Friday, 1 May 2026
above article banner area

Penyusunan Diagram Network

Untuk mempermudah penyelesaian proyek secara keseluruhan diperlukan adanya suatu diagram yang menunjukkan urutan pekerjaan.

Menurut Ahyari (1986: 457-459) :

Diagram Network merupakan proses pekerjaan secara visual. Cara menyusun Diagram Network :

  1. Setiap pekerjaan untuk penyelesaian proyek secara keseluruhan ditulis didalam bentuk simbol misalnya angka atau huruf.
  2. Waktu yang diperlukan ditulis disampingnya dan pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum pekerjaan diselesaikan ditulis disebelah pekerjaan yang bersangkutan.
  3. Setiap pekerjaan digambarkan dalam bentuk lingkaran dengan waktu yang dipergunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dan tiap pekerjaan disusun menurut urutan yang telah ditentukan dan dihubungkan dengan anak panah.

Dalam metode ini dikenal simbol-simbol sebagai beerikut:

               = anak panah penuh sebagai simbol daripada kegiatan

               = lingkaran sebagai simbol daripada kejadian

               = anak panah terputus-putus sebagai simbol aktifitas semu

Menurut Yamit (2000:297-305), dalam diagram Network perlu diperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

  1. Simbol-simbol Diagram Network:

Simbol yang digunakan dalam Diagram Network adalah :

  1. Anak panah (      ) melambangkan kegiatan. Diatas anak panah ditulis kegiatan, sedangkan dibawah anak panah adalah waktu kegiatan.
  2. Lingkaran              yang berarti event yang terjadi.
  3. Anak panah putus-putus (          ) berarti semu (dummy) kegiatan semu dimunculkan untuk menghindari 2 peristiwa atau lebih.
Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *