Prefiks ter-
A. Bentuk
Seperti halnya dengan prefiks ber-, prefiks ter- pun mempunyai beberapa alomorf, antara lain: ter- dan te- ; pada beberapa kata ter- mendapat proses asimilasi menjadi te(l).
Contoh: terlanjur > telanjur
terlantar > telantar
terlentang > telentang
B. Fungsi
Prefiks ter- mempunyai dua fungsi:
1. Menyatakan aspek.
2. Membentuk atau menyatakan perbandingan.
C. Arti
Arti yang dapat didukung oleh prefiks ter- dapat disusun sebagai berikut:
1. Menyatakan aspek perspektif atau suatu perbuatan yang telah selesai dikerjakan.
Contoh: terikat, terhunus.
2. Menyatakan aspek kontinuatif atau suatu perbuatan yang berlangsung terus.
Contoh: lampu itu terpasang sampai pagi.
3. Menyatakan aspek spontanitas atau suatu perbuatan yang berlangsung dengan serta-merta atau tidak disengaja.
Contoh: terperosok, teringat, terkejut, tertegun.
4. Menyatakan kesanggupan, dan dalam hal ini dapat diartikan dengan dapat di-.
Contoh: peti itu tidak terangkat oleh kami.
5. Bila kata dasarnya mengalami reduplikasi, maka ter- dapat mengandung arti intensitas, kesangatan, atau perulangan suatu peristiwa (aspek repetitif).
Contoh: Ia berjalan tergesa-gesa.
Anak itu tertawa terbahak-bahak.
6. Menyatakan tingkat yang paling tinggi atau tertinggi dalam suatutingkat perbandingan.
Contoh: terbesar, tertinggi, terhina, termurah.
Arabiyatuna Arabiyatuna
