Friday, 10 July 2026
above article banner area

Prestasi Belajar IPA-Biologi

Prestasi Belajar IPA-Biologi

Prestasi belajar IPA-Biologi merupakan sesuatu yang dicapai melalui proses belajar IPA-Biologi. Apakah yang dicapai itu baik atau kurang baik, tergantung dari sesuatu yang dilakukan melalui proses tersebut.

Menurut Bloom, ada tiga ranah (domain) prestasi belajar IPA-Biologi yang dapat diperoleh, yaitu: (1) ranah kognitif, (2) ranah afektif, dan (3) ranah psikomotorik. Selain itu, prestasi belajar IPA-Biologi merupakan keluaran (output) dari suatu sistem pemrosesan masukan (input.) Masukan dari sistem tersebut berupa bermacam-macam informasi, sedangkan keluarannya adalah perbuatan atau kinerja (Abdullah, 1989).

Masukan pribadi berupa motivasi dan harapan untuk berhasil atau masukan yang berasal dari lingkungan berupa rancangan dan pengelolaan motivasional tidak berpengaruh langsung terhadap prestasi belajar IPA-Biologi tetapi berpengaruh terhadap besarnya usaha yang dicurahkan oleh anak untuk mencapai prestasi belajar. Lebih lanjut Keller mengemukakan bahwa prestasi belajar IPA-Biologi adalah hasil aktual ditampilkan oleh anak, sedangkan usaha adalah perbuatan terarah pada penyelesaian tugas-tugas belajar IPA-Biologi. Ini berarti bahwa prestasi belajar IPA-Biologi dipengaruhi oleh besarnya usaha yang dilakukan oleh siswa dalam belajar IPA-Biologi.

Lebih lanjut Abdurrahman (1990) mengemukakan bahwa prestasi belajar IPA-Biologi adalah kemampuan yang diperoleh siswa setelah melalui kegiatan belajar IPA-Biologi. Belajar itu sendiri merupakan proses dari kegiatan belajar seseorang, di mana prestasi belajar IPA-Biologi tersebut dipengaruhi oleh intelegensi dan penguasaan awal tentang materi IPA-Biologi yang akan dipelajari.

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar IPA-Biologi merupakan kecakapan nyata yang dapat diukur langsung dengan menggunakan tes prestasi belajar IPA-Biologi. Setiap kegiatan belajar manusia selalu ada prestasi belajar yang diperoleh dan biasanya inilah yang menjadi sasaran akhir dari proses belajar seseorang, terutama kepada siswa.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *