Bahwa minat mempengaruhi proses dan hasil belajar, tak usah dipertanyakan lagi. Kalau seorang siswa tidak berminat untuk mempelajari sesuatu tidap dapat diharapkan bahwa dia akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut, sebaliknya kalau seorang mempelajari sesuatu dengan penuh minat, maka dapat diharapkan bahwa hasilnya akan lebih baik. Karena itu persoalan yang biasa timbul ialah bagaimana mengusahakan agar hal yang disajikan sebagai pengalaman belajar itu menarik para siswa, atau bagaimana caranya menentukan agar para siswa itu mengenai hal-hal yang memang menarik minat mereka. Dalam hubungan yang terakhir ini misalnya persoalan mengenai pemilihan jurusan / pilihan program bidang studi pada lembaga-lembaga pendidikan formal. Sebaliknya pilihan program terhadap bidang studi itu dipilih yang benar-benar dengan minat para siswa, karena dengan demikian dapat diharapkan hasil dan prestasi belajar yang lebih baik.
Dengan demikian diduga ada hubungan antara adanya minat belajar dengan prestasi belajar siswa.
Arabiyatuna Arabiyatuna
