknya sistem angkutan umum yang jelas memperparah pencemaran udara yang terjadi. Bahan pencemar (polutan) yang berasal dari kendaraan bermotor dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori sebagai berikut:
1. Sumber
Polutan dibedakan menjadi polutan primer atau sekunder. Polutan primer
seperti sulfur oksida (SOx), nitrogen oksida (NOx) dan hidrokarbon (HC)
langsung dibuangkan ke udara bebas dan mempertahankan bentuknya seperti
pada saat pembuangan. Polutan sekunder seperti ozon (O3) dan peroksiasetil
nitrat (PAN) adalah polutan yang terbentuk di atmosfer melalui reaksi
fotokimia, hidrolisis atau oksidasi.
2. Komposisi kimia
Polutan dibedakan menjadi organik dan inorganik. Polutan organik
mengandung karbon dan hidrogen, juga beberapa elemen seperti oksigen,
nitrogen, sulfur atau fosfor; contohnya hidrokarbon, keton, alkohol, ester dan
lain- lain. Polutan inorganik seperti karbonmonoksida (CO), karbonat, nitrogen
oksida, ozon dan lainnya.
3. Bahan penyusun
Polutan dibedakan menjadi partikulat atau gas. Partikulat dibagi menjadi
padatan dan cairan seperti debu, asap, abu, kabut dan spray; partikulat dapat
bertahan di atmosfer. Sedangkan polutan berupa gas tidak bertahan di atmosfer
dan bercampur dengan udara bebas.
Arabiyatuna Arabiyatuna
