Fakta Empiris Terhadap CAPM
Seiring dengan perjalanan waktu, beberapa peneliti menemukan fakta lain berkenaan dengan kebenaran akan teori CAPM ini. Berikut tabel yang memperlihatkan beberapa nama peneliti beserta hasil temuannya:
|
Peneliti (tahun penelitian) |
Hasil Penelitian |
|
Basu (1977) |
Menemukan bahwa return berkaitan dengan PER di mana saham-saham dengan nilai PER yang lebih tinggi memberikan return yang lebih tinggi pula dibanding saham dengan nilai PER yang lebih rendah. |
|
Banz (1981) |
|
|
Reinganum (1981) |
Setelah rata-rata return dikontrol dengan PER, perusahaan dengan size kecil secara substansial memiliki return lebih besar dibanding perusahaan dengan size yang besar. |
|
Basu (1983) |
|
|
Brown, Kleidon & Marsh (1983) |
Peusahaan-perusahaan dengan size yang kecil memiliki return lebih besar dibanding perhitungan lewat CAPM. |
|
Stattman (1980) |
Terdapat adanya hubungan positif antara rata-rata return untuk saham Amerika dengan rasio PBV. |
|
Fama & French (1992) |
|
|
Fama & French (1995) |
|
Di Indonesia, Dewiyani (1998) mencoba untuk melakukan penelitian serupa dengan penelitian yang dilakukan oleh Fama & French. Beliau mencoba untuk menemukan hubungan antara variabel beta, P/E ratio, size, dan PBV terhadap return saham untuk periode penelitian dari Januari 1993 s/d Desember 1996.
Dalam penelitiannya tersebut, model penelitian yang digunakan Dewiyani adalah model tiga faktor yang diperkenalkan oleh Fama & french.
E(R) = β0 + β1 Beta(t-1) + β2 log (size)t + β3 PBVt + β4 PERt
Hasil penelitiannya menyatakan bahwa terdapat dua variabel yang berhubungan dengan return yaitu size dan PBV di mana size berhubungan secara negatif dengan return sedangkan PBV berhubungan secara positif. Hasil ini konsisten dengan penelitian Fama & French (1992).
Dari kesemua penelitian yang telah disebutkan di atas menyatakan bahwa selain beta setidaknya ada tiga variabel lain yang berpengaruh terhadap return. Variabel tersebut adalah size, PER dan PBV. Hubungan ketiga variabel tersebut terhadap return akan dijelaskan melalui tabel berikut.
|
|
Size |
PER |
PBV |
|
Basu (1977) |
|
+ |
|
|
Banz (1981) |
– |
|
|
|
Reinganum (1981) |
– |
|
|
|
Philip Brown (1983) |
– |
|
|
|
Stattman (1980) |
|
|
+ |
|
Rosenberg (1985) |
|
|
+ |
|
Fama & French (1992) |
– |
|
+ |
Tiga variabel ini beserta variabel beta akan juga dijadikan objek dalam penelitian ini. Dengan tujuan yang sama, penelitian ini mencoba untuk melihat apakah return memiliki hubungan dengan variabel-variabel tersebut untuk saham-saham yang tercatat di BEJ.
Arabiyatuna Arabiyatuna
