Wednesday, 24 July 2024
above article banner area

Aliran Sesat Yang Berkembang Di Indonesia

 

 

Aliran Sesat Yang Berkembang Di Indonesia

Berbagai aliran sesat di Indonesia memang tidak dapat dipastikan kapan dan dimana kemunculannya, hal tersebut dikarenakan sedikitnya dokumen yang menjelaskan permasalahan tersebut sehingga dapat disebut Indonesia sebagai tempat yang rentan terhadap perkembangan aliran sesat.

Dari kajian yang ditulis oleh A. Rosyad Sholeh (2007:16) ada berbagai macam faktor yang dapat melahirkan aliran sesat di Indonesia, yang menjadi penyebab paling utama adalah era reformasi, pada jaman itu orang bebas berbuat dan mengekspresikan, yang kedua adalah permasalahan ekonomi, social, politik yang belum teratasi sehinngga hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh oknum yang ingin menyebarkan ajaran sesat, yang ketiga adalah aliran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pendongkrak nama sesorang untuk mencari keuntungan, yang keempat adalah kurangnya iman dan pengetahuan dari masyarakat tentang aliran yang sesat, dan yang terakhir adalah aturan perundang undangan yang membahas tentang ajaran tersesat kurang begitu ketat.

Hingga pada tahun 1962,lebih tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1962, Presiden Soekarno telah  mengeluarkan  keputusan presiden No. 264/Tahun 1962. Yang pada putusan tersebut berbunyi bahwa adanya pelarangan tujuh organisasi yang dianggap sebagai organisasi aliran  sesat,tak hanya itu pada tahun 2001 sampai 2007 terdapat kurang lebih 250 aliran yang dianggap menyimpang terhadap ajaran agama di Indonesia. Majelis Ulama Indonesia pada tanggal 6 November 2007 telah menetapkan pedoman menurut islam yang digunakan untuk mengindikasikan aliran sesat, pedoman tersebut antara lain;

  1. Tidak sesuai dengan rukun iman dan rukun islam.
  2. Meyakini dan/atau mengikuti aqidah yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran al Qur’an dan Sunnah.
  3. Meyakini adanya wahyu lain setelah al-Qur’an.
  4. Mengingkari kebenaran al-Qur’an.
  5. Melakukan tafsir al-Qur’an tanpa berdasarkan kaidah tafsir
  6. Memugkiri kedudukan hadist Nabi SAW yang mana sebagai sumber ajaran agama islam.
  7. Menganggap rendah atau bahkan menghina dan melecehkan para Nabi dan Rasul.
  8. Meragukan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
  9. Merubah ketentuan ibadah yang telah ditetapkan oleh syari’ah
  10. Mengkafirkan sesame umat muslim tanpa ada hukum yang pasti.

 

 

Contoh Aliran Sesat Yang Berkembang Di Indonesia

Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia terdiri dari gabungan banyak suku dan budaya, diiringi dengan bergamnya pemahaman tentang agama terutama agama islam yang menjadi mayoritas kepercayaan yang dipeluk masyarakat Indonesia. Berikut beberapa aliran yang dianggap sesat

  1. Gerakan inkar sunnah

Kelompok ini dikatakan sebagai gerakan aliran sesat dikarenakan tidak mengakui sunnah dan juga hadist Nabi SAW, Kelompok ini juga menekankan bahwa tidak perlu menggunakan sunnah dan juga hadist untuk menentukan hukum melainkan hukum hanya bersumber dari al-Qur’an, tak hanya itu kelompok iki juga memiliki  cara beribadah yang berbeda seperti sholat hanya dilakukan dalam dua rakaat.

 

  1. Aliran pembaru isa bugis

Kelompok ini didirikan kurang lebih tahun 1926 di daerah kota Bhakti Aceh Pidie. Kelomok ini dianggap sesat dikarenakan kelompok ini berusaha mengilmiahkan secara logis agama dan kuasa tuhan,  mereka tidak segan menolak semua kuasa tuhan yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah sebagai contoh kelompok ini tidak mempercayai mukjijat para nabi dan rasul.

 

  1. Negara islam Indonesia

Kelopok ini didirikan pada tanggak 7 Agustus 1949 bertepat  di Tasikmalaya Jawa-Barat, Kelompok ini tidak terlepas dari masalah politik dan menggunakan cara kekerasan untuk menyelesaikan masalah, kelompok ini menganggap semua yang terjadi dari segi sosial tidak memberikan keadilan, kelompok ini sudah dianggap sebagai paham radikal, hal tersebut ditandai dengan upaya kelompok ini mendirikan Negara Islam Indonesia.

 

  1. Darul Arqam

Kelompok ini didirikan sekitar tahun 1968,meskipun kelompok ini berbasis disungai pancla kuala lumpur malayasia, kelompok ini juga pernah berkembang di Indonesia, kelompok ini dianggap membawa ajaran sesat dikarenakan salah satu tokohnya yang bernama Syeikh Ahmad Suhaini mengaku telah bertemu dengan Nabi Muhammad SAW dengan keadaan sadar dan mengaku Nabi telah memberikan petunjuk, hal tersebut dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama islam, tak hanya itu ajaran ini juga meramalkan datangnya hari kiamat dan setiap anggota diberikan jaminan bahwa Allah SWT akan menerima taubat dari semua anggota yang mengikuti ajaran ini.

 

 

 

 

  1. LDII

LDII adalah singkatan dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia,kelompok ini didirikan pada tahun 1951 oleh Nurhasan Ubaidah Lubis dengan nama  Darul Hadits, kelompok ini dianggap meresahkan masyarakat terutama masyarakat Jawa Jimur, Keberadaannya sudah dilarang oleh pemerintah tertera pada SK Jaksa Agung RI No. Kep-08/D.A/10.1971, Pada tanggal 29 Oktober 1971. Meskipun begitu kelompok ini sering berganti ganti nama seperti Islam Jama’ah lalu  Lembaga Karyawan Dakwah Islam (Lemkari), hingga pada tahun1990 Lemkari  berganti nama menjadi LDII. Kelompok ini dianggap sebagai aliran sesat dikarenakan mereka menganggap orang muslim yang bukan kelompok mereka adalah kafir atau najis, mereka juga menganggap Al Qur’an dan Hadist yang diterima hanyalah yang terucap oleh imam merekan dan masih banyak lagi hal yang diangap sesat.

 

  1. Ahmadyah

Kelompok Ahmadyah berdiri kurang lebih pada tahun 1900 gerakan ini pertama muncul di India dan didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad, kelompok ini diperkirakan mulai muncul di Indonesia pada tahun 1935 dan sudah mempunyai banyak cabang di Indonesia, tak hanya Indonesia kelompok ini juga berkembang di Malaysia, kelompok ini dikatakan membawa aliran sesat dikarenakan pendirinya Mirza Ghulam Ahmad mengaku bahwa dirinya sebagai nabi dan diberikan wahyu, dia juga berpendapat bahwa wahyu yang dia terima sama sucinya dengan al Qur’an, kelompok ini juga memiliki tempat suci sendiri dan tidak memperbolehkan bermakmum dengan orang yang bukan pengikut aliran ahmadyah.

 

 

Ancaman Dari Berkembangnya Aliran Sesat Di Indonesia

Ancaman yang mungkin diakibatkan oleh berkembangnya aliran sesat sangatlah berbahaya teruntuk keutuhan NKRI  terlebih bagi kaum muda, ditambah lagi dengan mudahnya mengakses informasi di internet, aliran sesat tersebut dapat lebih mudah meluas dikalangan masyarakat, berbeda pda zaman dahulu yang aliran tersebut masih bersifat kedaerahan.

Pencegahan berkembangnya alisan sendiri dapat diselesaikan dengan perspektif hukum islam dan juga hukum positif atau hukum yang berlaku pada negara ini. dalam perspektif hukum islam aliran sesat dapat dikategorikan sebagai gerakan yang menodai agama sehingga segala fatwa atau hukum harus dikembalikan pada al Qur’an, maka dari itu peranan MUI untuk menuntaskan berkembangnya aliran sesat sangatlah penting dan diharapkan MUI dapat mengeluarkan fatwa yang tegas terhadap aliran sesat yang berkembang di Indonesia. adapun pesrpektif dari hukum yang berlaku pada Negara, hal yang berhubungan dengan penyelesaian aliran sesat diterangkan pada pasal 156a KUH Pidana.

Hukum yang berlaku untuk menuntaskan berkembangnya aliran sesat diindonesia tidak akan berjalan jika tidak didukung oleh masyarakat, berikut upaya untuk meminimalisir berkembangya airan sesat

  1. Membekali hati dengan iman serta memperdalam ilmu agama.
  2. Memilih lingkungan yang baik dan menjauhi lingkungan tersebut apabila dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama.
  3. Mencari informasi bukan hanya dari satu sumber saja dan selalu memastikan agar tidak salah mendapat informasi yang sesat.
  4. Melihat dari perilaku orang yang sudah bergabung pada suatu aliran, dan mengawasi perilaku orang itu apakan ada penurunan nilai sosial atau moral yang kurang
  5. Selalu berfikiran bahwa tidak ada ajaran di agama manapun yang mengajarkan keburukan atau bahkan memberikan dampak buruk kepada lingkungan, dan berjaga jarak jika keburukan tersebut dirasa sudah merugikan atau meresahkan.
  6. Melaporkan setiap kejanggalan suatu kelompok aliran apabila sudah dianggap tidak sejalan dengan ketentuan Allah kepada petugas yang berwajib.

 

Nama              : Yanuar Reza Trie Cahyono

NIM                 : 210514619227

Offering           :E-9

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *