Wednesday, 24 July 2024
above article banner area

Istilah-Istilah dalam Ilmu Hadis

Istilah-Istilah dalam Ilmu Hadis

 

Nama     : Nurul Lailatul Maghfiroh

Matkul   : PAI

Offering : B12

NIM       : 210231605232

 

 

Ilmu hadist tentunya sangat penting untuk dipelajari bagi umat islam karena merupakan salah satu pedoman umat islam selain al-quran, berdasarkan kitab qowaidul asasiyyah yang membahas tentang ilmu mustholah hadis, ilmu hadis memiliki dua makna :

1.Ilmu Hadis Riwayah

1.أنه يطلق على نقلو رواية ما أضيف الى الرسول او نقل ما أضيف الى الصحابة او التابعين وهو بهذا  المعني يسمي ((علم الحديث رواية))

Ilmu hadis yaitu segala sesuatu yang mempelajari tentang periwayatan hadis yang disandarkan kepada Nabi Muhammad, sahabat, ataupun tabi’in

 

  1. Ilmu Hadis Dirayah

2.أنه يطلق علي الطريقة او المنهج الذي اتبع في كيفية اتصال الأحاديث من حيث أحوال رواتها ضبطا و عدالة, و من حيث أحوال السند اتصالا وانقطاعاز

Ilmu hadis yaitu segala sesuatu yang berkaitan dengan metode periwayatan hadis, cara bagaimana hadis tersebut sambung dari tingkah rowi, tingkat hafalan rowi, dan keadilan rowi

 

Sebelum mengetahui istilah-istilah dalam ilmu hadis,seskarang mari kita bahas tentang istilah-istilah yang terdapat dalam hadis terlebih dahulu

1.Sanad

Sanad adalah mata rantai perawi yang menyampaikan pada matan hadis

2.Isnad

Isnad adalah proses pembuatan mata rantai

3.Matan
Matan iala isi dari hadis

4.Rawi

Rawi adalah orang yang meriwayatkan hadis

  1. Hadis

Hadis adalah segala sesuatu yang beerbentuk ucapan,perbuatan, atau ketetapan yang disandarkan pada nabi,sahabat atau tabi’in.

 

Istilah-istilah dalam ilmu hadis

  1. Hadis Qudsi

Hadis qudsi ialah hadis yang maknanya berasal dari Aallah SWT secara langsung dan disampaikan oleh Nabi kepada umatnya namun dengan atau menggunakan bahasanya sendiri.

  1. Hadis Maqbul

Adalah hadis yang mempunyai sifat-sifat yang dapat diterima sebagai hujjah. Yang masuk kedalam hadis maqbul adalah hadis shohih dan hadis hasan.

  1. Hadis Shohih

Adalah hadis yang tinggi tingkat penerimaannya, karena beberapa hal yakni,sanadnya sambung,perowinya adil, hafalan rowinya dobit atau kuat, tidak mengandung syadz, dan sepi dari ilat atau kecacatan

  1. Hadis Hasan

Adalah hadis yang tingkat penerimaannya berada dibawah hadis shohih, ciri-ciri hadis hasan hampir sama dengan hadis shohih hanya saja yang membedakan keduanya adakah hafalan rowinya, jika hadis shohih hafalan perowinya dobit atau kuat sedangkan hadis hasan tingkat hafalan rowinya berada dibawah dobit.

  1. Hadis Dhoif

Hadis dhoif ialah hadis yang tidak memiliki ciri-ciri dari hadis shohih maupun hadis hasan,hukum hadis dhoif sendiri tidak dibutuhkan dalam aqidah dan hukum, tapi boleh diamalkan jika memang mempunyai faidah

  1. Hadis Mutawattir

Hadis yang diriwayatkan oleh perawi yang sangat banyak dari perawi yang sangat banyak pula dengan kulitas perawi hafal dan adil,yang tidak mungkin bersepakat untuk berbohong. Hadis ini menempati tingkat kedua setelah al-quran.

  1. Hadis Masyhur

Adalah hadis yang diriwayatkan oleh minimal dua perawi dan maksimal 10 perawi, hukum hadis ini bisa shahih jika sesuai dengan syarat namun bisa juga bersifat dhoif

  1. Hadis Ahad

Adalah hadis yang perawinya tidak sampai pada derajat mutawatir

  1. Hadis Marfu’

Adalah hadis yang disandarkan kepada nabi baik dari perkataan,pernyataan, ataupun perbuatan, baik sanadnya sambung ataupun tidak

  1. Hadis Mauquf

Adalah hadis yang periwayatannya berhenti kepada sahabat

  1. Hadis Musnad

Adalah hadis yang sanad perowinya sambung sampai kepada nabi

  1. Hadis Muttasil

Adalah hadis yang sanadnya sambung dengan cara pendengaran para perawi,yakni dengan perawi yang dibawah mendengarkan secara langsung dari perowi diatasnya, baik nanti samnbungnya berhenti kepada sahabat ataupun tabi’in

  1. Hadis Ali

Adalah hadis yang perowinya sedikit namun berkualitas, hal ini dikarenakan orang-orang yang meriwayatkan adalah orang-orang terdekat nabi, sehingga ketika nabi meriwayatkan sebuah hadis hanya orang-orang terdekat tersebut yang menjadi pendengarnya.

  1. Hadis Nazil

Hadis nazil adalah hadis yang diriwayatkan oleh banyak rowi,namun hadis ini berada dibawah hadis ali. Hal ini dikarenakan perawi yang meriwayatkan hadis ini dimungkinkan ketika nabi memang sedang berdakwah atau berada dalam pengajian.

  1. Hadis Musalsal

Adalah hadis yang perawinya bersepakat untuk menggunakan suatu sifat atau keadaan bagi seorang rawi ataupun bagi periwayatannya.

  1. Hadis Mudallas

Adalah hadis yang sanad atau matannya dikaburkan oleh seorang rawi

  1. Hadis Mubham

Adalah hadis yang matan atau sanadnya terdapat seorang yang tidak disebut namanya.

  1. Hadis Maqlub

Adalah hadis yang didalam matan atau sanadnya terdapar pembolak-balikan hadsi ini tidak dapat diterima kecualoi jika hadisnya telah dikembalikan kedalam bentuk asalnnya

  1. Hadis Muallal

Adalah hadis yang diteliti oleh seorang yang hafidz atau orang yang hafal hadisyang mana hadis tersebut mengandung sebuah illat sehingga kemudian mencacatkan hadis tersebut,padahal sebelumnya secara dhohir hadis tersebut termasuk dalam hadis shohih.

  1. Hadis Matruk

Adalah hadis yang mana perowinnya telah bersepakat bahwa hadis tersebut adalah hadis dhoif.

  1. Hadis Maudhu

Hadis maudhu’ disebut juga dengan hadis palsu, terdapat beberapa sebab sehingga hadis dikatakan sebagai hadis maudhu’:

  • Perowi tidak beragama
  • Tidak ada tetapnya madzhab
  • Perawinya bodoh
  • Jauh dari ahli hukum/ hukumnya sering berpindah-pindah
  1. Tsiqah

Yaitu seorang rawi yang terpercaya kejujuran dan keadilannya serta kuat hafalan dan penjagaannya terhadap hadis.

  1. Majhul

Yaitu rawi yang tidak dikenal

  1. Muttafaqun Alaih

Adalah hadis yang disepakati oleh Imam Bukhori

  1. As syaikhon

Berarti hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim

  1. Kutubuttis’ah

Adalah kitab hadis yang diriwayatkan oleh sembilan rawi,yaitu:

  • Imam Ahmad
  • Imam Bukhori
  • Imam Muslim
  • Imam Abu Dawud
  • Imam Turmudzi
  • Imam Nasa’i
  • Imam Ibnu Majah
  • Imam Malik
  • Imam ad Darimi
  1. Kutubusittah

Adalah kitab hadis yang diriwayatkan oleh enam perawi

  • Imam Bukhori
  • Imam Muslim
  • Imam Abu Dawud
  • Imam Turmudzi
  • Imam Nasa’i
  • Imam ibnu Majjah

 

 

 

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *