Friday, 10 July 2026
above article banner area

Prefiks ter-

Prefiks ter-

A. Bentuk

Seperti halnya dengan prefiks ber-, prefiks ter- pun mempunyai beberapa alomorf, antara lain: ter- dan te- ; pada beberapa kata ter- mendapat proses asimilasi menjadi te(l).

Contoh: terlanjur > telanjur

terlantar > telantar

terlentang > telentang

B. Fungsi

Prefiks ter- mempunyai dua fungsi:

1. Menyatakan aspek.

2. Membentuk atau menyatakan perbandingan.

C. Arti

Arti yang dapat didukung oleh prefiks ter- dapat disusun sebagai berikut:

1. Menyatakan aspek perspektif atau suatu perbuatan yang telah selesai dikerjakan.

Contoh: terikat, terhunus.

2. Menyatakan aspek kontinuatif atau suatu perbuatan yang berlangsung terus.

Contoh: lampu itu terpasang sampai pagi.

3. Menyatakan aspek spontanitas atau suatu perbuatan yang berlangsung dengan serta-merta atau     tidak disengaja.

Contoh: terperosok, teringat, terkejut, tertegun.

4. Menyatakan kesanggupan, dan dalam hal ini dapat diartikan dengan dapat di-.

Contoh: peti itu tidak terangkat oleh kami.

5. Bila kata dasarnya mengalami reduplikasi, maka ter- dapat mengandung arti intensitas,     kesangatan, atau perulangan suatu peristiwa (aspek repetitif).

Contoh: Ia berjalan tergesa-gesa.

Anak itu tertawa terbahak-bahak.

6. Menyatakan tingkat yang paling tinggi atau tertinggi dalam suatutingkat perbandingan.

Contoh: terbesar, tertinggi, terhina, termurah.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *