KUMPULAN MATERI DAN SOAL TATA NEGARA, FALSAFAH DAN IDEOLOGI, SEJARAH, UUD 1945, DAN PENGETAHUAN UMUM

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
KUMPULAN MATERI DAN SOAL TATA NEGARA,
FALSAFAH DAN IDEOLOGI, SEJARAH, UUD 1945,
DAN PENGETAHUAN UMUM
P4
1. Pengertian Pokok Mengenai PANCASILA
a. Arti Kata da n Asal-usul Istilah PANCASILA
Etimologi: – huruf i biasa, berarti berbatu sendi y/ lima (sila=batu sendi, alas/dasar).
– huruf i panjang, bermakna lima aturan tingkah laku y/ penting.
Terminologi: larangan membunuh, mencuri, berzina, minum, berdusta.
b. Kedudukan da n Fungsi PANCASILA
Jiwa Bgs INDONESIA: melekat erat pada aktivitas kehidupan bgs INDONESIA.
Kepribadian BI: sikap mental, tingkah laku, amal jadi ciri khas.
Pandangan hidup BI: sbg penujuk, p enuntun, dan pegan gan sikap.
Falsafah hidup BI: diyakini memiliki kebenaran.
Weltanschauung/philosophische grondslag: p andangan dunia/hidup.
Perjanjian luhur rakyat INDONESIA: telah disepakati dan disetujui o/ rakyat.
Cita-cita dan tujuan bgs INDONESIA: cita-cita mencapai masyarakat adil dan makmur.
Dasar negara RI: dasar pedoman dlm mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara.
Su mber  dari  segala  sumber  hukum:  TAP  MPRS  No.  XX/MPRS/1966  (Jo.  TAP  MPR  No.
V/MPR/1973 d an TAP MPR No . IX/MPR/1978).
Landasan Idiil: mengenai landasan GBHN.
Sehubungan  dgn kedua fungsi pokok PANCASILA sbg pandangan  hid up  bgs (a-g)  dan PANCASILA
sbg  dasar  negara  (h-j),  maka  sbg  dasar  negara  pengamalannya  bersifat  objektif.  dlm  arti  bahwa
pengamalannya  didasarkan  kepada  ketentuan  dlm  peraturan  perundang-undangan.  Sedangkan  sbg
pandangan  hidup,  bersifat  subjektif  dan  pengamalannya  diserahkan  kepada  individu  masing-masing
tanpa disertai sanksi h uku m.
c. PANCASILA  y /  res mi  dan  y/  harus  kita  hayati  serta  amalkan
:  y/  tercantum  dlm  Alenia  ke  IV
Pembukaan UUD 45 y/ diperkuat o/ INPRES No. 12 tahun 1968 tgl 13 April 1968 mengenai ‘rumusan
dan tata urutan PANCASILA sebagaimana dimuat dlm Pembukaan  UUD 45, dinyatakan  sbg  rumusan
dan tata uru tan y/ resmi dlm penulisan, pembacaan, dan pengucapan PANCASILA.
– Theokrasi Absolut: bila sila pertama tdk dikaitkan dgn sila lainnya.
– Kosmopolitanisme: paham y/ tdk mengakui adanya negara nasional.
– So vinisme: paham keban gsaan y/ sempit spt Nazisme dan Fasisme.
– Liberalisme: sila ke empat.
– So sialisme y/ atheis atau y/ tdk demokratis.
PANCASILA y/ resmi dan y/ harus kita hayati serta amalkan menurut Yuridis Konstitusional sep erti di
atas, juga karena alasan moral (moralitas mc y/ beragama) dan alasan asas berfikir logis (menunjukkan
suatu  rangkaian  tingkat  dlm  luasnya  isi,  tiap-tiap  sila  y/  di  belakang  sila  lainnya  merupakan
pengkhususan dari sila y/ di mukanya).
Ekaprasetia Pancakarsa: tekad y/ tunggal u/ melakukan lima kehendak.
2. PANCASILA sbg Falsa fah Bgs INDONESIA
a. Falsafah (Filsafat) PANCASILA
: kekhasan dari PANCASILA ialah bahwa sila-sila PANCASILA itu
harus  kita  lihat  sbg  satu  rangkaian  kesatuan,  harus  kita  p ahami  sbg  satu  totalitas  y/  susunan  dan
bentuknya hirearkhis p iramidal. Dlm hal inilah kita katakan PANCASILA suatu sistem filsafat.
0813-2074-9020
1

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
b. Nilai-nilai dlm PANCASILA
Definisi nilai menurut Prof. Notonagoro:
– Nilai materiil: segala sesuatu y/ b erguna bagi unsur mc.
– Nilai vital: segala sesuatu y/ berguna bagi mc u/ dp t mengadakan kegiatan dan aktivitas.
– Nilai  kerohanian:  segala  sesuatu  y/  bergu na  bagi  rohani  mc.  (kebenaran,  keindahan,  kebaikan,
religius).
c. Pandangan Intergralistik dlm PANCASILA;
menurut Prof. Dr. Soepomo dlm sidang BPUPKI tgl 31
Mei 45 (stateside):
Teori  Perseorangan  (individu alistik):  diajarkan  o/  Thomas  Hobbes,  John  Locke,  J.J.  Rousseau,
Herbert Spencer dan H.J. Laski y/ diterapkan di Eropa Barat dan Amerika y/ bersifat liberal.
Teori golongan (class theory): diajarkan  o/  Marx, Engels d an Lenin  di  mana  negara  dianggap sbg
alat dari suatu golongan u/ menindas gol lain.
Teori  Integralistik:  diajarkan  o/  Spinoza,  Adam  Muller, Hegel,  di  mana  negara  tdk  u/  menjamin
suatu gol, tetapi u/ menjamin kepentingan masyarakat seluruhnya.
d. PANCASILA  sbg  Ideologi  Negara
:  Ideologi  berasal  dari  bahasa  Yunani  idein  (melihat)  dan  logia
(kata,  ajaran)  y/ scr harfiah diartikan sbg  ilmu tentang  id ea, cita-cita, gagasan atau buah  pikiran.    di
mana ideologi PANCASILA diharapkan mampu  berperan membimbing semua warga negara dlm usaha
mengisi  kemerdekaan  INDONESIA  d gn  tetap  berpedoman  kepada  ke  lima  sila  PANCASILA.
Ideologi  PANCASILA  merupakan  paduan  gagasan  dasar  mengenai  hid up  dan  kehidupan  bgs
INDONESIA dlm bernegara, berbangsa dan bermasyarakat.
3. HAM dlm PANCASILA dan PANCASILA dlm Lambang Negara
Magna Charta (1215) di Inggris; Revolusi Perancis (1789); 10 Desember 1948 The Universal Declaration of
Human Rights.
Hak-hak  dan  keb ebasan d asar mc  dlm UUD  45:  Hak d lm  lapangan  politik (pasal  28);  Hak  dlm lapangan
ekonomi (pasal 2 7 ayat  2); Hak dlm lapangan sosial (pasal  30); Hak dlm lapangan kebudayaan (pasal
31); Kebebasan dasar (pasal 29 ayat 2 ).
Kewajiban  thd negara: kewajiban  membela negara  (pasal  30);  kewajiban  patuh pada  UU termasuk aturan
hukum y/ tertulis dan pada penguasa; kewajiban membayar pajak, Bea dan cukai  menurut ketentuan y/
ada.
a. HAM dlm PANCASILA
: dijaminnya kebebasan beribadah;  berhak u/  diperlakukan pantas; kesadaran
kebangsaan INDONESIA;  hak mengeluarkan  pendapat,  berkump ul;  melaksanakan  kesejahteraan bagi
seluruh anggota masyarakat.
b. PANCASILA  dlm  Lambang  Negara  (
Ketentuan  mengenai  Lambang  Negara  RI  tertuang  dlm
Peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951 tgl 17 Oktober 1951
)
Lambang Negara Garuda PANCASILA terbagi menjadi tiga bagian:
Burung  Garuda  y/  berdiri  tegak  dgn  mengembangkan  sayapnya  ke  kanan  dan  ke  kiri,  sedangkan
kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan.
Perisai  berbentuk jantung  y/  digantung dgn  rantai  pada leher  Garuda. Perisai  ini  terbagi  menjadi  lima
ruangan,  dan  di  masing-masing  ruangan  terlukis  lambang  sila-sila  PANCASILA,  satu  lambang
pada tiap ruangan.
Semboyan berbunyi Bhinneka Tunggal Ika, ditulis pada pita y/ dicengkram kaki Garuda.
4. Pemahaman PANCASILA dari segi Sejarah
a. PANCASILA dlm Kehidupan Masyarakat INDONESIA sebelum tahun 1945
Presiden  Soeharto  dlm  pidatonya  pada  peringatan  hari  ulang  tahun  ke-24  Parkindo  tgl  15
November  1969   di  Surabaya,  mengatakan  bahwa  PANCASILA  telah  lahir  melalui  proses  y/
panjang dan telah berakar kuat pada kepribadian bgs INDONESIA.
Ir.  Soekarno  dlm  pidato  sambutannya  tgl  19  September  1951  d i  mana  UGM  memberikan  gelar
Doctor Honoris Causa dlm ilmu hukum, menyatakan bahwa PANCASILA telah tergurat pada jiwa
bgs INDONESIA.
Dlm unsur  silanya  terdapat  bukti  bahwa  masyarakat  INDONESIA  telah  mempunyai k epercayaan
dan  agama;  sifat  saling  menolong;  hub ungan  antar  ind ividu  dgn  masyarakat  sangat  erat;
bermusyawarah u/ mufakat; dan suka bergotong-royong.
b. Sejarah Perumusan PANCASILA sbg Dasar Negara
Akhir tahun 1944 , bintang Jepang mulai suram.
7 Sep tember 1944, Perdana Menteri Koiso menjanjikan kemerdekaan INDONESIA.
8 Sep tember 1944, Bendera dan Lagu kebangsaan boleh disejajarkan.
0813-2074-9020
2

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
1  Maret  19 45,  Pemerintah  militer  Jepang  di  Jawa  di  bawah  pimpIndonesian  Saiko  Shikikan
(Panglima  Tertinggi)  Harada  Kumakichi  mengumumkan  pembentukan  suatu  badan  bernama
Dokuritsu Junbi Cosakai (BPUPKI).
29 April 1945, pada hari ulang tahun Tennoo Heika diumumkan nama anggotanya
28 Mei 1945 pelantikan o/ LetJen Harada Kumakichi dgn dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat sb g
ketua dan 60 anggotanya.
BPUPKI melaksanakan sidang  hanya dua kali yaitu 29 Mei –  1 Juni 1945 (Sidang  I), dan 10  – 17
Juli 1945 (Sidang II).
29  Mei  1945,  Mr.  Muh.  Yamin  mengucapkan  prasaran  dgn  judul  ‘Asas  dan  Dasar  Negara
Kebangsaan  RI’  dgn  mengajukan  5  asas  yaitu:  Peri  Kebangsaan;  Peri  Keman usiaan;  Peri
Ketuhanan; Peri Kerakyatan; dan Kesejahteraan Rakyat.
31 Mei 1945, Prof. Dr. Soepomo mengemukakan: negara nasional y/ bersatu; takluk kepada Tuhan;
sistem  badan  permusyawaratan;  sistem  perekonomian  berdasarkan  asas  kekeluargaan;  dan
hubungan antar bgs.
1  Juni  19 45,  Ir.  Soekarno  menyatakan:  Kebangsaan;  Internasionalisme  atau  Peri  Kemanusiaan;
Mufakat atau Demokrasi; Kesejahteraan Sosial; Ketuhanan.
1 Juni  1945,  dibentuk  Panitia Kecil seb anyak  8 orang  y/  bertugas sbg pemeriksa  dan  penampung
usul-usul.
22  Juni  1 945,  diadakan  rapat  gabungan  antara  Panitia  Kecil  dan  BPUPKI  y/  men ghasilkan:  1.
Supaya selekas-lekasnya INDONESIA Merdeka; 2. Supaya Hukum Dasar y/ akan dirancang diberi
Preambule; 3. Supaya BPUPKI terus bekerja sampai terwujud suatu Hukum Dasar; 4 . Membentuk
Panitia  Kecil  Penyelidik  Usul-usul/Perumus  Dasar  Negara/Mukadimah  Hukum  Dasar.  (Panitia
Sembilan dgn diketuai o/ Ir. Soekarno).
22 Juni 1945 malam jam 20.00, mengadakan sidang di Pegangsaan Timur 56 Jakarta menghasilkan
Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yaitu: Ketuhanan, dgn kewajiban menjalankan syare’at Islam bagi
pemeluk-pemeluknya; 2,3,4,5.
10 – 17  Juli 1945, BPUPKI mengadakan sidang  y/  ke-2  dgn tujuan menyiap kan Rancangan  UUD
Negara INDONESIA Merdeka.
11 Juli 1 945 , membentuk tiga Panitia Kecil yaitu: Panitia Perancang UUD (19 orang: Ir. Soekarno);
Panitia  Perancang  Ekonomi  dan  Keuangan  (22  orang:  Drs.  Moh.  Hatta);  Panitia  Perancang
Pembelaan Tanah Air (22 orang: Abikusno Tjokrosujoso).
7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan dan dibentuk Dokuritsu Junbi Iinkai (PPKI) dgn Ir. Soekarno
Sb g Ketua dan anggota 2 1 orang.
14 Agustus 1945, Kaisar Hirohito menyerah tanpa syarat.
17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan.
18  Agustus  1945,  PPKI  mengadakan  sidang  dan  memutuskan:  1.  ‘Huk um  Dasar’  pada  Piagam
Jakarta  menjadi  Undang -Undang  Dasar  pada  Pembukaan  UUD;  2.  ‘Ketuhanan  dgn  bla  jadi
Ketuhanan  Y/  Maha  Esa;  3.  “permusyawaratan  perwakilan  jadi  permusyawaratan/perwakilan;  4.
Mensahkan  dan  menetapkan  UUD;  5.  Menetapkan  Ir.  Soekarno  dan  Drs.  Moh.  Hatta  menjadi
Presiden dan Wapres.
c. PANCASILA pada masa Republik INDONESIA
27 Desember 1949, Negara Kesatuan menjadi RIS dan berlaku Konstitusi RIS.
17 Agustus 1950, kembali ke Negara Kesatuan dan berlaku UUDS 1 950.
5  Juli  1959,  kembali  ke  UUD  45  dgn  dikeluarkannya  Dekrit  Presiden  y/  isinya:  1.  Pembubaran
Konstituante;  2.  Berlakun ya  kembali  UUD  45  dan  tdk  berlakunya  lagi  UUDS-RI  1950;  3.  Akan
dibentuknya MPRS dan DPAS dlm waktu singkat.
13 April 1068, dikeluarkan INPRES No. 12/1968 tentang rumusan dan tata urutan PANCASILA.
5. Pedoman Penghayatan dan Pengamalan PANCASILA (P-4)
a. Latar Belakang perlunya P-4
1. Alasan pengalaman sejarah.
– Kemacetan sidang konstituante
– Pemberontakan
– Pemutarbalikan PANCASILA
2. Alasan pengembangan tugas ke masa depan.
– Pembangunan memerlukan perubahan sosial
– Modernisasi
– Infilterisasi
– Pergantian generasi
0813-2074-9020
3

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
– Pembangunan memasuki babak di tengah perjalanan
– Perkembangan dunia sangat cepat dan mendasar
b. Proses ditetapkannya Ketetapan MPR No. II/MPR/1978 tentang P-4
19 Desember 1974, Presiden menyatakan keprihatIndonesiannya mengenai PANCASILA.
16 Agustus 1975, dlm Pidato Kenegaraan di hadapan sidang DPR.
12  April  1976,  mengemukakan  gagasan  mengenai  pedoman  u/  menghayati  dan  mengamalkan
PANCASILA y/ disebut Ekaprasetia Pancakarsa.
WANHANKAMNAS  menyusunnya  kemudian  disampaikan  ke  Tim  Sebelas  u/  disaring  u/  kemudian
disampaikan kepada Presiden.
SIUM  MPR  1  Oktober  1977  pada  acara  pengambilan  sumpah/janji  para  anggota  MPR/DPR  dgn
Presiden  menyerahkan:  1.  Rancangan  Naskah  Pedoman  Penghayatan  dan  Pengamalan
PANCASILA; 2. Rancangan Naskah GBHN.
MPR membentuk: 1. Fraksi-fraksi; 2. Memilih  ketua dan para  Wakil ketua MPR/DPR; 3. Membentuk
Badan Pekerja MPR (BP-MPR) dgn keputusan No. 4./MPR/1977 y/ diketuai o/ H. Achmad Lamo
dari fraksi Utusan Daerah.
Tugas  BP-MPR:  1.  Menyiapkan  Rancangan  Ketetapan  MPR;  2.  Menyiapkan  Rancangan  Acara  dan
Jadwal Sid ang Umum MPR bulan Maret 1978.
BP-MPR membentuk 3 Panitia Ad Hoc (PAH), yaitu: 1. Panitia Ad Hoc I y/ bertugas menyusu n Rantap
MPR  mengenai  GBHN;  2.  PAH II  bertugas men yusun  Rantap  MPR  mengenai  P –  4; 3  PAH III
bertugas menyusun Rantap dan Rantus lainnya.
Diadakan  Pembicaraan  TK  I  –  IV  d an  tgl  21  Maret  1978  menetapkan  Ketetapan  MPR  Nomor:
II/MPR/1978 tentang P – 4 atau Ekaprasetia Pancakarsa.
Eka: satu, tunggal; p rasetia: tekad, janji luhur; Panca: lima; karsa: kehendak, hasrat.   tekad y/ tunggal
u/ melaksanakan lima kehend ak.
Disebut Ekaprasetia karena: 1 . P – 4 itu bertolak dari tekad y/ tunggal, janji y/ luhur kepada diri sendiri
y/ didorong  o/  kesadaran akan  kodratnya sbg mahluk  pribadi  dan  sekaligus sbg  mahlu k sosial;  2.
Pengalamannya lebih merupakan tekad y/ tumbuh dari kesadaran sendiri atau janji thd diri sendiri.
Disebut Pancakarsa  karena:  tumbuhnya hasrat pribadi u/ menghayati dan  mengamalkan PANCASILA
itu didorong o/ kesadaran kodrat dan kemampuan mengendalikan diri.
c. Ketetapan MPR No. II/MPR/19 78
Konsiderans:
PANCASILA perlu dihayati dan diamalkan scr nyata
Demi  adanya  kesatuan  bahasa,  kesatuan  pandangan  dan  kesatuan  gerak  langkah  dlm  hal
menghayati serta mengamalkan PANCASILA.
Diktum:
P – 4 tdk merupakan tafsir thd PANCASILA sbg dasar negara.
P – 4 dirumuskan scr sederhana, jelas dan mudah dipahami.
Naskah P – 4 sb g lampiran, merupakan bagian tak terpisahkan dari Ketetapan ini.
P – 4 merupakan penutupan dan pegangan hid up dlm kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Presiden selaku mandataris ditugasi u/ mengusahakan agar P – 4 dilaksanakan baik.
TAP MPR No. II/MPR/1978 mulai berlaku tgl 22 Maret 1978.
Lampiran
Pendahuluan
Pedoman Penghayatan dan Pengamalan PANCASILA (Ekaprasetia Pancakarsa)
Sila Ketuhanan Y/ Maha Esa (4 butir):
Percaya  dan  takwa  kepada  Tuhan  YME  sesuai  dgn  agama  dan  kepercayaan  masing-
masing menurut dasar kemanusiaan y/ adil dan beradab.
Hormat  menghormati  dan  bekerja  sama  antara  pemeluk  agama  dan  penganut-penganut
kepercayaan y/ berbeda-beda, sehingga terbIndonesia kerukunan hidup.
Saling  menghormati  keb ebasan  menjalankan  ibadah  sesuai  d gn  agama  dan
kepercayaannya.
Tdk memaksakan suatu agama d an kepercayaan kepada orang lain.
Sila Kemanusiaan y/ adil dan beradab (8 butir):
Mengakui persamaan derajat, persamaan hak d an kewajiban antara sesama mc.
Saling mencintai sesama mc.
Mengembangkan sikap tenggang rasa.
Tdk semena-mena thd orang lain.
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
0813-2074-9020
4

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Berani membela kebenaran dan keadilan.
Bgs  INDONESIA  merasa  dirinya  sbg  b agian  dari  seluruh  umat  mc,  karena  itu
dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama dgn bgs lain.
Sila Persatuan INDONESIA (5 butir):
Menempatkan  persatuan, kesatuan,  kepentingan  dan keselamatan bgs  dan  negara  di  atas
kepentingan pribadi atau golongan.
Rela berko rban u/ kep entingan b gs dan negara.
Cinta tanah air dan bgs.
Bangga sbg bgs INDONESIA dan bertanah air INDONESIA.
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bgs y/ ber-Bhinneka Tun ggal Ika.
Kerakyatan y/ dipimpin o/ hik mat kebijaksanaan dlm permusyawaratan/perwakilan (7 butir):
Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
Tdk memaksakan kehendak kepada orang lain.
Mengutamakan musyawarah dlm mengambil keputusan u/ kepentingan bersama.
Musyawarah u/ mencapai mufakat diliputi o/ semangat kekeluargaan.
Dgn  itikad  baik  dan  rasa  tanggung  jawab  menerima  dan  melaksanakan  hasil  keputusan
musyawarah.
Musyawarah dilakukan dgn akal sehat dan sesuai dgn hati nurani y/ luhur.
Keputusan  y/  diambil harus  dpt  dipertanggungjawabkan  scr  moral  kepada Tuhan  YME,
menjunjung tinggi harkat d an martabat mc serta nilai-nilai k ebenaran dan keadilan.
Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat INDONESIA (12 butir):
Mengembangkan  perbuatan-perbuatan  y/  luhur  y/  mencerminkan  sikap  dan  suasana
kekeluargaan dan kegotong-ro yo ngan.
Bersikap adil.
Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Menghormati hak-hak orang lain.
Su ka memberi pertolongan kepada orang lain.
Menjauhi sikap pemerasan thd orang lain.
Tdk bersifat boros.
Tdk bergaya hidup mewah.
Tdk melakukan perbuatan y/ merugikan kepentingan umu m.
Su ka bekerja keras.
Menghargai hasil karya orang lain.
Bersama-sama berusaha mewujud kan kemajuan y/ merata dan berkeadilan sosial.
Penutup
d. Lima Kunci Poko k u/ mema hami P-4
1. P-4 merupakan penuntun  sikap  dan  tingkah laku  mc  INDONESIA  dlm  kehidupan  bermasyarakat
dan bernegara.
– P  –  4  bukan  tafsir  thd  PANCASILA,  melainkan  pedoman  dan  penuntun  agar  dgn  berbuat
seperti itu terwujudlah PANCASILA dlm ken yataan.
– PANCASILA harus diamalkan dlm kehidupan sehari-hari.
2. P-4 didasarkan atas kemampuan d an kelayakan manusiawi.
– P – 4 akan mampu dilaksanakan o/ setiap mc INDONESIA.
– Setiap mc mempunyai  keingIndonesian u/  mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan y/
lebih baik.
3. P-4 dikembangkan dari kodrat mc.
– Kodrat mc ialah sbg mahluk pribadi dan mahluk sosial.
– Mc hanya mempunyai arti apabila ia hidup bersama mc lainnya.
– Mc  tdk saja  membutuhkan  pertolongan  dan kerja  sama,  tetapi  juga  membutuhkan  perhatian,
kasih sayang, harga diri, dll.
– Sifat kodrat mc  sbg pribadi dan  sbg anggota masyarakat itu harus dikembangkan  scr  selaras,
serasi dan seimbang.
– Kekuatan  mc  tdk  terletak  pada  kekuatan  dirinya  sendiri,  melainkan  terletak  pada
kemampuannya u/ bekerja sama dgn mc lainnya.
4. P-4 dikembangkan dari pandangan PANCASILA thd hubungan antara mc dan masyarakatn ya.
– Kebahagiaan hidup akan terasa jika dpt dikembangkan keselarasan, keserasian dll.
– PANCASILA memandang bahwa kebahagiaan hidup akan tercapai bila di atas.
5. P-4 berpangkal tolak pada kemamp uan d an kemauan mengendalikan diri.
0813-2074-9020
5

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
– KepemimpIndonesian kepribad iannya tetap diletakkan dlm  kerangka  kesadaran kewajibannya
sbg mahluk sosial.
– Mc INDONESIA dituntun o/ kelima sila PANCASILA.
e. Pola Pelaksanaan P-4:
Mendarahdagingkan P – 4 adl  proses pendidikan dlm arti luas, karena itu perlu
dilakukan scr sadar, teratur dan berencana.
PANCASILA sbg moral pembangunan
– Unsur  mc  dlm pembangunan sangat  penting,  sebab  mc adl  pelaku  dan  sekaligus  tujuan  dari
pembangunan itu sendiri.
– Setiap  gerak,  arah,  dan  cara-cara  kita  melaksanakan  pembangunan  harus  senantiasa  dijiwai
PANCASILA.
– PANCASILA akan  menjadi sumber ketahanan nasional  y/  merupakan  modal perjuangan dlm
mencapai sasaran pembangunan.
Faktor kepemimpIndonesian dlm rangka pelaksanaan PANCASILA
– KepemimpIndonesian  dlm  masyarakat  harus  dilandasi  o/  nilai-nilai  moral  PANCASILA  di
mana keteladanan memegang peranan y/ san gat menentukan.
– Seorang pemimpin  harus  bersikap  sbg pengasuh  y/  mendorong, men untun  dan  membimbing
asuhannya.
– Beberapa prinsip utama dari kepemimpIndonesian PANCASILA:
Ing  ngarso  sung  tulodo:  seorang  p emimpin  lewat  sikap  dan  perbuatann ya  harus  mampu
menjadikan dirinya pola anutan dan ikutan y/ dipimpin nya.
Ing  madya  mangun  karso:  seorang  pemimpin  harus  mampu  membangkitkan  semangat
berswakarsa dan berkreasi pada y/ dipimpinnya.
Tut  wuri  handayani:  seorang  pemimpin  harus  mampu  mendorong  y/  diasuh nya  agar  b erani
berjalan di depan dan sanggup  bertanggung jawab.
Pola pelaksanaan P-4
a. Penataran pegawai RI.
b. Jalur pendidikan (keluarga, sekolah, lingkungan hidup, jalur media massa)
c. Jalur sosial politik
d. PANCASILA suasana y/ menunjang
– Semangat  dan isi berbagai kebijaksanaan  pemerintah dan  Peraturan Perundang-und angan
haruslah scr sadar mencerminkan jiwa dan norma PANCASILA.
– Aparatur negara
– KepemimpIndonesian dan pemimpin masyarakat
e. Pelestarian PANCASILA
0813-2074-9020
6

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
UUD 45
1. Pemahaman PANCASILA dari segi Yuridis Konstitusional
a. Hubungan PANCASILA dgn Proklamasi 17 Agustus 1945
b. PANCASILA  dan  UUD  194 5:
PANCASILA  sbg  pandangan  hidup  b gs  perlu  dituangkan  dlm
peraturan p erundang-undangan  agar  mempunyai  kekuatan  hukum  y/  imperatif,  y/  mengikat  u/ d itaati
dan d ilaksanakan. Dgn d emikian pelaksanaan PANCASILA dilakukan  o/  seluruh perundang-und angan
termasuk UUD 45.
Bentuk  peraturan  perundangan  RI:  UUD;  TAP  MPR;  UU;  PERPU;  PP;  KEPPRES;  Peraturan
Pelaksanaan lainnya.
Sifat UUD 45: mengikat pemerintah, setiap lembaga negara dan lembaga masyarakat, setiap warga
negara,  setiap p enduduk  y/  ada di  wilayah  INDONESIA;  berisi  norma, aturan/ketentuan  y/  haru s
dilaksanakan dan d itaati.
c. Arti Penetapan PANCASILA dlm Pembukaan UUD 194 5
Pembukaan  UUD  45  mempunyai  kedudukan  sbg  pokok  kaidah  negara  y/  fundamental
(Staatsfundamentalnorm) dan mempunyai kedudukan tetap terlekat p ada kelangsungan negara.
Pokok kaidah negara y/ fundamen tal mengandung beberapa unsur mutlak:
Dlm hal terjadinya ditentukan o/ pembentuk negara.
Dlm hal isinya memuat dasar-dasar negara.
Pembukaan UUD memenuhi syarat mutlak tsb:
Menurut sejarah terjadinya, Pembukaan ditentukan o / pembentuk negara yaitu o/ PPKI.
Isi Pembukaan memuat asas kerohanian negara yaitu PANCASILA.
Kuatnya  kedudukan  Pemb ukaan  UUD  dinyatakan  o/  Memorandum  DPR-GR  tgl  9  Juni  1966  y/
ditetapkan  MPRS  No.  XX/MPRS/1966  Jo  TAP  MPR  No.  V/MPR/1966  Jo  TAP  MPR  No.
IX/MPR/1978.
Isi Ketetap an tsb menunjukkan bahwa:
Hubungan  Proklamasi  dgn  Pembukaan  sangat  erat  di  mana  Pembukaan  merupakan  uraian
terperinci  dari  Proklamasi  d gn  memberi  penjelasan  mengenai  alasan,  tujuan,  serta  dasar
falsafah negara y/ diproklamasikan.
Pembukaan tdk dpt diubah dgn jalan hukum.
Pasal 37 tdk berlaku u/ Pembukaan, karena berarti membubarkan negara RI.
Undang-Undang ttg Referendum ialah UU No. 5 tahun 1985 y/ menyatakan:
Referendum adl kegiatan u/ meminta pendapat rakyat scr langsung setuju/tdk setuju thd kehendak
MPR u/ mengubah UUD 45.
Referendum dipimpin o/ Presiden dan dilaksanakan scr LUBER.
Rakyat  dinyatakan  setuju  atas  kehendak  MPR  u/  mengubah  UUD  bila  sekurangnya  90%
menggunakan haknya dan 90% setuju.
d. Isi dan Makna Pembukaan UUD 1945
Alinea Pertama:
– Bgs INDONESIA berpendirian anti penjajahan.
– Bgs INDONESIA berpendirian bahwa Kemerdekaan adl hak segala bgs.
– Bgs INDONESIA bertekad u/ Merdeka (subjektif).
– Bgs  INDONESIA  bertekad  akan  berjuang  menentang  setiap  bentuk  penjajahan  dan
mendukung Kemerdekaan setiap bgs (objektif).
Alinea Kedua:
– Bgs INDONESIA menghargai atas perjuangan bangsanya.
– Adanya  ketajaman  dan  ketep atan  penilaian  bahwa:  perjuangan  pergerakan  di  INDONESIA
telah  sampai  pada  tingkat  y/  menetukan;  momentum  y/  tepat  itu  harus  dimanfaatkan  u/
menyatakan  Kemerdekaan;  Kemerdekaan  tsb  harus  diisi  dgn  mewujudkan  negara
INDONESIA y/ Merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Alinea Ketiga:
– Pengukuhan atas Proklamasi Kemerdekaan.
– Memuat motivasi spirituil y/ luhur bahwa pern yataan Kemerdekaan itu diberkati Allah YME.
– Ketakwaan bgs INDONESIA thd Tuhan YME.
Alinea Keempat:
– Tujuan  bgs  INDONESIA  menyatakan  Kemerdekaan  u/:  melindungi  bgs  dan  tanah  air
INDONESIA;  memajukan  kesejahteraan  umum;  mencerdaskan  kehidupan  bgs;  ikut
melaksanakan ketertiban d unia.
0813-2074-9020
7

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
– Prinsip  negara  y/  dipegang  u/  mencapai  tujuan  itu  ialah  dgn  menyusun  Kemerdekaan
kebangsaan  INDONESIA  dlm  suatu  UUD  y/  terbentu k  dlm  suatu  susunan  negara  RI  y/
berkedaulatan rakyat dan berdasar PANCASILA.
– Menunjukkan ttg bentuk negara; tujuan negara; dasar filsafat negara; UUD negara.
e. Pokok-pokok Pikiran y/ Terkandung dlm Pembukaan UUD 1945:
1: persatuan; 2: keadilan sosial bagi seluruh rakyat INDONESIA; 3: berkedaulatan rakyat; 4: Ketuhanan
YME menurut dasar kemanusiaan y/ adil dan beradab.
f. Hubungan antara Pembukaan dgn Batang Tubuh UUD 1945
Pokok-pokok  pikiran  y/ terkandu ng  dlm  Pemb ukaan  UUD,  yaitu  PANCASILA  menjiwai  pasal-pasal
Batang  Tubuh UUD,  atau dpt pula  dikatakan bahwa  Batang  Tubuh UUD merupakan perwujudan
dari PANCASILA.
Suasana kebatIndonesian UUD 45 serta cita-cita hukumnya bersumber atau dijiwai o/ PANCASILA.
Materi pasal-pasal dlm Batang Tubuh UUD 45:
Pasal-pasal y/ berisi  materi pengaturan Sistem Pemerintahan, termasuk pengaturan ttg kedudukan,
tugas, wewenang dan hubungan antara lembaga-lembaga negara.
Pasal-pasal y/ berisi materi  hubungan  negara  dgn warga  negara, termasuk  kon sePancasilai  negara
dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, hankam dll.
g. Sistem Pemerintahan Negara berdasarkan UUD 1 945
7 kunci pokok mengenai sistem pemerintahan:
INDONESIA  ialah  negara  y/  berdasar  atas  hukum  (rechtsstaat),  tdk  berdasarkan  atas  kekuasaan
belaka (machtsstaat).
Sistem Konstitusional.
Kekuasaan  negara  y/  tertinggi  ditangan  MPR  (Die  gezamte  Staatsgewalt  liegt  allein  bei  der
Majelis).
Presiden ialah penyelenggara pemerintah negara y/ tertingg i di bawah Majelis.
Presiden tdk bertanggung jawab kep ada DPR.
Menteri negara ialah pembantu Presiden. Menteri negara tdk bertanggung jawab kepada DPR.
Kekuasaan kepala negara tdk tak terbatas.
h. Kelembagaan Negara menurut UUD 1945
Lembaga negara dp t memegang lebih dari satu fungsi. Dan suatu fun gsi dpt dipegang o/ lebih dari satu
lembaga negara.  Hal  ini  menggambarkan  sistem pembagian  kekuasaan  (distribution  of  power),  y/
berbeda  dgn  ajaran  Trias  Politica dari  Montesquie  y/  menghendaki agar setiap  fungsi (legislatif,
eksekutif,  dan  yudikatif)  masing-masing  hanya  dipegang o/  satu lembaga  saja (sistem  pemisahan
kekuasaan / separation of power).
MPR:
Kedudukan: MPR  adl Lembaga Tertinggi  Negara  sbg penjelmaan  seluruh rakyat  INDONESIA  y/
bertindak sbg p emegang dan pelaksana kedaulatan rakyat.
Tugas MPR: menetapkan UUD, GBHN dan memilih dan mengangkat Presiden dan Wapres.
Wewenang MPR:
– Meminta  pertanggungjawaban  dari  Presiden/Mandataris  mengenai  pelaksanaan  GBHN
dan menilai pertanggungjawaban tsb.
– Mecabut  mandat  dan  memberhentikan  Presiden  dlm  masa  jabatannya  bila  melanggar
haluan negara/UUD.
– Mengubah UUD.
– Menetapkan pimpIndonesian MPR y/ dip ilih dari dan o/ anggota.
Susunan:  MPR  terdiri  atas  anggota-anggota  DPR,  ditambah  dgn  utusan-utusan  daerah  dan
golongan-golongan (pasal 2 ayat 1). UU No. 16 tahun 1969 y/ kemud ian diubah dgn UU No. 5
tahun 1975 menyatakan bahwa:
– Jumlah anggota MPR adl dua kali lipat jumlah anggota DPR.
– Jumlah  anggota  MPR  y/  d iangkat,  ditetapkan  sebanyak  sep ertiga  dari  seluruh  anggota
MPR.
– Jumlah anggota MPR sbg utusan daerah sekurang-kurangnya empat orang dan sebanyak-
banyaknya tujuh orang u/ tiap-tiap daerah TK I.
– Jumlah anggota  DPR  ditetapkan sebanyak 460  orang,  terdiri atas  360 o rang  dipilih  dlm
Pemilu dan 100 orang diangkat.
Keanggotaan:  an ggo ta  DPR;  anggota  u tusan  daerah  y/  dipilih  DPRD  Tk.  I;  an ggota  utusan
kekuatan  sosial  politik  peserta  Pemilu  dan  Golongan  Karya  ABRI  y/  ditetapkan  berdasarkan
imbangan susunan keang gotaan DPR; utusan golongan.
Persyaratan an ggo ta:
0813-2074-9020
8

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
– Warga negara RI y/ telah berusia 21 tahun serta takwa kepada Tuhan YME.
– Dpt  berbahasa  INDONESIA  dan  cakap  menulis  serta  membaca  huruf  latin  serta
berpendidikan SLP.
– Bukan bekas anggota PKI.
Masa  jabatan:  masa  jabatan  kean ggo taan  MPR  adl  lima  tahun  dan  berhenti  karena:  meninggal
dunia;  atas  permintaan  sendiri;  bertempat  tinggal  di  luar  wilayah  RI;  berhenti  sbg  anggota
DPR;  tdk  lagi memenuhi  syarat berdasarkan  keterangan  y/ berwajib; melanggar  sumpah/janji
sbg anggota d gn keputusan Majelis; diganti; terkena larangan perangkapan jabatan.
Persidangan MPR: sedikitnya sekali dlm lima tahun (pasal 2 ayat 2 UUD 45).
Fraksi  MPR:  F-ABRI,  F-Karya  Pembangunan,  F-Partai  Demokrasi  INDONESIA,  F-Persatuan
Pembangunan, F-Utusan Daerah.
Alat kelengkapan MPR: PimpIndo nesian MPR, BP-MPR, Komisi, dan Panitia Ad Hoc.
Presiden dan Wapres:
Presiden  sbg  Kepala  Eksekutif:  Presiden  RI  memegang  kekuasaan  pemerintahan  menurut  UUD.
Hal  ini  berarti  bahwa  Presiden  adl  kepala  kekuasaan  eksekutif  dlm  negara  dan  dlm
menjalankan kekuasaan pemerintahan harus selalu berdasarkan UUD. (pasal 4  ayat 1)
Kekuasaan Presiden:
– Presiden memegang kekuasaan membentuk Undang-Undang dgn persetujuan DPR.
– Dlm  hal  ihwal  kegentingan  yang  memaksa  Presiden  berhak  menetap kan  Peraturan
Pemerintah sbg Pengganti Undang -Undan g (PERPU).
– Presiden berhak menetapkan Peraturan Pemerintah u/ melaksanakan UU.
– Sb g  Kepala  Negara  Presiden:  memegang  kekuasaan  tertinggi  atas  AD,  AL, AU; berhak
menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dgn negara lain dgn persetujuan
DPR;  menyatakan  negara  dlm  keadaan  bahaya;  mengangkat  duta  dan  konsu l,  serta
menerima  d uta  negara  lain;  memberi  grasi,  amnesti,  abolisi  dan  rehabilitasi;  memberi
gelaran, tanda jasa, dll tanda kehormatan.
Tata cara pemilihan Presiden dan Wapres:
– Pasal 6 ayat 1 menetap kan bahwa Presiden ialah orang INDONESIA asli.
– TAP MPR No. II?MPR/1973  menetapkan  bahwa calon: berusia 4 0 tahun;  takwa kepada
Tuhan YME; setia kepada PANCASILA dan UUD 45; jujur dsb.
– Pemilihan Presiden dan Wapres dilaksanakan scr terpisah.
DPA:
Kedudukan:  DPA  adl  Lembaga  Tinggi  Negara  y/  berkewajiban  memberi  jawab  atas  pertanyaan
Presiden  dan  berhak  mengajukan usul  kepad a  Pemerintah. DPA  adl  sebuah Council of  State
yang berwajib memberi pertimbangan kepada Pemerintah.
Susunan dan keanggotaan: terdiri dari tokoh politik, karya, daerah, nasional.
DPR:
kedudukan:
– Susunan DPR ditetap kan dgn UU
– Bersidang sedikitnya sekali dlm setahun
– Tiap UU menghendaki persetujuan DPR
– DPR berhak mengajukan RUU (hak inisiatif)
– APBN ditetapkan tiap tahun d gn UU
– Kedudukan DPR adl kuat, ia tidak dpt dibubarkan oleh Presiden
– DPR punya hak kontrol thd pemerintah
– Semua anggota DPR adl juga anggota MPR
– DPR merupakan suatu wahan a u/ melaksanakan Demokrasi PANCASILA.
wewenang, tu gas dan kekuasaan DPR:
– Bersama dgn Presiden membentuk UU
– Bersama dgn Presiden menetapkan APBN
– Membahas  u/  meratifikasi  dan/atau  memberikan  persetujuan  atas  pernyataan  perang,
pembuatan perdamaian dan perjanjian dgn negara lain y/ dilakukan o/ Presiden
– Membahas hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan y/ diberitahukan o/ BPK
– Berhak mengajukan RUU (hak inisiatif)
– Berhak mengajukan pertanyaan kepad a pemerintah mengenai kebijaksanaan dan tindakan
pemerintah (hak petisi)
– Berhak meminta keterangan kepada pemerintah (hak interpelasi)
– Berhak mengubah RUU y/ diajukan Presiden (hak amandemen)
– Berhak mengadakan penyelidikan (hak angket)
0813-2074-9020
9

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Fraksi dlm DPR: F-ABRI, F-Karya Pembangunan, F-Partai  Demokrasi  INDONESIA, F-Persatuan
Pembangunan
Komisi dlm DPR:
– Jumlah Ko misi serta ruang lingk up tugasnya ditetapkan o/ DPR
– Tugas Komisi antara lain:
Mengadakan pembicaraan pendahuluan mengenai penyusunan RSPBN
Mengadakan pembahasan dan pengajuan usul penyempurnaan RAPBN
Mengadakan pembahasan atas laporan keuangan negara dan pelaksanaan APBN
– Dibidang pengawasan:
_ Melak ukan pengawasan thd pelaksanaan UU termasuk APBN, dan GBHN
_ Menampu ng suara rakyat, termasuk surat-surat masuk
Bepeka:
Kedudukan:
– BPK  adl  Lembaga  Tinggi  Negara  yang  bertugas  memeriksa  tanggung  jawab  keuangan
negara, apakah telah digunakan sesuai dengan y/ disetujui DPR.
– BPK terlepas dari pengaru h  dan  kekuasaan  pemerintah,  akan tetapi  tdk berdiri sendiri  di
atas pemerintah.
Tugas dan wewenang Bepeka:
– BPK memeriksa semua pelaksanaan APBN.  Hasil pemeriksaannya  dib eritahukan kepada
DPR  guna  dipakai  sbg  bahan  penilaian  atau  pengawasan  dan  pembahasan  Rancangan
APBN tahun berikutnya.
– Apabila suatu  pemeriksaan  meng ung kap  hal  yang  menimb ulkan sangkaan tindak  pidana
atau  yang  merugikan  keuangan  negara,  maka  BPK  memberitahukan  persoalan  tsb  pada
pemerintah
Bentuk, susunan d an keanggotaan: (UU No. 5 tahun 1973)
– BPK berbentuk dewan yang terdiri atas seorang ketua merangkap anggota, seorang Wakil
ketua merangkap anggota dan 5 orang anggota.
– Mereka diangkat o/ Presiden atas usulan DPR
– Syarat-syarat  anggota  BPK  antara  lain:  WNI;  takwa  kepada  Tuhan  YME;  sekurang-
kurangnya  berusia  35  tahun; mempunyai  kecakapan  dan  pengalaman  dibidang keuangan
dan administrasi negara; tdk diragukan ttg integritas dan ttg kejujurannya.
MA:
Kedudukan dan wewenang:
– MA  adl  pemegang  kekuasaan  kehakiman  y/  Merdeka,  terlepas  dari  pengaruh  kekuasaan
pemerintah
– Berd asarkan UU No. 13 tahun 1965 susunan MA: Ketua; Wakil ketua dan beberapa ketua
muda; hakim-hakim agung/anggota MA; panitera dan panitera pengganti.
– Ketua, Wakil ketua dan para anggota MA diangkat o/ Presiden atas usul DPR.
– Sebelum memangku jabatannya, harus diambil sump ah/janjinya dihadapan Presiden.
– MA  melakukan  pengawasan  tertinggi  thd  semua  lingkungan  pengadilan  di  seluruh
INDONESIA.
– MA dp t memberikan pertimbangan hukum kepada lembaga Tinggi negara.
– MA  memberi  nasehat  hukum  kepada  Presiden/Kepala  Negara  u/  pemberian /penolakan
grasi.
– MA memp unyai wewenang menguji scr materiil thd peraturan perundangan di bawah UU.
– MA memutus ttg permohonan kasasi thd putusan  atau penetapan dlm tingkatan peradilan
terakhir dari pengadilan di semua lingkungan peradilan.
Kedudukan hakim:
i. Hubungan Negara dgn Warga Negara/Penduduk/Masyarakat
Warga Negara (pasal 26 ayat 1)
Kesamaan ked udu kan dlm hu kum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1)
Hak atas pekerjaan dan penghidupan y/ layak (pasal 27  ayat 2)
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul (pasal 28)
Kemerdekaan memeluk agama (pasal 29 ayat 1 dan 2)
Hal dan kewajiban pembelaan negara (pasal 30 ayat 1)
Hak mendapat pengajaran (pasal 31 ayat 1)
Kebudayaan nasio nal INDONESIA (pasal 32 )
Kesejahteraan sosial / sistem ekonomi (p asal 33)
0813-2074-9020
10

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
2. UUD 1945 dlm Gerak Pelaksanaannya
Menjelang Lahirnya UUD 1945
16 Juli 1945 telah mempunyai rancangan Pembukaan UUD yaitu Piagam Jakarta y/ disahkan tgl 22
Juni 1945 o/ BPUPKI.
6 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan sekutu di Hiroshima.
7  Agustus,  Panglima  Tentara  Jep ang  wilayah  Selatan  Marsekal  Terauchi  Hisaichi  menyetujui
dibentuknya PPKI.
9 Agustus  1945,  Soekarno, Hatta  dan  Radjiman  berangkat  ke  Dallat/Saigon memenuhi  panggilan
Terauchi, dan kemb ali ke INDONESIA tgl 14 Agustus 1945.
15  Agustus  1945,  golongan  pemuda  dipimpin  o/  Chairu l  Saleh  mengadakan  rapat  di  lembaga
Bakteriologi di Pegangsaan Timur dan memutuskan bah wa Proklamasi harus segera dilaksanakan.
Wikana dan Darwis diutus u/ menyampaikan hal itu pada Soekarno. Tetapi karena menolak, maka
So ekarno dibawa ke Rengasdengklok.
16 Agustus 1945, keluar Instruksi Terauchi agar menjaga status quo.
Terjadi rapat-rap at lainnya sambil merancang Pro klamasi
18  Agustus  1945,  PPKI  memutuskan:  1.  Mensahkan  UUD  negara;  2 .  Memilih  dan  menetapkan
Presiden dan Wapres; 3. Presiden u/ sementara akan dibantu o/ Komite Nasional.
Masa Berlakunya UUD 19 45
Tgl 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949.
Dalam kurun waktu 1945-1949, UUD 45 tdk dp t dilaksananakan dgn baik karena b gs INDONESIA
sedang disibuki dgn perjuangan mempertahankan kemerdek aan, d an diberlakukan Aturan Peralihan
pasal IV (karena MPR belum dpt dibentuk), sehingga keluar Maklumat Wakil Presiden No. X atas
usulan  tgl  16  Oktober  1945  y/  memutuskan  bahwa  KNIP  seb elum  terbentuknya  MPR  dan  DPR
diserahi  kekuasaan  legislatif.  Dan  tgl  3  November  1945,  keluar  Maklumat  Pemerintah  y/
menyetujui  timbulnya  parpo l.  Tgl  11  November  1945  BP-KNIP  mengusulkan  mengenai
pertanggungjawaban  Menteri  kepada  DPR  (KNIP),  dgn  demikian  tgl  14  November  1945
terbentuklah Kabinet Parlementer pertama dan diangkat sbg Perdana Menteri ialah Sutan  Sjahrir,
karena  dinilai  sbg  orang  y/ tepat  u/  menghadapi  diplomasi  dgn  Barat.  Peristiwa  ini  dikenal d gn
sebutan penyimpangan Ko nstitusional y/ prisipiil.
Tgl 5 Juli 1959 – sekarang.
– Periode Orde Lama (1959-19 66)
Berlakunya  Manipol  y/  intinya  adl  USDEK  (UUD  45,  Sosialisme  INDONESIA, Demokrasi
Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, d an Kepribadian INDONESIA).
Lembaga negara bersifat sementara.
Presiden  mengangkat  Ketua  dan  Wakil  Ketua  MPR/DPR  dan  MA  serta  Wakil  Ketua  DPA
menjadi Menteri Negara.
Hak budget tdk berjalan.
MPRS menetapkan Soekarno sbg Presiden seumur hidup.
Pemberontakan G 30 S/PKI
Hakekat 1 Oktober: hari peringatan keunggulan dari kekuatan PANCASILA; hari peningkatan
kebulatan tekad  perjuangan d lm  mengamankan d an  mengamalkan  PANCASILA;  hari  u/
lebih  meresapkan  dan  mempertebal  keyakIndonesian  akan  keb esaran,  keunggulan  dan
Kesaktian  PANCASILA;  peningkatan  kewasp adaan  nasional  agar  tdk  terulang  kembali
terjadinya tragedi nasional.
TRITURA: 1. Bubarkan PKI; 2. Bersihkan Kabinet dari unsur PKI; 3. Turunkan harga.
11 Maret 1966, keluar SUPERSEMAR y/ berupa  perintah  kepada LetJen Soeharto atas nama
Presiden  mengambil  segala  tindakan  y/  dianggap  perlu  u/ menjamin  kestabilan jalannya
pemerintahan dan jalannya revolusi.
– Periode Orde Baru (1966-sekarang)
12 Maret 1966, LetJen So eharto membubarkan PKI.
22 Juni 1966 Jenderal A.H. Nasution dilantik sbg Ketua MPRS.
Maret 1967 dlm sidang Istimewa memutuskan menarik mandat MPRS dari Presiden Soekarno
dan mengangkat Jenderal Soeharto sbg Pejabat Presiden.
Maret 1968 mengangkat Soeharto sbg Presiden sampai Pemilu.
Mekanisme Pemilu  selama lima tahunan mulai dari tahu n  1971, 1977,  1982,  1987,  1992 dan
1997.
Mekanisme PELITA 1/4/1969-31/3/1 974; 74-79; 7 9-84; 84-89; 89-94; 94-99.
0813-2074-9020
11

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Pelestarian UUD 1945
– TAP  MPR  No.  I/MPR/1983  pasal  104  y/  menyatakan  bahwa  MPR  berketetapan  u/
mempertahankan UUD 45, tdk berkehendak dan tdk akan melakukan perubahan terhadapnya.
– TAP  MPR  No .  IV/MPR/1983  ttg  referendum  y/  antara  lain  menyatakan  bah wa  bila  MPR
berkehendak  mengubah  UUD  4 5,  terlebih  dahulu  harus  meminta  pendapat  rakyat  melalui
referendum.
– UU No. 5/1985 ttg referendum y/ merupakan pelaksanaan Ketetapan No. IV/MPR/1983.
0813-2074-9020
12

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
GBHN
1.
PANCASILA, UUD 45  dan GBHN:
GBHN disusun berdasarkan landasan idiil PANCASILA dan land asan
Konstitusional/struktural UUD 45. Dengan demikian GBHN merupakan landasan oprasionalnya.
2. Pengertian, Maksud da n Tujuan GBHN
– GBHN  adl  suatu  haluan  negara  ttg  pemb angunan  nasional  dlm  garis-garis  besar  sbg  p ernyataan
kehendak  rakyat  dan  y/  hakekatnya  merupakan  Pola  Umum  Pembangunan  Nasio nal  y/  merupakan
rangkaian  program  pembangunan  y/  menyeluruh,  terarah,  terpadu  dan  berlangsung  terus  menerus  u/
mewujudkan tujuan nasional.
– Maksud: u/ memberikan arah bagi perjuangan bgs INDONESIA dlm mengisi kemerdekaannya.
– Tujuan: u/ mewujud kan kondisi y/ diinginkan baik dlm jangka sedang lima tahun  maupun dlm  jangka
panjang 25 tahun, sehingga bertahap cita-cita b gs  seperti  y/ tercantum dlm Pembukaan UUD 45  yaitu
masyarakat y/ adil dan makmur dpt terwujud.
GBHN merupakan arah d an strategi pembangunan nasional.
3. Proses Penyusunan GBHN [hal 72 – 78]
4. Sistematika GBHN 1993-1998 (TAP MPR No. II/MPR/1993)
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : PEMBANGUNAN NASIONAL
BAB III : PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG KEDUA
BAB IV : PEMBANGUNAN LIMA TAHUN KEENAM
BAB V : PELAKSANAAN
BAB VI : PENUTUP
5. Pembangunan Nasional
– Makna:  Pembangunan  nasional  merupakan  rangkaian  upaya  pembangu nan  yang
berkesIndonesiambungan  meliputi  seluruh  kehidupan  masyarakat,  bangsa  dan  negara  untuk
melaksanakan tugas mewujudkan tujuan nasional seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
– Hakekat:  Pembangunan  manusia  Indonesia  seutuhnya  dan  pembangunan  masyarakat  Indonesia
seluruhnya dengan Pancasila sebagai dasar, tujuan dan pedomannya.
– Tujuan  Pembangunan  Nasional    mewujud kan  masyarakat  maju,  adil  dan  makmur  materiil  dan
spirituil berdasarkan PANCASILA dan UUD 45.
Mewujudkan  suatu  masyarakat  adil  dan  makmur  yang  merata  materiil  dan  spirituil  berdasarkan
PANCASILA dan UUD.
Di dalam wadah negara Kesatuan RI yang Merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat.
Dalam suasana perikehidupan b angsa yang aman, tentram, tertib dan dIndonesiamis.
Dalam lingkungan pergaulan dunia yang Merdeka, bersahabat, tertib dan damai.
– Asas Pembangunan Nasional:
Asas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME.
Asas manfaat.
Asas Demokrasi PANCASILA.
Asas adil dan merata.
Asas keseimbangan, keserasian dan keselarasan dalam perikehidupan.
Asas hukum.
Asas kemandirian.
Asas kejuangan.
Asas ilmu pengetahuan dan teknologi.
– Modal Dasar:
Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negara INDONESIA.
Jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Wilayah Nusantara yang luas dan berkedudukan di katulistiwa pada posisi silang.
Kekayaan alam yang beraneka ragam.
Penduduk yang besar jumlahnya sebagai SDM yang potensial.
Rohaniah dan mental yaitu keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME serta falsafah PANCASILA.
Budaya  bangsa  yang  telah  berkembang  sepanjang  sejarah  bangsa  yang  bercirikan  kebhinekaan  dan
keekaan.
Potensi  dan  kekuatan  efektif  bangsa,  yakni  segala sesuatu yang  bersifat potensial  dan  produktif  yang
telah menjadi milik bangsa termasuk kekuatan Parpol.
ABRI sebagai kekuatan HANKAM dan kekuatan SOSPOL yang tumbuh dari rakyat.
– Faktor DomIndonesian:
Kependudukan dan sosial budaya.
Wilayah yang bercirikan kepulauan dan kelautan dengan lingkungan dan alam tropiknya.
0813-2074-9020
13

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
SDA yang beraneka ragam termasuk flora dan fauna.
Kualitas manusia d an masyarakat Indonesia.
Manajemen nasional.
Perkembangan  regional  dan  global  serta  tahanan  internasional  yang  selalu  berubah  secara
dIndonesiamis.
KemungkIndonesian pengembangan.
– Wawasan Nusantara: wawasan = wawas: pandangan, visie, outlook, atau keyakIndonesian   wawasan
yang  memandang  rakyat,  bangsa,  negara  sebagai  satu  kesatuan  yang  utuh.
(POLEKSOSBUDHANKAM).
– Ketahanan Nasional:  kemampuan dan  ketang guhan suatu  bangsa untuk dapat menjamin  kelangsungan
hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.
– Kaidah penuntun: [hal 90 – 91].
6. Pembangunan Jangka Panjang ke-2
PJP: merupakan arah dan strategi pembangunan jang ka panjang y/ meliputi jangka waktu 25 tahun.
Tujuan  setiap tahap pembangunan:  selalu sama yaitu:  meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh
rakyat; meletakkan landasan y/ kuat
Sasaran Utama PJP: adl terciptanya landasan y/ kuat bagi bgs INDONESIA u/ tumbuh dan berkembang atas
kekuatannya sendiri menuju masyarakat y/ adil dan makmur berdasarkan PANCASILA.
Titik  Berat  PJP  I:  pembangunan  bidang  ekonomi  dengan  sasaran  utama  mencapai  keseimbangan  antara
bidang  pertanian  dan  industri,  serta  terpenuhinya  kebutuhan  poko k  rakyat,  melalui  serangkaian
REPELITA.
– REPELITA I: sektor pertanian dan industri yang mendukung sektor pertanian.
– REPELITA  II:  sektor  pertanian  dengan  meningkatkan  industri  yang  mengolah  bahan  mentah
menjadi baku.
– REPELITA III: pertanian  menuju swasembada pangan dan  meningkatkan industri yang mengolah
baku – jadi.
– REPELITA IV: pertanian – swasembada – tingkatkan industri yang menghasilkan mesin industri.
– REPELITA V: kekuatan industri yang did uku ng oleh sektor pertanian yang kuat.
Tujuan PJP II: mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir dan batin.
Sasaran Umum PJP II: terciptanya  kualitas manusia  dan  masyarakat INDONESIA yang maju dan mand iri
dalam  suasana  tentram  dan  sejahtera  lahir  dan  batin  dalam  tata  kehidupan  masyarakat,  bangsa  dan
negara yan g berdasarkan PANCASILA.
Titik Berat PJP II: bidang ekonomi yang merupakan penggerak utama pembangunan seiring dengan kualitas
SDM dan didorong  secara saling memperkuat, saling terkait dan terpadu dengan pembangunan bidang
lainnya.
Sasaran bidang PJP II:
– Ekonomi:  terciptanya  perekonomian  yang  mandiri  dan  andal  sebagai  usaha  bersama  atas  asas
kekeluargaan, Demokrasi ekonomi yang berdasarkan PANCASILA dan UUD 45.
– KESRA, Pendidikan dan Kebudayaan:
– Agama dan kepercayaan thd Tuhan YME:
– IPTEK:  tercapainya  kemampuan  nasional  dalam  pemanfaatan,  pengembangan  dan  penguasaan
IPTEK.
– Hukum: terbentuk dan berfungsinya sistem hukum nasio nal yang mantap .
– Politik, Aparatur negara,  penerangan,  komunikasi  dan media massa:  terciptanya dan berfungsinya
tatanan  kehidupan  politik  yang  konstitusional;  Aparatur  negara  yang  bersih  bertanggung  jawab,
penuh  pengabdian  dan  profesional;  penyelenggaraan  penerangan,  komunikasi  dan  media  massa
yang mampu menggugah peran serta masyarakat dan meningkatkan kualitas Demokrasi.
– HANKAM:  terwujudnya  kekuatan  dan  kemampuan  pertahanan  keamanan  negara  dengan  daya
tangkal yang tangguh berdasarkan sistem HANKAMRATA.
Pembangunan Ekonomi:
Demokrasi ekonomi mempunyai ciri-ciri positif seperti tercantum pada pasal 33 dan 34 UUD 45 sbb:
Perekonomian disusun seb agai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
Caban g-cabang produksi  yang penting bagi negara  dan yang menguasai hajat  hidup  orang b anyak
dikuasai oleh negara.
Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan
untuk sebesar-besarnya kemakmuran rak yat.
Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Ciri-ciri positif Demokrasi Ekonomi:
0813-2074-9020
14

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Su mber-sumber kekayaan dan  keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga
Perwakilan  Rakyat,  serta  p engawasan  thd  kebijaksanaannya  ada  pada  lembaga-lembaga
Perwakilan Rakyat pula.
Warga negara  memiliki kebebasan  dalam  memilih  pekerjaan  yang  dikehendaki  serta  mempunyai
hak akan penghidupan yang layak.
Hak  milik  perorangan  diakui  dan  pemanfaatannya  tdk  boleh  bertentangan  dgn  kepentingan
masyarakat.
Potensi,  inisiatif  dan  daya  kreasi  setiap  WN  diperkembangkan  sepenuhnya  dlm  batas  yang  tidak
merugikan kepentingan umum.
Perekonomian daerah dikembangkan secara serasi  dan seimbang antardaerah dalam  satu kesatuan
perekonomian nasional d engan mendayagunakan potensi dan peran serta daerah secara optimal
dalam rangka p erwujudan WANUS dan HANNAS.
Ciri-ciri negatif Demokrasi Eko no mi:
Sistem
free  fight  liberalism
yang  menumbuh kan  eksplo itasi  terhadap  manusia  dan  bangsa  lain
yang  dalam  sejarahnya di INDONESIA telah menimbulkan  dan  mempertahankan kelemahan
struktural posisi INDONESIA dalam ekonomi dunia.
Sistem
etatisme
dalam mana negara beserta Aparatur eko no mi negara yang bersifat domIndonesian
serta  mendesak  dan  mematikan  potensi  dan  daya  kreasi  unit-unit  ekonomi  di  luar  sektor
negara.
Pemusatan kekuatan eko pd satu kelompok dlm btk
monopoli & monoPancasilaoni
y/ merugikan
masyarakat.
7. Pelita Keenam
Kondisi Umum: [hal 98 – 99]
Tujuan PELITA VI:
menumbuhkan  sikap  dan  tekad  kemandirian  dalam  rangka  meningkatkan  kualitas  SDM  untu k
mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin yang lebih selaras, adil dan merata
meletakkan landasan pembangunan yang mantap bagi tahap pembangunan berikutnya.
Sasaran Umu m PELITA VI:
Tumbuhnya sikap kemandirian dalam diri manusia dan masyarakat INDONESIA.
Peningkatan peran serta, effisiensi dan produktivitas rakyat.
Peningkatan taraf hidup, kecerdasan dan kesejahteraan.
Prioritas  PELITA  VI:  bidang  ekonomi  dengan  keterkaitan  antara  industri  dan  pertanian  serta  bidang
pembangunan lain nya seiring peningkatan SDM.
Sasaran  PELITA  VI:  pemantapan  bid  industri;  diversifikasi  pertanian; koperasi;  perdagangan; pemerataan
serta penin gkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kebijaksanaan PELITA VI: [terdiri dari 45 butir (hal 102 – 107)].
TRILOGI Pembangunan:
Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya y/ menuju terciptanya  keadilan  sosial bagi seluruh rakyat
INDONESIA.
Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
Stabilitas nasional yang sehat dan d Indonesiamis.
Pembangunan dlm bidang-bid ang dan sekto r-sektor: [hal 107 –  108]
8. Pelaksanaan
Pelaksanaan Pembangunan Nasional:
– GBHN ditetapkan o/ MPR dan dilaksanakan o/ Presiden sbg mandataris MPR.
– Presiden mempertanggungjawabkan pelaksanaan GBHN kepada MPR.
– Pembangunan nasional diselenggarakan o/ masyarakat bersama pemerintah.
Pelaksanaan PELITA VI:
– Repelita disusun berdasarkan GBHN dan ditetapkan o/ Presiden sbg kepala Pemerin tahan dgn usul
DPR.
– Pelaksanaan kebijaksanaan pembangunan dlm PELITA VI bertumpu pd TRILOGI pembangunan.
– Program pelaksanaan kebijaksanaan  u/ setiap tahun dituangkan dlm rencana op rasional dlm bentuk
APBN.
– U/  meningkatkan  effisiensi  pelaksanaan  pembangunan,  peranan  lembaga  BEPEKA  wajib
meningkatkan tugas.
9. Penutup [hal 109 – 110]
10. Demokrasi PANCASILA
a. Demokrasi PANCASILA adl Demokrasi y/ berdasarkan:
– PANCASILA.
0813-2074-9020
15

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
– Meliputi bidang pol, sos dan ekonomi.
– Menyelesaikan masalah nasional dgn jalan musyawarah.
– Sistem pengorganisasian negara dilaksanakan o/ rak yat
– Paham kekeluargaan dan kegotong-royongan.
– Kebebasan individu tdk bersifat mutlak.
– Sistem  dan  mekanisme Demokrasi  PANCASILA  tdk  akan terjadi  domIndonesiasi  mayoritas  dan
tirani minoritas.
b. Demokrasi PANCASILA mengandung aspek:
– Fo rmal: segi proses dan cara rakyat berperan serta dlm penyelenggaraan negara.
– Materiil: segi gambaran manusia
– Aspek  kaidah  (normatif)  dlm  Demokrasi  PANCASILA  mengandung  seperangkat  kaidah  y/
menjadi pembimbing dan aturan dlm bertingkah laku u/ mencapai tujuan negara.
– Tujuan: mengetengahkan tujuan y/ hendak dicapai yaitu masyarakat sejahtera dlm negara hukum.
– Organisasi: menghendaki diterapkannya sistem tertentu.
– Semangat: diperlukan warga negara y/ berkepribadian dan berbudi pekerti luhur.
11. GBHN dan Kabinet Pembangunan
Pancakrida Kabinet Pembangunan VI:
a. Melanjutkan,  meningkatkan,  memperdalam  dan  memperluas  pembangunan  nasional  sbg  pengamalan
PANCASILA  y/  bertu mpu  pd  TRILOGI  pembangunan,  berwawasan  Nusantara  u/  memperkuat
ketahanan nasional dan tekad disiplin.
b. Meningkatkan  disiplin  nasional  y/  dipelopori  o/  Aparatur  negara  menuju  terwujudnya  pemerintah  y/
bersih dan berwibawa dlm memberikan pelayanan pd rakyat INDONESIA.
c. Membudayakan  mekanisme  kepemimpIndonesian  nasional  berdasarkan  UUD  45,  ideologi
PANCASILA, Demokrasi PANCASILA, Ekaprasetia Pancakarsa dlm kehidupan bernegara, berbangsa
dan bermasyarakat.
d. Melaksanakan politik luar negri y/  bebas  dan aktif berdasarkan  prinsip  hidup  berdampin gan scr damai
dlm hubungan bilateral, regional dan global u/ kepentingan pembangunan nasional.
e. Melaksanakan pemilihan umum y/ langsung, umum, bebas dan rahasia dlm tahun 199 7.
0813-2074-9020
16

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
SOAL 1
1. Gambaran sejarah proses terjadinya UUD 45?
16 Juli 1 945 telah mempunyai rancangan Pembukaan UUD yaitu Piagam Jakarta y/ disahkan tgl 22 Juni
1945 o/ BPUPKI.
6 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan sekutu di Hiroshima.
7  Agustus,  Panglima  Tentara  Jepang  wilayah  Selatan  Marsekal  Terauchi  Hisaichi  menyetujui
dibentuknya PPKI.
9  Agustus  1945,  Soekarno,  Hatta  dan  Radjiman  berangkat  ke  Dallat/Saigo n  memenuhi  panggilan
Terauchi, dan kemb ali ke INDONESIA tgl 14 Agustus 1945.
15  Agustus  1945,  golongan  pemuda  dipimpin  o/  Chairul  Saleh  mengadakan  rapat  di  lembaga
Bakteriologi  di  Pegangsaan  Timur  d an  memutuskan  bahwa  Proklamasi  harus  segera  dilaksanakan.
Wikana  dan  Darwis  diutus  u/  menyampaikan  hal  itu  pada  So ekarno.  Tetap i  karena  menolak,  maka
So ekarno dibawa ke Rengasdengklok.
16 Agustus 1945, keluar Instruksi Terauchi agar menjaga status quo.
Terjadi rapat-rap at lainnya sambil merancang Pro klamasi
18 Agustus 1945, PPKI memutuskan: 1. Mensahkan UUD negara; 2. Memilih dan menetapkan Presiden
dan Wapres; 3. Presiden u/ sementara akan dibantu o/ Komite Nasional.
2. Satu hari sebelum UUD 45 ditetapkan, INDONESIA diproklamasikan Merdeka.
Kaitan antara cita-cita Proklamasi dengan UUD 45?
Untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi, pada tanggal 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan
Indonesia  (PPKI)  menetapkan  Undang-Undang  Dasar.  UUD  itu  kini  dikenal  dengan   sebutan
Undang-Undang Dasar  1945.  Ke  dalam  UUD 194 5 itulah  perwujudan  cita-cita  Proklamasi  yang
dijiwai Pancasila dituangkan. Dengan  demikian cita-cita  Proklamasi dapat diketahui  lebih jelas  di
dalam UUD 1945.
Mengapa Proklamasi dikatakan sbg titik kulmIndonesiasi perjuangan bangsa dlm mencapai kemerdekaan?
Proklamasi  Kemerdekaan  Indonesia  yang  dinyatakan  Soekarno  –  Hatta  atas  nama  bangsa  Indonesia
pada  tanggal  17  Agustus  1945,  merupakan  titik  kulmIndonesiasi  perjuangan  bangsa  Indonesia
dalam  mencapai  kemerdekaann ya.  Semangat  mencapai  kemerdekaan  itu  didorong  oleh  amanat
penderitaan rakyat yang d ijiwai oleh Pancasila. Dan juga karena:
– Tidak dapat kita lepaskan dari perjuangan bangsa INDONESIA sebelumnya.
– Merupakan  p uncak  perjuangan  bangsa  dalam  mencapai  kemerdekaan  dengan  dijiwai  oleh
Pancasila.
Tunjukkan berdasarkan studi sejarah b ahwa sebelumnya telah terjadi perjuangan melawan penjajah!
adanya penjajahan Belanda dan Jepang
Apa yang terkandung dalam Proklamasi dilihat dari segi hukum dan segi po litis ideologis?
– Dari  sudu t  hukum;  Proklamasi  memberi  peluang  terhapusnya  tata  hukum  kolonial  untuk  diganti
dengan tata hukum nasional.
– Dari sudut politis-ideologis; berarti bahwa bang sa INDONESIA telah berhasil melepaskan diri dari
segala  belenggu  penjajahan d an  sekaligus  membangun  perumahan  negara  RI  INDONESIA  yang
bebas Merdeka dan berdaulat.
3. Pada tanggal 18-8-1945, PPKI menetapkan UUD 4 5.
Menurut UUD 45, lembaga apa yang berwenang menetapkan UUD?   MPR (pasal 3)
Apakah  UUD  yang  ditetapkan  PPKI  waktu  itu  dimaksud  untuk  bersifat  permanen  atau  sementara?
Terangkan jawaban Anda dengan mengacu kepada Aturan Tamb ahan UUD 45!
Sementara; karena menurut  AT  ayat  2,  ‘Dalam  enam  bulan sesudah Majelis  Permusyawaratan Rakyat
dibentuk, Majelis itu bersidang untuk menetapkan Undang-Undan g Dasar’.
4. Pada tanggal 18-8-1945, PPKI menetapkan Presiden dan Wapres.
Menurut UUD 45, siapa yang berwenang menetapkan Presiden dan Wakil?   MPR (pasal 6 ayat 2)
Dasar hukum PPKI menetapkan Presiden dan Wakil seperti pada Aturan Peralihan!
– pasal  I:  PPKI  mengatur  dan  menyelenggarakan  kepindahan  pemerintahan  kepada  Pemerintah
INDONESIA.
– pasal II: Segala b adan negara dan peraturan yang ada masih berlaku, selama belum diadakan yang
baru menurut UUD ini.
– pasal III: Untuk pertama kali Presiden dan Wapres dipilih oleh PPKI.
– pasal  IV:  Sebelum  MPR,  DPR,  dam  DPA  dib entuk  menurut  UUD  ini,  segala  kekuasaannya
dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite nasional.
0813-2074-9020
17

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
5. Kapan UUD 45 secara resmi untuk pertama kali disiarkan? Apa nama media yang menyiarkannya?
Naskahnya dimuat dan disiarkan dalam BERITA REPUBLIK INDONESIA tanggal 15 Feb ruari 1946.
6. 3 bagian UUD 45!
– Pembukaan
– Batang  Tubuh  yang  terdiri  dari  16   Bab  berisi  37  pasal,  Aturan  Peralihan  (4  pasal),  dan  Aturan
Tambahan (2 ayat).
– Penjelasan
7. Sifat UUD 45  yang singkat?
UUD  45  bersifat  singkat,  hanya  memuat  37  pasal.  (Konstitusi  RIS  197  pasal,  dan  UUDS-NKRI  1950
memuat 146 p asal). UUD 45 hanya memuat aturan-aturan  pokok saja. Dengan demikian  maka ia  akan
merupakan aturan yang:
– luwes/flexible dan kenyal
– tid ak mudah ketinggalan jaman
– mudah menyesuaikan dengan setiap keadaan
8. a.  Apa yang ditetapkan dalam Aturan Peralihan?
– pasal  I:  PPKI  mengatur  dan  menyelenggarakan  kepindahan  pemerintahan  kepada  Pemerintah
INDONESIA.
– pasal II: Segala b adan negara dan peraturan yang ada masih berlaku, selama belum diadakan yang
baru menurut UUD ini.
– pasal III: Untuk pertama kali Presiden dan Wapres dipilih oleh PPKI.
– pasal  IV:  Sebelum  MPR,  DPR,  dam  DPA  dib entuk  menurut  UUD  ini,  segala  kekuasaannya
dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite nasional.
b.  Apa gunan ya? Berikan co ntoh!
Gunanya  buat  mengatur  segala  bentuk  perpindahan kekuasaan  antara  pemerintahan  transisi  ke  dalam
pemerintahan yang akan ditetapkan kemudian berdasarkan UUD 45. Ex: pemilihan Presiden.
9. a.  Apa yang diatur dalam Aturan Tambahan?
– ayat 1: Dalam enam bulan sesudah akhirnya peperangan Asia Timur Raya, Presiden INDONESIA
mengatur dan menyelenggarakan segala hal yang ditetap kan dalam UUD ini.
– ayat  2:  Dalam  enam  bulan  sesudah  Majelis  Permusyawaratan  Rakyat  dibentu k,  Majelis  itu
bersidang untuk menetapkan Undang-Undang Dasar.
b.  Apakah ketentuannya dapat d ilaksanakan? Kagak tahu, bisa kali.
10. Apa yang diatur oleh Penjelasan UUD 45?
Penjelasan mengenai UUD 45 secara umum dan pasal per pasal.
11. 2 macam Hukum Dasar?   Hukum Tertulis (UUD 45) dan Hukum Tidak Tertulis (Konvensi).
12. Kedudukan UUD sebagai hukum?
– mengikat  pemerintah,  setiap  lembaga  negara  dan  lembaga  masyarakat,  setiap  warga  negara,  setiap
penduduk y/ ad a d i wilayah INDONESIA
– berisi norma, aturan/ketentuan y/ harus dilaksanakan dan ditaati
13. Kaitan  antara  UUD  45  sebagai  sumber  huku m  dengan  p erundang-undangan  yang  tin gkatnya  di  bawah
UUD? Sebutkan semua perundang-undangan yang ada di bawah UUD 4 5?
Kaitannya adalah bahwa pelaksanaan PANCASILA dilakukan oleh seluruh perundang-undangan
Bentuk  peraturan  perundangan:  UUD;  TAP  MPR;  UU;  PERPU;  PP;  KEPPRES;  Peraturan  Pelaksanaan
lainnya.
14. Bagan perundang-und angan yang berlaku di Indonesia?
15. a.  Apa makna  pernyataan  ‘suasana  kebatIndonesian  UUD  45  serta cita-cita hukum  UUD  45  bersumber
pada Pancasila’!
arti dan fungsi PANCASILA sebagai Dasar negara dan sebagai sumber dari segala sumber hukum.
b.  Sebutkan 3 buah perundang-undangan yang menjadi pelaksana UUD 45?
0813-2074-9020
18

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Ketetapan MPR, Undang-Undang atau Keputusan Presiden.
16. Di bagian manakah dari UUD 4 5 sila-sila Pancasila tercantum? Apakah disebutkan dengan tegas?
Di bagian Pembukaan UUD 45 Alenia ke 4 dan disebutkan dengan tegas.
17. Pancasila sebagai Dasar Negara sering  disebut pula sbg  DASAR FALSAFAH  NEGARA  atau  IDEOLOGI
NEGARA.
18. Lembaga yang berwenang membuat UUD, Ketetapan MPR, UU, PERPU, PP, KEPPRES, KEPMEN?
– UUD dan TAP MPR ditetapkan oleh MPR.
– UU ditetapkan oleh Presiden dengan persetujuan DPR.
– PERPU ditetapkan oleh Presiden bila dalam keadaan memaksa dan dengan persetujuan DPR.
– PP dan KEPPRES ditetapkan oleh Presiden.
– KEPMEN ditetapkan oleh Menteri.
19. Perbedaan dan persamaan antara UU dan PERPU?
– Persamaan: sama-sama ditetapkan oleh Presiden dengan persetujuan DPR.
– Perbedaan:  UU  untuk  melaksanakan  UUD  atau  TAP  MPR  sedangkan  PERPU  ditetapkan  dalam  hal
ihwal kegentingan yang memaksa dan bisa berub ah menjadi UU bila disetujui DPR
20. Dapatkah PERPU berubah statusnya menjadi UU?   bisa bila disetujui oleh DPR.
21. a.  Kaitan Proklamasi dengan Pembukaan UUD 45?
– Hubungan  Proklamasi  dgn  Pembukaan  sangat  erat  di  mana  Pembukaan   merupakan  uraian  terperinci
dari  Proklamasi  dgn  memberi  penjelasan  mengenai  alasan,  tujuan,  serta  dasar  falsafah  negara  y/
diproklamasikan.
– Pembukaan tdk dpt diubah dgn jalan hukum.
– Pasal 37 tdk berlaku u/ Pembukaan, karena berarti membubarkan negara RI.
b.  Pembukaan dengan Batang Tub uh UUD 45?
– Pokok-pokok  pikiran  y/  terkandung  dlm  Pembukaan  UUD,  yaitu  PANCASILA  menjiwai  pasal-
pasal  Batan g  Tubuh  UUD,  atau  dpt  pula  dikatakan  bahwa  Batang  Tubuh  UUD  merupakan
perwujudan dari PANCASILA.
– Suasana  kebatIndonesian  UUD  45  serta  cita-cita  hukumnya  b ersumber  atau  dijiwai  o/
PANCASILA.
22. a.  Bagaimana teori Prof. Notonagoro mengenai kaidah negara yang fundamental?
Pembukaan  UUD  45  mempunyai  kedudukan  sbg  pokok  kaidah  negara  y/  fundamental
(Staatsfundamentalnorm)  dan mempunyai  kedudukan tetap terlekat  pada  kelangsungan  negara RI
yang  diproklamasikan tgl 17 /8/45, atau dengan  perkataan lain  Pembukaan UUD  45 dengan  jalan
hukum tidak dapat diubah.
b.  MPRS No.  XX/MPRS/1966  ttg  penetapan  PANCASILA  di  dlm  Pembukaan  mempunyai arti  penting
dlm usaha pelestariannya?
– Hubungan  Proklamasi  dgn  Pembukaan  sangat  erat  di  mana  Pembukaan  merupakan  uraian
terperinci  dari  Proklamasi  dgn  memberi  penjelasan  mengenai alasan,  tujuan,  serta  dasar  falsafah
negara y/ diproklamasikan.
– Pembukaan tdk dpt diubah dgn jalan hukum.
– Pasal 37 tdk berlaku u/ Pembukaan, karena berarti membubarkan negara RI.
23. a.  Apa yang dimaksud dengan Pokok Kaidah Negara yang fundamental?
Bahwa Pokok  Kaidah Negara berisi po kok-pokok pikiran  bangsa INDONESIA dalam mendirikan
negara dan tidak b isa diubah dengan jalan hukum.
Sebutkan kaidah negara yang fundamental menurut pengertian ilmiah mengandung beberapa unsur mutlak?
– Dlm hal terjadinya ditentukan o/ pembentuk negara.
– Dlm hal isinya memuat dasar-dasar negara.
24. Tunjukkan bahwa Pembukaan UUD 45 memenuhi syarat sebagai PKNF?
– Menurut sejarah terjadinya, Pembukaan ditentukan o / pembentuk negara yaitu o/ PPKI.
– Isi Pembukaan memuat asas kerohanian negara yaitu PANCASILA.
0813-2074-9020
19

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
25. Tunjukkan bahwa Pembukaan UUD 45 merupakan uraian yang terperinci dari Proklamasi 17?
Tercantum  dalam  Pemb ukaan  UUD  45  Alenia  ke  4 yang menunjukkan tentang bentuk  negara, tujuan
negara, dasar filsafat negara, dan adanya UUD negara.
26. Melihat TAP MPRS No. XX/MPRS? 1966, Dapatkah pasal 37 mengubah Pemb ukaan UUD?
Pasal 37 tdk berlaku u/ Pembukaan, karena berarti membubarkan negara RI.
27. a.  Kaitan antara gagasan Referendum dengan pasal 37 UUD 45?
Pasal  37  menyatakan  b ahwa  MPR  berhak  meng ubah  UUD  tapi  tidak  berlaku  untuk  mengubah
Pembukaan UUD, tetapi bila akan mengub ah harus dengan mengadakan Referendum.
b.  Apakah tekad orde baru?
Untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 45 dengan murni dan konsek wen.
c.  Tunjukkan hubungan antara pasal 37, tekad orde baru dan gagasan Referend um?
Dihubung-hubungi aja ye!
28. a.  Kapan gagasan referend um dilontarkan Presiden Soeharto di muka Sidang Umum MPR?
Saat pengambilan sumpah/janji anggota MPR tgl 1 Oktober 1982
b.  Apa yang dikemukakan beliau?
Menyatakan  bahwa  perlu  ditemukan  jalan  Konstitusional  agar  pasal  37  itu  tidak  mudah  digunakan
untuk mengubah UUD 45 , sehingga d ibutuhkan pendapat rakyat melalui Referendum.
c.  Bagaimana sambutan MPR terhadap gagasan tsb?   tentu aja disambut baik dong.
d.  Ketetapan apa yang kemudian lahir?   TAP MPR No. IV./MPR/1983 tentang Referendum.
29. Dalam SIUM MPR tgl 1-1 1 Maret 1 983 menetapkan TAP MPR No. IV./MPR/1983 tentang Referendum.
Bagaimana isi  TAP No. IV/MPR/1983 ttg Referendum?   Menyatakan  bahwa apabila MPR berkehendak
mengubah UUD 45 terlebih dahulu harus meminta pendapat rakyat melalui Referendu m.
Siapa yang bertugas melaksanakan referendum?   Presiden/Mandataris MPR yang diatur d engan UU.
Apa  arti  referendum?    Referend um  adl  kegiatan  u/  meminta  pendapat  rakyat  scr  langsung  setuju/td k
setuju thd kehendak MPR u/ men gub ah UUD 45.
Apakah referendum mempersulit atau mempermudah MPR mengubah UUD?   mempersulit.
30. Isi UU No. 5 tahun 1985 ttg referend um?
– Referendum adl kegiatan u/ meminta pendapat rakyat scr langsung setuju/tdk setuju thd kehendak MPR
u/ mengubah UUD 45 .
– Referendum dipimpin o/ Presiden dan dilaksanakan scr LUBER.
– Rakyat dinyatakan setuju atas kehendak MPR u/  mengubah UUD bila sekurangnya 90% menggu nakan
haknya dan 90% setuju.
31. Makna Pembukaan UUD 45 bagi perjuangan bangsa?
Makna  Pemb ukaan  UUD  45  pada  hakekatnya  adalah  sumber  motivasi  dan  aspirasi  perjuangan  serta
tekad bangsa INDONESIA  untuk  Merdeka dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur bedasarkan
PANCASILA.
32. Tunjukkan bahwa 4 Alinia Pembukaan mempun yai hubungan yang erat?
Pembukaan UUD 45 merupakan suatu sistem.
33. Jelaskan makna masing-masing Alinia?
Alinea Pertama:
– Bgs INDONESIA berpendirian anti penjajahan.
– Bgs INDONESIA berpendirian bahwa Kemerdekaan adl hak segala bgs.
– Bgs INDONESIA bertekad u/ Merdeka (subjektif).
– Bgs  INDONESIA  bertekad  akan  berjuang  menentang  setiap  bentuk  penjajahan  dan  mend uk ung
Kemerdekaan setiap bgs (objektif).
Alinea Kedua:
– Bgs INDONESIA menghargai atas perjuangan bangsanya.
– Adanya ketajaman dan ketepatan penilaian bahwa: perjuangan pergerakan di INDONESIA telah sampai
pada  tingkat  y/  menetukan; momentum y/  tepat  itu  harus  dimanfaatkan  u/ men yatakan  Kemerdekaan;
0813-2074-9020
20

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Kemerdekaan tsb harus diisi dgn mewujudkan negara INDONESIA y/ Merdeka, bersatu, berdaulat, adil
dan makmur.
Alinea Ketiga:
– Pengukuhan atas Proklamasi Kemerdekaan.
– Memuat motivasi spirituil y/ luhur bahwa pernyataan Kemerdekaan itu diberkati Allah YME.
– Ketakwaan bgs INDONESIA thd Tuhan YME.
Alinea Keempat:
– Tujuan  bgs  INDONESIA  menyatakan  Kemerdekaan  u/:  melindungi  bgs  dan  tanah  air  INDONESIA;
memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bgs; ikut melaksanakan ketertiban d unia.
– Prinsip  negara  y/  dipegang  u/  mencapai  tujuan  itu  ialah  dgn  menyusun  Kemerdekaan  kebangsaan
INDONESIA  dlm  suatu  UUD y/ terbentuk  dlm  suatu  susunan  negara  RI y/  berkedaulatan rakyat  dan
berdasar PANCASILA.
– Menunjukkan ttg bentuk negara; tujuan negara; dasar filsafat negara; UUD negara.
34. Sifat  subjektif  dan  objektif  mengenai  pendirian  bangsa  Indonesia  bahwa  kemerdekaan  ad alah  hak  segala
bangsa?
– Bgs INDONESIA bertekad u/ Merdeka (subjektif).
– Bgs  INDONESIA  bertekad  akan  berjuang  menentang  stp  b entuk  penjajahan  &  mendukung
Kemerdekaan stp bgs (objektif).
35. Jelaskan hubungan antara pendirian anti penjajahan dengan pelaksanaan konferensi Asia-Afrika di Bandung
tahun 1955 dan politik bebas aktif negara RI?
Secara universal,  nilai-nilai  anti  penjajahan dijunjung tinggi oleh  bangsa-bangsa  beradab  di  dunia.  Dalam
hal  ini INDONESIA berkepentingan untuk  memperjuangkan  hak untuk  Merdeka  dengan  mengadakan
Konferensi tsb .
36. a.  Sebutkan pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 4 5?
1: persatuan; 2: keadilan sosial bagi seluruh rakyat INDONESIA; 3: berkedaulatan rakyat; 4: Ketuhanan
YME menurut dasar kemanusiaan y/ adil dan beradab.
b.  Pokok pikiran dalam Pemb ukaan UUD 45!   PANCASILA
37. Mengapa Pembukaan, Batang Tubuh dan Penjelasan UUD 45 tidak dapat dipisahkan?
– Pokok-pokok  pikiran  y/ terkandu ng  dlm  Pemb ukaan  UUD,  yaitu  PANCASILA  menjiwai  pasal-pasal
Batang  Tubuh UUD,  atau  dpt pula dikatakan  bahwa Batan g  Tubuh UUD  merupakan perwujudan  dari
PANCASILA.
– Suasana kebatIndonesian UUD 45 serta cita-cita hukumnya bersumber atau dijiwai o/ PANCASILA.
38. Pembagian pasal-pasal dalam 2 bagian?
– Pasal-pasal  y/  berisi  materi  pengaturan  Sistem  Pemerintahan,  termasuk  pengaturan  ttg  kedud ukan,
tugas, wewenang dan hubungan antara lembaga-lembaga negara.
– Pasal-pasal  y/  berisi  materi  hub ungan  negara  dgn  warga  negara,  termasuk  konsePancasilai  negara
dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, hankam dll.
39. 7 kunci pokok sistem pemerintahan dalam Penjelasan UUD 45?
1. INDONESIA ialah negara  y/ berdasar atas hukum (rechtsstaat), tdk berd asarkan atas  kekuasaan belaka
(machtsstaat).
2. Sistem Konstitusional.
3. Kekuasaan negara y/ tertinggi ditangan MPR (Die gezamte Staatsgewalt liegt allein bei der Majelis).
4. Presiden ialah penyelenggara pemerintah negara y/ tertingg i di bawah Majelis.
5. Presiden tdk bertanggung jawab kep ada DPR.
6. Menteri negara ialah pembantu Presiden. Menteri negara tdk bertanggung jawab kepada DPR.
7. Kekuasaan kepala negara tdk tak terbatas.
40. a.  Apa yang dimaksud dengan negara hukum?
negara hukum adalah  negara yang bekerja dengan berlandaskan ketentuan dasar, berdasarkan UUD, dan
berdasarkan tata tertib hukum yang sesuai d engan pendapat, kehendak, dan kepentingan umum.
b.  Landasan/kepentingan yang harus dipertimbangkan negara hukum?
– Landasan kegunaannya (doelmatigheid)
– Landasan hukumn ya (rechtmatigheid)
0813-2074-9020
21

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
c.  Sebut 4 syarat sebagai negara hukum?
– Ada suatu pola yang menghormati dan melindungi hak-hak kemanusiaan.
– Ada suatu mekanisme kelembagaan negara yang demokratis.
– Ada suatu sistem tertib hukum.
– Ada kekuasaan kehakiman yang b ebas.
41. Apa yang dimaksud dengan sistem Konstitusional?
Pemerintahan  berdasarkan  atas  sistem  Konstitusi  (hkm  dasar), tdk  bersifat  absolutisme  (kekuasaan  y/
tdk terbatas).
42. a.  Tunjukkan 4 buah kunci pokok mengenai kekuasaan Presiden tidak tak terbatas?
– Presiden bertanggung jawab kepada MPR.
– Presiden harus memperhatikan suara DPR.
– DPR adalah juga badan yang memegang pengawasan yang efektif terhadap pemerintah.
– DPR  mempunyai  wewenang  memanggil  MPR  untuk  mengadakan  sidang  Istimewa  bila  DPR
menganggap Presiden melanggar.
b.  Bagaimana wewenang DPR yang berkaitan dengan sistem kekuasaan Presiden tsb ?
Kebijaksanaan atau tindakan Presid en dibatasi oleh adanya pengawasan yang efektif dari DPR.
43. a.  Tunjukkan bahwa Menteri pu n mempunyai pengaruh besar terhadap Presiden?
Menteri ad alah juga pemimpin negara yang membantu Presiden agar dalam penyelenggaraan kekuasaan
pemerintah itu tetap dipegang teguh sistem pemerintahan sesuai dengan UUD.
b.  Tunjukkan bahwa sistem ini d imaksud demi tercapainya daya guna dan hasil guna kerja pemerintah?
Dalam  Penjelasan  UUD:  untuk  menetapkan  politik  pemerintah  dan  koordInd onesiasi  dalam
pemerintahan negara para  Menteri bekerja satu sama lain seerat-eratnya di bawah pimpIndonesian
Presiden.
44. DPR ad alah juga badan yang memegang pengawasan efektif thd pemerintah. Tunjukkan bahwa pengawasan
yang efektif itu merupakan sarana preventive untuk mencegah sistem Konstitusional menjadi absolutisme?
DPR  yang  ang gotanya  juga  anggota  MPR,  mempunyai  wewenang  memanggil  MPR  mengadakan  sidang
Istimewa  untuk  meminta  pertanggungjawaban  Presiden  bila  DPR  menganggap  Presiden  sungguh-
sungguh melanggar haluan negara yang ditetapkan UUD atau MPR.
45. Terangkan bagaimana tind akan DPR bila melihat Presiden melanggar?
DPR  menyampaikan  memorandum  pertama  (3  bulan);  memo  kedua  (1  bulan);  memo  ketiga;  baru
sidang Istimewa.
46. Mengapa Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi harus bekerja sama?
Karena dalam hal pembuatan Undan g-Undang dan penetapan APBN, Presiden harus mendapat persetujuan
DPR.
47. Perbedaan antara bentuk Kabinet Presidential dengan Kabinet Parlementer?
Presidential: Menteri b ertanggung jawab kepada Presiden.
48. a.  Apa yang dimaksud  dengan  mekanisme  kepemimpIndo nesian  lima tah un?    masa jabatan  selama 5
tahun.
b.  Sebut apa  yang  dilakukan  ORBA  dalam  rangka  pelaksanaan mekanisme lima tahun?   mengadakan
PEMILU.
49. Bagan mengenai kedudukan lembaga-lembaga negara?
50. a.  Jelaskan  bahwa  satu  lembaga  negara  dapat  memegang  leb ih  dari  satu  fu ngsi  dan  suatu  fungsi  dapat
dipegang oleh lebih dari satu lembaga negara?
Satu lembaga  negara dpt memegang lebih dari satu  fungsi. Dan suatu fungsi dpt d ipegang o/ lebih dari
satu lembaga negara. Hal ini menggambarkan sistem pembagian kekuasaan (distribution of power).
b.  Bandingkan dengan ajaran Trias Politika dari Montesquie?
Ajaran Trias Po litica  dari Montesquie y/ menghendaki agar setiap fungsi (legislatif, eksekutif, dan
yudikatif)  masing-masing  hanya  dipegang  o/  satu  lembaga  saja  (sistem  pemisahan  kekuasaan  /
separation of po wer).
0813-2074-9020
22

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
c. Mana yang bersifat Integralistik?  ya jelas distribution of power of love.
51. Jelaskan mekanisme kerja antara pemerintah, DPR, BPK dalam hal:
a. Proses penyusunan dan penetapan APBN?
Dalam hal pembuatan penetapan APBN, Presiden harus mendapat persetujuan DPR.
b. Pemeriksaan p enggunaan APBN oleh BPK?
BPK  memeriksa  semua  p elaksanaan  APBN.  Hasil  pemeriksaannya  diberitahukan  kepada  DPR  guna
dipakai sbg bahan penilaian atau pengawasan dan pembahasan Rancangan APBN tahun berikutnya.
c. Pelaporan hasil pemeriksaan BPK?
Apabila suatu pemeriksaan mengu ngkap hal yang  menimbulkan sangkaan tindak pidana atau yang
merugikan keuangan negara, maka BPK memberitah ukan p ersoalan tsb pada pemerintah.
52. a.  Sebutkan komposisi 3 kompo nen keanggotaan MPR menurut UUD 45?
Anggota-anggota DPR, ditambah dgn utusan-utusan d aerah dan golongan-golongan (pasal 2 ayat 1).
b.  Apakah syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota MPR?
– Warga negara RI y/ telah berusia 21 tahun serta takwa kepada Tuhan YME.
– Dpt  berbahasa  INDONESIA  d an  cakap  menulis  serta  membaca  huruf  latin  serta  berpendidikan
SLP.
– Bukan bekas anggota PKI.
53. a.  Sebut 3 tu gas MPR yang sangat menentukan jalannya negara dan bangsa!
Menetapkan UUD, GBHN dan memilih dan mengangkat Presiden dan Wapres.
b.  Sebut pula wewenang MPR!
– Meminta pertanggungjawaban dari Presiden/Mandataris mengenai pelaksanaan GBHN dan menilai
pertanggungjawaban tsb.
– Mecabut  mandat  dan  memb erhentikan  Presiden  dlm  masa  jabatannya  bila  melang gar  haluan
negara/UUD.
– Mengubah UUD.
– Menetapkan pimpIndonesian MPR y/ dip ilih dari dan o/ anggota.
54. a.  Siapakah yang memandu pengucapan sumpah/janji keanggotaan MPR?   Ketua MA.
b.   Sebut pula beberapa wewenang MPR?   Idem ama yang di atas.
55. a. Apakah gu nanya dibentuk fraksi-fraksi?
Untuk  menin gkatkan  effisiensi  dan  efektivitas  kerja  MPR  dan  anggotannya  dalam  melaksanakan
tugasnya sebagai wakil rakyat.
b. Sebut  fraksi-fraksi  yang  ada  di  MPR?    F-ABRI,  F-Karya  Pembangunan,  F-Partai  Demokrasi
INDONESIA, F-Persatuan Pembangunan, F-Utusan Daerah.
c. Sebut  pula  fraksi  yang  ada  di  DPR?    F-ABRI,  F-Karya  Pembangunan,  F-Partai  Demokrasi
INDONESIA, F-Persatuan Pembangunan.
56. Sebelum pimpIndonesian MPR tetap terpilih, siapa yang bertugas memimpin MPR?   Anggota tertua dan
termuda.
57. Sehubungan  dengan  keluarnya TAP  MPR No. III/MPR/1983  dan TAP MPR No. IV/MPR/1983,  ketentuan
seperti terdapat dalam UU No. 5/1975 berubah.
Bagaimana bunyi TAP MPR No. III/MPR/1983 mengenai hal ini?
Jumlah  anggota  MPR,  DPR,  dan  DPRD  disesuaikan  dgn  jumlah  penduduk  dan  perkembangan
keadaan daerah.
Bagaimana bunyi TAP MPR No. IV/MPR/1983?
Dengan  ditetapkannya  Ketetapan  ttg  Referend um,  maka  ketentuan  UU  mengenai  pengangkatan
sepertiga anggota Majelis, ditinjau kembali.
58. a.  Siapa ketua dan para Wakil ketua MPR?
Harmoko;  Syarwan  Hamid,  Ismail  Hasan  Metareum,  Fatimah  Achmad,  Abdul  Gafur,  Poedjono
Pranyoto.
b.  Siapa Ketua dan para Wakil ketua DPR?
Harmoko;  Syarwan  Hamid,  Ismail  Hasan  Metareum,  Fatimah  Achmad,  Abdul  Gafur,  Poedjono
Pranyoto.
0813-2074-9020
23

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Sebut dari fraksi mana mereka?
GOLKAR, ABRI, P3, PDI, GOLKAR, FUD
Mengapa Wakil ketua MPR diang kat menjadi ketua BP-MPR?
59. a.  Bagaimana kedudukan Presiden menurut pasal 4 ayat 1 UUD 45?
Presiden RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. Hal ini berarti bahwa Presiden adl
Kepala kekuasaan eksekutif dlm negara & harus menjalankan kekuasaan pemerintahan harus selalu
berdasarkan UUD.
b.  Bagaimana kedudukan Wapres?
Pasal  2  ayat  2 menyatakan bahwa  ‘dalam melakukan  kewajibannya  Presiden dibantu  oleh  satu o rang
Wapres’.
60. a.  Siapakah yang mengganti Presiden bila ia berhalangan tetap?
Pasal 8 disebutkan bahwa ia digantikan oleh Wapres hingga masa jabatannya habis.
b.  Bagaimana halnya apabila Wapres berhalangan tetap?
TAP MPR No . VI/MPR/1973, maka  Presiden dan/ atau DPR meminta MPR memilih  Wapres baru via
SI.
c.  Bagaimana halnya bila keduanya berhalangan tetap?
TAP  MPR  No.  VII/MPR/1973, maka  MPR  dlm SI  memilih  y/  baru,  sementara  u/  MENLU  dan
MENDAGRI.
61. a.  Sebut beberapa wewenang Presiden dalam bidang legislatif?
Membentuk UU dengan persetujuan DPR.
b.  Sebut wewenang Presiden dalam bidang yudikatif?
Menetapkan PERPU dlm keadaan genting, menetapkan PP untuk melaksanakan UU.
c.  Jelaskan kekuasaan Presiden dalam bidang pertahanan?
Presiden  memegang  kekuasaan  tertinggi  atas  AD,  AL,  AU;  berhak  menyatakan   perang,  membuat
perjanjian dengan negara lain dengan persetujuan DPR.
d.  Jelaskan kekuasaan Presiden dalam bidang diplomatik?
Berhak mengangkat duta dan konsul, serta menerima duta negara lain.
62. Berikan gambaran lahirnya suatu UU apabila:
Inisiatif datang dari pemerintah!
Presiden  berhak menetapkan PERPU dalam keadaan genting, dan  bila disetujui DPR berubah jadi
UU.
Inisiatif datang dari DPR!
DPR bersama dengan pemerintah memb uat UU.
63. a.  Apa yang dimaksud dengan Noodverrordeningsrecht?
Kekuasaan perundang -undangan dalam keadaan darurat.
b.  Dalam hal apakah Noodverrordeningsrecht itu terjadi?
Dalam hal ihwal kegentingan.
64. Berikan beberapa persyaratan untuk d ipilih menjadi Presiden dan Wapres?
– Pasal 6 ayat 1 menetap kan bahwa Presiden ialah orang INDONESIA asli.
– TAP MPR  No.  II?MPR/1973 menetapkan bahwa calon: berusia 40  tahun; takwa kepada  Tuhan YME;
setia kepada PANCASILA dan UUD 45; jujur dsb.
– Pemilihan Presiden dan Wapres dilaksanakan scr terpisah.
65. Berikan gambaran mengenai proses pemilihan Presiden dan Wapres?
– Calon Presid en  diusulkan oleh fraksi  secara tertulis,  disampaikan  pada p impIndonesian  MPR  dengan
melalui pimpIndonesian fraksi yang mencalonkan dengan persetujuan calon yang bersangk utan.
– PimpIndonesian  MPR  mengumumkan  nama  calon  Presiden  y/  telah  memenuhi  persyaratan  kepada
Rapat Paripurna MPR
– Calon yang diajukan lebih dari satu, dilakukan pemungutan suara.
– Calon tunggal, lan gsung disahkan dlm Rapat Paripurna.
– Setelah terpilih, dilakukan pengambilan sumpah.
– Pemilihan calon Wapres dilaksanakan segera setelah pengambilan sumpah Presiden.
– Calon Wapres diusulkan oleh frak si pada pimpIndonesian MPR.
0813-2074-9020
24

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
66. a.  Apakah kewajiban DPA?
Berkewajiban  memberi  jawab  atas  pertanyaan  Presiden  dan  berhak  mengajukan  usul  kep ada
Pemerintah.  DPA  adl  sebuah  Council  of  State  yang  berwajib  memberi  pertimbangan  kepada
Pemerintah.
b.  Siapa yang mengambil sumpah/janji keanggotaan DPA?
Ketua MA.
Siapa yang mengangkat Ketua dan Wakil ketua DPA?
Presiden atas usul DPA.
Siapa yang menjadi Ketua DPA sekarang?
So edomo.
67. a.  Sebutkan beberapa tugas DPR!
– Bersama dgn Presiden membentuk UU dan APBN.
– Membahas  u/  meratifikasi  dan/atau  memberikan  persetujuan  atas  pernyataan  perang,  pembuatan
perdamaian dan perjanjian dgn negara lain y/ dilakukan o/ Presiden
– Membahas hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan y/ diberitahukan o/ BPK
– Berhak mengajukan RUU (hak inisiatif)
– Berhak  mengajukan  pertanyaan  kepada  pemerintah  mengenai  kebijaksanaan  dan  tindakan
pemerintah (hak petisi)
– Berhak meminta keterangan kepada pemerintah (hak interpelasi)
– Berhak mengubah RUU y/ diajukan Presiden (hak amandemen)
– Berhak mengadakan penyelidikan (hak angket)
b.  Berapa jumlah anggota DPR?
500 orang
c.  Bagaimana komposisinya?
400 orang hasil PEMILU dan 100 orang melalui pengangkatan dari GOLKAR ABRI.
68. Apa yang dimaksud dengan:
a. Hak amandemen: Berhak mengubah RUU y/ diajukan Presiden
b. Hak inisiatif: Berhak men gajukan RUU
c. Hak  budget:  Membahas  hasil  pemeriksaan  atas  pertanggungjawaban  keuangan  (APBN)  y/
diberitahu kan o/ BPK.
d. Hak  ratifikasi:  Membahas  u/  meratifikasi  dan/atau  memberikan  persetujuan  atas  pernyataan  perang,
pembuatan perdamaian dan perjanjian dgn negara lain y/ dilakukan o/ Presiden
69. a.  Berapa kali DPR bersidang sedikitnya dalam satu tahun?
Bersidang sedikitnya sekali dlm setahun
b.  Apa yang biasa dilakukan Presiden pada setiap tgl 16 Agustus yang berhubungan dgn sidang DPR itu?
Pidato Kenegaraan menyambut peringatan Kemerdekaan 17 Agustus, biasa disebut Konvensi.
70. a.  Apa tugas BPK?
– BPK  memeriksa  semua  pelaksanaan  APBN.  Hasil  pemeriksaannya  diberitah ukan  kepada  DPR
guna  dipakai  sbg  bahan  penilaian  atau  pengawasan  dan  pembahasan  Rancangan  APBN  tahun
berikutnya.
– Apabila suatu pemeriksaan mengu ngkap hal yang  menimbulkan sangkaan tindak pidana atau yang
merugikan keuangan negara, maka BPK memberitah ukan p ersoalan tsb pada pemerintah.
71. a.  Kepada Siapakah hasil pekerjaan BPK dilaporkan?
Hasil p emeriksaannya diberitahukan kepada DPR.
b.  Mengapa kepada Lembaga tsb?
Guna  dipakai  sbg  bahan  penilaian  atau  pen gawasan  dan  pembahasan  Rancangan  APBN  tah un
berikutnya.
72. a.  Undang-Undang apakah yang mengatur tentang BPK?   UU No. 5 tahun 1973.
b.  Siapakah yang mencalonkan anggota BPK?   DPR.
c.  Siapa yang mengangkatn ya?   Presiden atas usul DPR.
d.  Siapa yang mengambil sumpah/janji anggota BPK?   oleh MA dihadapan Presiden.
0813-2074-9020
25

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
73. a.  Apakah tugas MA?
– MA adl pemegang kekuasaan kehakiman y/ Merdeka, terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah
– Berd asarkan UU No. 13  tahun 1965  susunan MA: Ketua; Wakil ketua dan beb erapa  ketua  muda;
hakim-hakim agung/anggota MA; panitera dan panitera pengganti.
– Ketua, Wakil ketua dan para anggota MA diangkat o/ Presiden atas usul DPR.
– Sebelum memangku jabatannya, harus diambil sump ah/janjinya dihadapan Presiden.
– MA melakukan pengawasan tertinggi thd semua lingkungan pengadilan di seluruh INDONESIA.
– MA dp t memberikan pertimbangan hukum kepada lembaga Tinggi negara.
– MA memb
eri nasehat hukum kepada Presiden/Kepala Negara u/ pemberian/penolakan grasi.
– MA memp unyai wewenang menguji scr materiil thd peraturan perundangan di bawah UU.
– MA memutus ttg permohonan kasasi thd putusan  atau  penetapan d lm tingkatan  peradilan terakhir
dari pengadilan di semua lingkungan peradilan.
b.  Lembaga apa yang mencalonkan anggota MA?   DPR.
c.  Siapa yang mengangkatn ya?   Presiden atas usul DPR.
Kepada siapa Ketua dan Wakil ketua MA bersumpah/berjanji?   Presid en
Siapa nama Ketua MA sekarang?   Sarwata.
74. Bagaimana bunyi pasal 26 ayat 1 UUD 45 dan Penjelasannya mengenai warga negara?
‘Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang
disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.’ Misalnya peranakan Belanda, Tionghoa,, Arab
yang  bertempat  tinggal  di  Indonesia,  mengakui  Indonesia  sebagai  tanah  airnya  dan  bersikap  setia
kepada negara RI, yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
75. Tunjukkan  bahwa  setiap  warga  negara  mempunyai  kedudukan  yang  sama  dihadapan  hukum  dan
pemerintahan?
Sebagai konsekuensi prinsip kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan.
76. Tunjukkan pasal-pasal dalam UUD 45 yang mencerminkan bahwa:
a. negara INDONESIA bersifat demokratis!   pasal 28.
b. Tiap-tiap WN berhak atas pekerjaan yang layak.   pasal 27 ayat 2.
c. Negara menjamin kemerdekaan untuk memeluk agama.   pasal 29 ayat 1.
77. Prinsip  pemeliharaan  fakir  miskin  dan  anak  terlantar  oleh  negara  dalam  pasal  34   UUD  45  dan  prinsip
Demokrasi ekonomi pasal 33, berkaitan erat satu sama lainnya, bahkan kedua p asal itu tercantum dalam satu
bab yaitu bab kesejahteraan sosial. Jelaskan!
Pasal  33  ini  merupakan  pasal  yang  penting  dan  esensiil,  karena  pasal  ini  menyangkut  pelaksanaan  dari
Demokrasi ekonomi  dan  keadilan  sosial.  Semangat  mewujudkan  keadilan sosial terpancar pula  dalam
pasal berikutnya yaitu pasal 34 yang mengatur b ahwa anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
78. Penjelasan  atas  bab  II  angka  1  P  –  4  (TAP  No.  II/MPR/1978)  mengemukakan  bahwa  agama  dan
kepercayaan thd Tuhan YME itu berdasarkan keyakIndonesian, hingga tidak dapat dipaksakan, dan memang
agama  dan  kepercayaan  thd   Tuhan  YME  itu  sendiri  tidak  memaksa  setiap  manusia  untuk  memeluk  dan
menganutnya.
Bagaimana pendapat anda mengenai hal ini? Jelaskan!
Kebebasan  agama  adalah  merupakan  salah  satu  hak  yang  paling  asasi  di  antara  hak-hak  asasi
manusia,  karena  kebeb asan  beragama  itu  langsung  bersumber  kepad a  martabat  manusia  sebagai
mahluk ciptaan  Tuhan. Hak  kebebasan  beragama bukan pemberian  negara atau bukan pemberian
golongan.  Agama  dan  kepercayaan  thd  Tuhan  YME  berdasarkan  keyakIndonesian  hingga  tidak
dapat dipaksakan.
Bagaimana bila hal itu ditinjau dari sudut UUD 45?
Diatur dalam pasal 29 ayat 1 dan 2.
Bagaimana bila dilihat dari segi P – 4?
Sangat manusiawi dan sangat beradab.
79. Berikan gambaran bah wa tiap-tiap WN berhak mendapat pengajaran?
Tercermin  dalam Pembukaan  UUD  45  yang  menyatakan  bah wa  Pemerintah  Negara  Indonesia  antara lain
berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa.
0813-2074-9020
26

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
80. Berikan gambaran mengenai:
a. Pengertian kebudayaan pada umumnya?
Kebudayaan adalah hasil daya cipta, kreasi manusia dalam usahanya mempertahankan hidup.
b. Pengertian kebudayaan nasio nal seperti tertuang dalam Penjelasan UUD 45?
Kebudayaan  yang  timbul  sebagai  buah  usaha  budinya  rakyat  INDONESIA  seluruhnya.  Kebudayaan
lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah di INDONESIA,
terhitung  sebagai  keb udayaan  bangsa.  Usaha  kebudayaan  harus  menuju  ke  arah  kemajuan  adab,
budaya dan persatuan, dengan tidak  menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat
memperkembangkan  atau  memperkaya  keb udayaan  bangsa  sendiri,  serta  mempertingg i  derajat
kemanusiaan bangsa INDONESIA.
c. Kedudukan bahasa-bahasa daerah?
Salah satu unsur budaya yang penting yang dikemukakan pula dalam Penjelasan UUD ialah bahwa
bahasa-bahasa daerah akan tetap dihormati dan dipelihara oleh negara.
81. a.  Apa yang dimaksud dengan Demokrasi Ekonomi seperti dimak sud pasal 33?
Produksi  dikerjakan  oleh  semua  untuk  semua  di  bawah  pimpIndonesian  atau  penilikan  anggota-
anggota  masyarakat.  Kemakmuran  masyarakat  yang  diutamakan  bukan  kemakmuran  orang-
seorang.

b.  Sebutkan sekurangnya 4 buah ciri positif Demokrasi ekonomi!
Perekonomian disusun seb agai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
Caban g-cabang  produksi  yang  penting  bagi  negara  dan  yang  menguasai  hajat  hid up  orang  banyak
dikuasai oleh negara.
Bumi,  air  dan  kekayaan  alam  yang  terkandung  di  dalamnya  dikuasai  oleh  negara  dan  dipergunakan
untuk sebesar-besarnya kemakmuran rak yat.
Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Su mber-sumber  kekayaan  dan  keuangan  negara  digunakan  dengan  permufakatan  lembaga-lembaga
Perwakilan Rakyat, serta pengawasan thd kebijaksanaannya ada pada lembaga-lembaga Perwakilan
Rakyat pula.
Warga negara  memiliki  kebeb asan  dalam  memilih  pekerjaan  yang  dikehendaki  serta  mempunyai  hak
akan penghidupan yang layak.
Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tdk boleh bertentangan dgn kepentingan masyarakat.
Potensi,  inisiatif  dan  daya  kreasi  setiap  WN  diperkembangkan  sepenuhnya  dlm  batas  yang  tidak
merugikan kepentingan umum.
Perekonomian  daerah  dikembangkan  secara  serasi  dan  seimbang  antardaerah  dalam  satu  kesatuan
perekonomian  nasio nal  dengan  mend ayagu nakan  potensi  dan  peran  serta  daerah  secara  optimal
dalam rangka p erwujudan WANUS dan HANNAS.
c.  Sebut 3 buah ciri negatif Demokrasi eko no mi!
– Sistem
free  fight  liberalism
yang  menumbuh kan  eksplo itasi  terhadap  manusia  dan  bangsa  lain
yang  dalam  sejarahnya  di  INDONESIA  telah  menimbulkan  dan  mempertahankan  kelemahan
struktural posisi INDONESIA dalam ekonomi dunia.
– Sistem
etatisme
dalam mana negara beserta Aparatur eko nomi negara yang bersifat domIndonesian
serta mend esak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
– Pemusatan kekuatan eko pd satu kelompok dlm btk
monopoli & monoPancasilaoni
y/ merugikan
masyarakat.
82. Penjelasan  UUD  45  pasal  18  menyatakan  bahwa  negara  INDONESIA  adalah  suatu  eenheid sstaat.  Di
daerah-daerah yan g bersifat otonom akan diadakan p erwakilan daerah.
Apa  yang  dimaksud  dengan  eenheidsstaat?  INDONESIA  tak  akan  memp unyai  daerah  di  dalam
lin gku ngannya yang bersifat staat juga.
Apa yang dimaksud dengan daerah otonom?   bersifat administrasi b elaka.
Jelaskan mengenai sistem desentralisasi!   sistem pembagian kekuasaan.
SOAL 2
1. Berikan gambaran peristiwa-peristiwa sebelum UUD 45 ditetapkan!
0813-2074-9020
27

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
16 Juli 1945 telah mempunyai rancangan Pembukaan UUD yaitu Piagam Jakarta y/ disahkan tgl 22
Juni 1945 o/ BPUPKI.
6 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan sekutu di Hiroshima.
7  Agustus,  Panglima  Tentara  Jep ang  wilayah  Selatan  Marsekal  Terauchi  Hisaichi  menyetujui
dibentuknya PPKI.
9 Agustus  1945,  Soekarno, Hatta  dan  Radjiman  berangkat  ke  Dallat/Saigon memenuhi  panggilan
Terauchi, dan kemb ali ke INDONESIA tgl 14 Agustus 1945.
15  Agustus  1945,  golongan  pemuda  dipimpin  o/  Chairul  Saleh  mengadakan  rapat  di  lembaga
Bakteriologi di Pegangsaan Timur dan memutuskan bah wa Proklamasi harus segera dilaksanakan.
Wikana dan Darwis diutus u/ menyampaikan hal itu pada Soekarno. Tetapi karena menolak, maka
So ekarno dibawa ke Rengasdengklok.
16 Agustus 1945, keluar Instruksi Terauchi agar menjaga status quo.
Terjadi rapat-rap at lainnya sambil merancang Pro klamasi
18  Agustus  1945,  PPKI  memutuskan:  1.  Mensahkan  UUD  negara;  2 .  Memilih  dan  menetapkan
Presiden dan Wapres; 3. Presiden u/ sementara akan dibantu o/ Komite Nasional.
2. a.  Tunjukkan 2 kurun waktu berlakunya UUD 45?
Tgl 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949.
Dalam kurun waktu 1945-1949, UUD 45 tdk dp t dilaksananakan dgn baik karena b gs INDONESIA
sedang disibuki dgn perjuangan mempertahankan kemerdek aan, d an diberlakukan Aturan Peralihan
pasal IV (karena MPR belum dpt dibentuk), sehingga keluar Maklumat Wakil Presiden No. X atas
usulan  tgl  16  Oktober  1945  y/  memutuskan  bahwa  KNIP  seb elum  terbentuknya  MPR  dan  DPR
diserahi  kekuasaan  legislatif.  Dan  tgl  3  November  1945,  keluar  Maklumat  Pemerintah  y/
menyetujui  timbulnya  parpo l.  Tgl  11  November  1945  BP-KNIP  mengusulkan  mengenai
pertanggungjawaban  Menteri  kepada  DPR  (KNIP),  dgn  demikian  tgl  14  November  1945
terbentuklah Kabinet Parlementer pertama dan diangkat sbg Perdana Menteri ialah Sutan  Sjahrir,
karena  dinilai  sbg  orang  y/ tepat  u/  menghadapi  diplomasi  dgn  Barat.  Peristiwa  ini  dikenal d gn
sebutan penyimpangan Ko nstitusional y/ prisipiil.
Tgl 5 Juli 1959 – sekarang.
– Periode Orde Lama (1959-19 66)
Berlakunya  Manipol  y/  intinya  adl  USDEK  (UUD  45,  Sosialisme  INDONESIA, Demokrasi
Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, d an Kepribadian INDONESIA).
Lembaga negara bersifat sementara.
Presiden  mengangkat  Ketua  dan  Wakil  Ketua  MPR/DPR  dan  MA  serta  Wakil  Ketua  DPA
menjadi Menteri Negara.
Hak budget tdk berjalan.
MPRS menetapkan Soekarno sbg Presiden seumur hidup.
Pemberontakan G 30 S/PKI
Hakekat 1 Oktober: hari peringatan keunggulan dari kekuatan PANCASILA; hari peningkatan
kebulatan tekad  perjuangan d lm  mengamankan d an  mengamalkan  PANCASILA;  hari  u/
lebih  meresapkan  dan  mempertebal  keyakIndonesian  akan  keb esaran,  keunggulan  dan
Kesaktian  PANCASILA;  peningkatan  kewasp adaan  nasional  agar  tdk  terulang  kembali
terjadinya tragedi nasional.
TRITURA: 1. Bubarkan PKI; 2. Bersihkan Kabinet d ari unsur PKI; 3. Turunkan harga.
11 Maret 1966, keluar SUPERSEMAR y/ berupa  perintah  kepada LetJen Soeharto atas nama
Presiden  mengambil  segala  tindakan  y/  dianggap  perlu  u/ menjamin  kestabilan jalannya
pemerintahan dan jalannya revolusi.
– Periode Orde Baru (1966-sekarang)
12 Maret 1966, LetJen So eharto membubarkan PKI.
22 Juni 1966 Jenderal A.H. Nasution dilantik sbg Ketua MPRS.
Maret 1967 dlm sidang Istimewa memutuskan menarik mandat MPRS dari Presiden Soekarno
dan mengangkat Jenderal So eharto sbg Pejabat Presiden.
Maret 1968 mengangkat Soeharto sbg Presiden sampai Pemilu.
Mekanisme Pemilu  selama lima tahunan mulai dari tahu n  1971, 1977,  1982,  1987,  1992 dan
1997.
Mekanisme PELITA 1/4/1969-31/3/1 974; 74-79; 7 9-84; 84-89; 89-94; 94-99.
b.  Di antara kedua kurun waktu itu UUD apakah yang berlaku di negara INDONESIA?
UUD 45, UUD RIS, UUDS, UUD 45
0813-2074-9020
28

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
3. a.  Jelaskan mengapa INDONESIA pada tahun 1949 berbentuk RIS?
Sebagai konsekuensi hasil perundingan Konferensi Meja Bundar.
b.  Bagaimana nasib UUD 45 di antara Desember 1949 dan Agustus 1950?
Dipakai  Konstitusi  RIS  dan  UUD  45  hanya  berlaku  di  negra  bagian  RI  yang  wilayahnya  meliputi
sebagian pulau Jawa dan Sumatra d engan ib ukota Yo gyakarta.
4. a.  Mengapa pada tgl 17/8/50 RIS dibubarkan?
Karena usaha rakyat yang dilancarkan di mana-mana u ntuk kembali ke bentuk negara kesatuan RI
b.  Terangkan mengenai UUDS-NKRI 1950?
UUDS  195 0  menganut  sistem  parlementer,  berpijak  pada  landasan  pemikiran  demokrasi  liberal
yang mengutamakan kebebasan individu.
c. Konstituante y/ dibentuk berdasarkan UUDS-NKRI 1950 tdk berhasil memb uat UUD. Mengapa?
Karena dalam sidang terlalu berkembang sifat leberalisme dan individualisme.
5. a.  Bagaimana proses lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959?
Terjadi kemacetan dalam sidang konstituante
Presiden  Soekarno  pid ato  berjudul  ‘Res  Publica,  Sekali  lagi  Res  Publica’  yang  isi  pokoknya  agar
konstituante kembali ke UUD 45.
Amanat Soekarno diperdeb atkan dan tidak tercapai 2/3 suara.
b.  Apa isi Dekrit tsb?
Konstituante d ibubarkan
UUD 1945 berlaku lagi dan tidak berlakunya lagi UUDS-1950
Akan dibentuk MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
6. a.  Dalam kurun waktu 1945-1949 UUD 45 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Mengapa?
Terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap UUD 45.
b.  Selama MPR, DPR, DPA belum dibentuk, siapa yang menjalankan kekuasaan waktu itu?
Dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional (AP Pancasilal II)
c.  Apakah hal itu dapat dipertanggungjawabkan dilihat dari segi hukum?   dapat dong.
7. Sebut  berturut-turut  hukum  dasar  tertulis  y/  pernah  berlaku  di  INDONESIA  lengkap  dengan  tgl  dan
tahunnya!
UUD 1945 tanggal 18  Agustus 1945 – 27 Desember 1949.
Konstituante RIS, tanggal 27 Desember 1 949 – 17 Agustus 1950.
UUDS 1950, tanggal 1 7 Agustus 1950 – 5 Juli 1959.
UUD 1945, tanggal 5 Juli 19 59 – sekarang.
8. Bulan November 1945 ada satu p enyimpangan Konstitusional yang prinsipiil thd UUD 45.
Apakah yang dimaksud dengan penyimpangan itu?
Tgl 1 4  November  1945 terbentuklah  Kabinet  Parlementer  pertama d an d iangkat  sbg  Perdana  Menteri
ialah Sutan Sjahrir
Mengapa terjadi penyimpangan?
Dalam  kurun  waktu  1945-1949,  UUD  45  tdk  dpt  dilaksananakan  dgn b aik  karena  bgs  INDONESIA
sedang disibuki dgn perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dan diberlakukan Aturan Peralihan
pasal IV (karena MPR belum dpt dibentuk), sehingga keluar Maklumat Wakil Presiden No. X atas
usulan  tgl  16  Oktober  1945  y/  memutuskan  bahwa  KNIP  seb elum  terbentuknya  MPR  dan  DPR
diserahi  kekuasaan  legislatif.  Dan  tgl  3  November  1945,  keluar  Maklumat  Pemerintah  y/
menyetujui  timbulnya  parpo l.  Tgl  11  November  1945  BP-KNIP  mengusulkan  mengenai
pertanggungjawaban  Menteri  kepada  DPR  (KNIP),  dgn  demikian  tgl  14  November  1945
terbentuklah Kabinet Parlementer pertama dan diangkat sbg Perdana Menteri ialah Sutan  Sjahrir,
karena  dinilai  sbg  orang  y/ tepat  u/  menghadapi  diplomasi  dgn  Barat.  Peristiwa  ini  dikenal  d gn
sebutan penyimpangan Ko nstitusional y/ prisipiil.
9. a.  Apa yang diusulkan KNIP pada tgl 16 Oktober 1945?   kepada Presiden agar KNIP diberi kekuasaan
legislatif.
b.  Apa isi Maklumat Wapres No. X  tahun 1945?
Memutuskan  bahwa  KNIP  sebelum  terb entuknya  MPR  dan  DPR  diserahi  kekuasaan  legislatif  dan
menyetujui  bahwa  pekerjaan  sehari-hari,  berhubung  dengan  gentingnya  keadaan  dijalankan  oleh
BP-KNIP.
0813-2074-9020
29

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Apa yang diusulkan BP-KNIP pada tgl 3 November 1945?   Mengenai timbulnya parpol.
Apa yang diusulkan BP-KNIP pada tgl 11 November 19 45?
Pertanggu ngjawaban Menteri kepada DPR (waktu itu KNIP).
10. Kapan tepatnya mulai ORLA dan kapan pula tepatnya mulai ORBA?
ORLA (5 Juli 19 59 – 11 Maret 1966); ORBA (1 2 Maret 1 966  – sekarang).
11. Di dalam masa ORLA terdapat beberapa kasus penyimpangan thd UUD 45. Sebutkan!
Berlakunya  Manip ol  y/  intinya  adl  USDEK  (UUD  45,  Sosialisme  INDONESIA,  Demokrasi  Terpimpin,
Ekonomi Terpimp in, dan Kepribadian INDONESIA).
Lembaga negara bersifat sementara.
Presiden mengangkat Ketua dan Wakil Ketua MPR/DPR d an MA serta Wakil Ketua DPA menjadi Menteri
Negara.
Hak budget tdk berjalan.
MPRS menetapkan Soekarno sbg Presiden seumur hidup.
Pemberontakan G 30 S/PKI
Hakekat  1  Oktober:  hari  peringatan  keunggulan  dari  kekuatan  PANCASILA;  hari  peningkatan  kebulatan
tekad perjuangan  dlm  mengamankan  dan  mengamalkan  PANCASILA;  hari  u/ lebih  meresapkan  dan
mempertebal  keyakIndonesian  akan kebesaran,  keunggulan dan  Kesaktian PANCASILA;  peningkatan
kewaspadaan nasional agar tdk terulang kembali terjadinya tragedi nasional.
TRITURA: 1. Bubarkan PKI; 2. Bersihkan Kabinet dari unsur PKI; 3. Turunkan harga.
11  Maret  1966,  keluar  SUPERSEMAR  y/  berupa  perintah  kepad a  LetJen  Soeharto  atas  nama  Presiden
mengambil  segala  tindakan  y/  dianggap   perlu  u/  menjamin  kestabilan  jalannya  pemerintahan  dan
jalannya revolusi.
12. Ceritakan men genai Pemberontakan G 30 S/PKI!
Rencana penggantian PANCASILA dengan komunis melalui penculikan tuju h Perwira.
13. Setiap tgl 1 Oktober kita selalu memp eringati Hari Kesaktian PANCASILA.
Mengapa?
1. Hari peringatan keunggulan dari kekuatan-kekuatan PANCASILA.
2. Hari  peningkatan  kebulatan  tekad  perjuangan  dalam  mengamankan  dan  mengamalkan
PANCASILA
3. Hari untuk lebih  meresapkan  dan  mempertebal keyakIndonesian  akan  kebesaran,  keunggulan  dan
kesaktian PANCASILA
4. Peningkatan kewaspadaan nasional agar tidak terulang kembali terjadinya tragedi nasional.
Mengapa dikatakan bahwa PANCASILA itu sakti?   gue kagak tau
14. a.  Mengapa lahir Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI) pada awal bulan Februari 1966?
Presiden  Soekarno   terhadap  PKI  tidak  mau  mendengarkan  dan  memenuhi  tuntutan  rakyat  sehingga
timbul  situasi  konflik antara rakyat  dan  Presiden  ditambah  dengan semakin runcing d an  keadaan
ekonomi serta keamanan tidak terkendali.
b.  KAMI mengumandangkan TRITURA. Apa isi TRITURA?
Bubarkan PKI
Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur PKI
Turunkan harga sandang pangan (perbaikan ekonomi).
15. Ceritakan lahirnya SUPERSEMAR?
Akibat dari gerakan memperjuangkan TRITURA dan demonstrasi yang disertai aksi coret-coret berlangsung
semakin keras sehingga muncul istilah DPR jalanan.
16. a.  Langkah apakah yang mula-mula ditempuh pemegang SUPERSEMAR?
Menetapkan pembubaran dan pelarangan PKI termasuk semua bagian organisasinya.
b.  Apakah yang dicanangkan ORBA?
Mencanangkan untuk menegakkan PANCASILA dan UUD 45 secara murni dan konsekuen.
17. Sebutkan  langkah-langkah  yang  ditempuh ORBA  dalam  upaya  melaksanakan  UUD 45  secara  murni  dan
konsukwen?
12 Maret 1966, pembubaran dan pelarangan PKI
22 Juni 1966, Jenderal A. H. Nasution dilantik menjadi ketua MPRS.
0813-2074-9020
30

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
18. Tunjukkan bahwa pada periode ORBA mekanisme lima tahunan berjalan baik!
PEMILU dilaksanakan 5 tahun sekali,  197 1, 1 977 , 19 82, 198 7, 1 992 .
19. Tahun 1973 diadakan konsolidasi dan penyederhanaan kepartaian. Tunjukkan!
PPP  hasil  fusi  dari  NU,  PANCASILAII,  Perti,  dan  Parmusi;  PDI  fu si  dari  PNI,  Parkindo,  IPKI,  Partai
Katolik, dan Murba.
20. a.  Mengapa UUD 45 perlu dilestarikan?
Karena  selain  sebagai  dasar  negara,  juga  sebagai  pegangan  yang  akan  tetap  relevan  dalam  rangka
mengahdapi tantangan masa depan.
b.  Sebutkan TAP MPR tahun 1983 yang berkaitan dengan usaha pelestarian UUD 45!
TAP  MPR  No.  I/MPR/1983  pasal  104  y/  menyatakan  bahwa  MPR  berketetap an  u/
mempertahankan UUD 45, tdk berkehendak dan tdk akan melakukan perubahan terhadapnya.
TAP  MPR  No .  IV/MPR/1983  ttg  referendum  y/  antara  lain  menyatakan  bah wa  bila  MPR
berkehendak  mengubah  UUD  4 5,  terlebih  dahulu  harus  meminta  pendapat  rakyat  melalui
referendum.
UU No. 5/1985 ttg referendum y/ merupakan pelaksanaan Ketetapan No. IV/MPR/1983.
c.  Apa yang menjad i tugas kita dalam upaya melestarikan UUD 45? == terserah gue aja lah.
21. Dalam TAP MPR No. I/MPR/198 3 diatur tentang pengambilan putusan MPR.
Jelaskan makna putusan berdasarkan mufakat!
Bagaimana pelaksanaan TAP No. I/MPR/1 983  thd pasal 37 UUD 45?
SOAL 3
a.  Jelaskan hubungan antara Proklamasi – Tujuan Nasional – GBHN!
0813-2074-9020
31

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
PANCASILA, UUD 45  dan GBHN
:
GBHN disusun berdasarkan landasan  idiil PANCASILA dan
landasan  Konstitusional/struktural  UUD  4 5.  Dengan  demikian  GBHN  merupakan  landasan
oprasionalnya.
b.  Jelaskan hubungan antara pasal 3 UUD 45 dengan GBHN!
Landasan hukum GBHN ialah pasal 3 yang menetapkan bah wa MPR menetapkan GBHN.
c.  Bagaimana hubungan antara ORBA dengan GBHN?
a.  Apakah fungsi PANCASILA dan UUD 45 bagi GBHN?
GBHN  disusun berdasarkan  landasan  idiil PANCASILA d an  landasan  konstitusional/struktural  UUD
45.
b.  Dalam kaitan ini apa fungsi GBHN itu sendiri?
GBHN merupakan landasan oprasionalnya.
Terangkan mengenai p engertian, maksud dan tujuan GBHN?
Pengertian:  adl  suatu  haluan  negara  ttg  pembangunan  nasional  dlm  garis-garis  besar  sbg  pernyataan
kehendak  rakyat  dan  y/  hakekatnya  merupakan  Pola  Umum  Pembangunan  Nasio nal  y/  merupakan
rangkaian  program  pembangunan  y/  menyeluruh,  terarah,  terpadu  dan  berlangsung  terus  menerus  u/
mewujudkan tujuan nasional.
Maksud: u/ memberikan arah bagi perjuangan bgs INDONESIA dlm mengisi kemerdekaannya.
Tujuan: u/ mewujud kan kondisi y/ diinginkan baik dlm jangka sedang lima tahun  maupun dlm  jangka
panjang 25 tahun, sehingga bertahap cita-cita b gs  seperti  y/ tercantum dlm Pembukaan UUD 45  yaitu
masyarakat y/ adil dan makmur dpt terwujud.
a.  Bagaimana cara rakyat diikusertakan dalam proses penyusunan GBHN? [hal 72 – 78]
b.  Berikan gambaran lengkap mengenai proses penyusunan GBHN Th 73, 78, 83 dan 1988? [hal 72 – 78]
c.  Bagaimana proses penyusunan GBHN 1993-1998? [hal 72 – 78]
Mengapa pada periode 1945-1949 INDONESIA tidak memiliki GBHN?
Karena suasana diliputi oleh perjuangan melawan dan mengusir penjajah.
Pada masa  ORLA (1959-1965),  INDONESIA dikatakan  memiliki GBHN.  Apa  yang dimak sud  dengan GBHN
waktu itu?
Pidato  Presiden  Soekarno   tgl  17  Agu stus  19 59  yang  berjudul  ‘Penemuan  Kembali  Revolusi  Kita’  (The
Rediscovery of Our Revolution) yang dikenal dengan Manifesto Politik.
Pada masa ORBA, khususnya p ada tahun 19 68, MPRS tidak berhasil membuat GBHN.
Mengapa?
Karena persiapan kurang masak dan MPRS hanya berhasil memilih Presiden untuk masa jabatan 1968-
1973 dan mand at untuk melaksanakan PEMILU selambatnya tahun 1971.
Apa respon pemerintah thd pengalaman tsb dalam menghad api SIUM MPR Th 1973?
Presiden mengambil prakarsa untuk membantu MPR dengan menyiapkan bahan GBHN.
a.  Kapan INDONESIA mulai memiliki GBHN yang menyeluruh dan terpadu?   tahun 1973
b.  Kapan INDONESIA mulai memiliki REPELITA?   1 April 1969 – 31 Maret 1974
c.  Sebut REPELITA-REPELITA berikutnya lengkap dengan tgl mulai d an berakhirnya!
1/4/1969-31/3/1 974 ; 74-79; 79-84; 84-89; 89-94; 94-99
Bandingkan sistematika GBHN 1988-1 993 dengan GBHN 1993-19 98!
Sistematika GBHN 1988-1993
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : POLA DASAR PEMBANGUNAN NASIONAL
BAB III : POLA UMUM PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG
BAB IV : POLA UMUM PEMBANGUNAN LIMA TAHUN KELIMA
BAB V : PENUTUP
Sistematika GBHN 1993-1998
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : PEMBANGUNAN NASIONAL
0813-2074-9020
32

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
BAB III : PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG KEDUA
BAB IV : PEMBANGUNAN LIMA TAHUN KEENAM
BAB V : PELAKSANAAN
BAB VI : PENUTUP
GBHN 1993-1998 memp unyai arti khusus dan strategis. Mengapa disebut demikian?
Karena  merupakan  tahapan  pertama  pembangunan  jangka  p anjang  25  tahun  kedua  dan  sekaligus
merintis  serta  mempersiapkan  proses  tinggal  landas  pembangunan  nasional  sebagai  pengamalan
PANCASILA.
Pembangunan  nasional  yang  berdasarkan  PANCASILA  dan  UUD  45  pada  hakekatnya  ad alah  pembangunan
manusia  INDONESIA seutuhnya  dan  pembangunan seluruh  masyarakat  INDONESIA.  Terangkan  makna
pernyataan itu!
Membang un secara serasi keseluruhan unsur manusia tersebut dengan tidak boleh berat sebelah.
Apakah tujuan pembangunan nasional seperti yang d igariskan GBHN?
Tujuan  Pembangunan Nasional    mewujudkan  masyarakat  maju,  ad il  dan  makmur  materiil  dan spirituil
berdasarkan PANCASILA dan UUD 45 .
Mewujudkan  suatu  masyarakat  adil  dan  makmur  yang  merata  materiil  dan  spirituil  berdasarkan
PANCASILA dan UUD.
Di dalam wadah negara Kesatuan RI yang Merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat.
Dalam suasana perikehidupan b angsa yang aman, tentram, tertib dan d Indonesiamis.
Dalam lingkungan pergaulan dunia yang Merdeka, bersahabat, tertib dan damai.
a.  Sebut 11 asas pemban gunan nasional yang dikemukakan GBHN 1993-1998!
– Asas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME.
– Asas manfaat.
– Asas Demokrasi PANCASILA.
– Asas adil dan merata.
– Asas keseimbangan, keserasian dan keselarasan dalam perikehidupan.
– Asas hukum.
– Asas kemandirian.
– Asas kejuangan.
– Asas ilmu pengetahuan dan teknologi.
b.  Sebut 11 MODAS dan 8 faktor domIndonesiannya!
Modal Dasar:
– Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negara INDONESIA.
– Jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
– Wilayah Nusantara yang luas dan berkedudukan di katulistiwa pada posisi silang.
– Kekayaan alam yang beraneka ragam.
– Penduduk yang besar jumlahnya sebagai SDM yang potensial.
– Rohaniah  dan  mental  yaitu  keimanan  dan  ketakwaan  terhadap  Tuhan  YME  serta  falsafah
PANCASILA.
– Budaya bangsa yang telah berkembang sepanjang sejarah bangsa yang b ercirikan kebhinekaan
dan keekaan.
– Potensi dan kekuatan efektif bangsa, yakni segala sesuatu yang bersifat po tensial dan produktif
yang telah menjadi milik bangsa termasuk kekuatan Parpol.
– ABRI sebagai kekuatan HANKAM dan kekuatan SOSPOL yang tumbuh dari rakyat.
Faktor DomIndonesian:
– Kependudukan dan sosial budaya.
– Wilayah yang bercirikan kepulauan dan kelautan dengan lingkungan dan alam tropiknya.
– SDA yang beraneka ragam termasuk flora dan fauna.
– Kualitas manusia d an masyarakat Indonesia.
– Disiplin nasional
– Manajemen nasional.
– Perkembangan  regional  dan  global  serta  tahanan  internasional  yang  selalu  berubah  secara
dIndonesiamis.
– KemungkIndonesian pengembangan.
0813-2074-9020
33

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Mengapa  kemerdekaan  dan  kedaulatan  bangsa  dikategorikan  sebagai  modal  dasar  pertama  dan  utama  dalam
pembangunan nasional?
Karena tanpa mempunyai kedaulatan kita kagak bisa membangun.
Mengapa  jumlah  penduduk  yang  sangat  besar dianggap  sebagai salah satu  modal dasar, sedangkan  dewasa  ini
rakyat  dianjurkan  mengikuti  program  KB?  Bagaimana  upaya  kita  agar  jumlah  pendud uk  yang  besar  itu
bermanfaat sebagai modal pembangunan?
Karena SDM adalah pelaku pembangunan, sedangkan KB hanya program kesejahteraan.
a.  Apakah sebenarnya hakekat/inti pokok dari konsePancasilai WANUS?
Wawasan Nusantara: wawasan = wawas: pandangan, visie, outlook, atau keyakIndonesian   wawasan
yang memandang rakyat, bangsa, negara sebagai satu kesatuan yang utuh.
b.  Sebutkan cakupan konsePancasilai WANUS!
(POLEKSOSBUDHANKAM).
Jelaskan pentingnya WANUS d alam pembangunan nasional?
Memperkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan dalam dalam persatuan.
Apa yang dimaksud dengan ZEE?
Wilayah laut sejauh 200 mil dihitung dari garis pangkal wilayah teritorial.
a.  Berikan gambaran sejarah mengenai gagasan WANUS!
Berp angkal  tolak  d ari  pengertian  Archipelago  menurut  hukum  internasional,  yang  kemudian
dikaitkan dengan  cita-cita Proklamasi,  falsafah  bangsa  dan  negara  INDONESIA,  dan  kepentingan
nasional.
b.  Terangkan hukum yang dipergunakan sebelum lahirnya ko nsePancasilai WANUS!
Dari pengertian Archipelago:
1. suatu  kesatuan  wilayah  y/  batasnya  ditentukan  o/  laut  dan  di  dalamnya  terdapat  pulau  serta
gugusan pulau
2. gugusan  pulau  dengan perairan di  antaranya sebagai  kesatuan  utuh  dengan unsur air sebagai
penghubung.
Jelaskan tujuan WANUS ke luar dan ke dalam?
Ke dalam: mewujudkan kesatuan dalam segenap kehidupan baik aspek alamiah maup un aspek sosial
– aspek alamiah (TRIGATRA):
gatra letak geografi pada posisi silang
gatra keadaan dan kekayaan alam
gatra keadaan dan kemampuan penduduk
– aspek sosial (PANCAGATRA):
1. gatra ideologi
2. gatra politik
3. gatra ekonomi
4. gatra sosbud
5. gatra hankam
Ke luar: ikut serta mewujudkan kebahagiaan, ketertiban, dan p erdamaian seluruh u mat manusia.
Berikan gambaran perjuangan perolehan pengakuan konsePancasilai WANUS di forum internasional? [hal 87]
a.  Apa yang dimaksud dengan ketahanan nasional?
kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat  menjamin kelangsungan hidupnya menuju
kejayaan bangsa dan negara.
b.  Tunjukkan pentingnya ketahanan nasional dalam pembangunan nasional!
Ketahanan nasional akan mendorong pemb angunan nasional.
Samakah ketahanan nasional dengan kekuatan militer! Jelaskan?
Tidak.    Kondisi  dIndonesiamis  yang  merupakan  integrasi  dan  kondisi  tiap-tiap  aspek  kehidupan
bangsa dan negara.
Penyelenggaraan  pembangunan  nasional  mengacu  pada  kaidah  penuntun  yang  merupakan  pedoman  bagi
penentuan  kebijaksanaan  pembangunan  nasional  agar  senantiasa  sesuai  dengan  landasan,  makna  dan
0813-2074-9020
34

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
hakikat, asas,  wawasan dan tujuannya  yang  merupakan  pengamalan semua  sila  PANCASILA dan sebagai
kesatuan utuh. Coba sebutkan beberapa kaidah penuntun itu! [hal 90 – 91]
Mengapa PJP dikatakan merupakan landasan bagi PELITA?
Karena PJP d ilaksanakan  secara bertahap  dan sambung  menyambung yang setiap  tahapnya berjangka  lima
tahun.
Tunjukkan tujuan ganda tahap pembangunan yang selalu sama!
meningkatkan  taraf  hidup  dan  kesejahteraan  seluruh  rakyat;  meletakkan  landasan  y/  kuat  untuk  tahap
berikutnya.
Jelaskan sasaran REPELITA I – VI!
REPELITA I: sektor pertanian dan industri yang mendukung sektor pertanian.
REPELITA  II:  sektor p ertanian dengan  meningkatkan  ind ustri  yang  mengolah  bahan mentah menjadi
baku.
REPELITA III: pertanian menuju  swasembada pangan dan meningkatkan industri yang mengolah baku
– jadi.
REPELITA IV: pertanian – swasembada – tingkatkan industri yang menghasilkan mesin industri.
REPELITA V: kekuatan indu stri yang did uku ng oleh sektor pertanian yang kuat.
REPELITA dibuat dengan keputusan Presiden.
Mengapa ditetapkan dengan KEPPRES dan bukan dengan UU?
Karena REPELITA diusulkan dan dirancang oleh Pemerintah. (itu juga kali)
Kapan mulai dilaksanakan REPELITA VI?   1/4/199 4
Kapan akan berakhirnya REPELITA VI?   31/3/1999
Berikan co ntoh tidak baik nya:
Free fight liberalism Sistem
free fight liberalism
yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan
bangsa  lain  yang  dalam  sejarahnya  di  INDONESIA  telah  menimbulkan  dan  mempertahankan
kelemahan struktural p osisi INDONESIA dalam ekonomi dunia.
Sistem
etatisme
dalam  mana  negara  beserta  Aparatur  ekonomi  negara  yang  bersifat  domIndonesian
serta mend esak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
Pemusatan  kekuatan  eko  p d  satu  kelompok  dlm  btk
monopoli  &  monoPancasilaoni
y/  merugikan
masyarakat.
Dalam  pelaksanaan  pembangunan nasio nal dikenal TRILOGI  Pembangunan yang urutannya  tidak sama  untuk
tiap REPELITA.
Sebutkan urutan TRILOGI Pembangunan REPELITA VI? (RES)
1. Pemerataan  pembangunan  dan  hasil-hasilnya  y/  menuju  terciptanya  keadilan  sosial  bagi  seluru h
rakyat INDONESIA.
2. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
3. Stabilitas nasional yang sehat dan dIndonesiamis.
Apakah  urutan  TRILOGI  Pembangunan  pada  REPELITA  I  sama  d engan  p ada  REPELITA  VI?  Jelaskan
jawaban anda?   tentu tidak [SER].
Mengapa  dikatakan b ahwa dalam PJP II, masyarakat INDONESIA  akan menghadapi  banyak p erubahan  yang
mengandung peluang dan kendala?
Karena kemajuan yang telah d icapai dalam PJP I
Kemajuan pesat IPTEK
Pengaruh globalisasi.
Apa masalah yang masih harus diselesaikan dalam PJP II?
Upaya untuk lebih memeratakan pembangunan serta menghilangkan kemiskIndonesian dan keterbelakangan
Penataan p eran ketiga pelaku ekonomi, terutama peranan koperasi
Perhatian secara khusus kepada pembIndonesiaan usaha golongan masyarakat yang berkemampuan lemah
Terangkan apa yang menjadi tujuan, sasaran umum, titik berat, dan sasaran bidang PJP II?
0813-2074-9020
35

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Tujuan PJP II: mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir dan batin.
Sasaran  Umum  PJP  II:  terciptanya  kualitas  manusia  dan  masyarakat  INDONESIA  yang  maju  dan
mandiri dalam suasana tentram dan sejahtera lahir  dan batin dalam tata  kehidupan  masyarakat, bangsa
dan negara yang berdasarkan PANCASILA.
Titik  Berat  PJP  II:  bidang  ekonomi  yang  merupakan  penggerak  utama  pemb angunan  seiring  dengan
kualitas SDM dan did orong secara saling memperkuat, saling terkait dan terpadu dengan p embangunan
bidang lainnya.
Sasaran bidang PJP II:
– Ekonomi:  terciptanya perekonomian  yang mand iri  dan andal sebagai usaha bersama atas  asas
kekeluargaan, Demokrasi ekonomi yang berdasarkan PANCASILA dan UUD 45.
– KESRA, Pendidikan dan Kebudayaan:
– Agama dan kepercayaan thd Tuhan YME:
– IPTEK: tercapainya kemampuan nasio nal d alam pemanfaatan, pengembangan dan penguasaan
IPTEK.
– Hukum: terbentuk dan berfungsinya sistem hukum nasional yang mantap.
– Politik,  Aparatur  negara,  penerangan,  komunikasi  d an  media  massa:  terciptanya  dan
berfungsinya  tatanan  kehidupan  politik  yang  konstitusional;  Aparatur  negara  yang  bersih
bertanggung  jawab,  penuh  pengabdian  dan  profesional;  penyelenggaraan  penerangan,
komunikasi  dan  media  massa  yang  mamp u  menggugah  peran  serta  masyarakat  dan
meningkatkan kualitas Demokrasi.
– HANKAM: terwujudnya kekuatan dan kemampuan pertahanan keamanan negara dengan daya
tangkal yang tangguh berdasarkan sistem HANKAMRATA.
Terangkan mengenai PANCASILA sebagai satu-satunya asas?   nu penting mah ngan hiji.
Sebutkan  ciri  posiutif  yang   perlu  dipupuk  dan  dikembangkan  secara  berkesIndonesiambungan  dalam  hal
pelaksanaan Demokrasi Ekonomi seperti yang digariskan GBHN berdasarkan pasal 33 dan 34 UUD 45?
Demokrasi ekonomi mempunyai ciri-ciri positif seperti tercantum pada pasal 33 dan 34 UUD 45 sbb:
Perekonomian disusun seb agai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
Caban g-cabang  produksi  yang  penting  bagi  negara  dan  yang  menguasai  hajat  hid up  orang  banyak
dikuasai oleh negara.
Bumi,  air  dan  kekayaan  alam  yang  terkandung  di  dalamnya  dikuasai  oleh  negara  dan  dipergunakan
untuk sebesar-besarnya kemakmuran rak yat.
Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Ciri-ciri positif Demokrasi Ekonomi:
Su mber-sumber  kekayaan  dan  keuangan  negara  digunakan  dengan  permufakatan  lembaga-lembaga
Perwakilan Rakyat, serta pengawasan thd kebijaksanaannya ada pada lembaga-lembaga Perwakilan
Rakyat pula.
Warga negara  memiliki  kebeb asan  dalam  memilih  pekerjaan  yang  dikehendaki  serta  mempunyai  hak
akan penghidupan yang layak.
Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tdk boleh bertentangan dgn kepentingan masyarakat.
Potensi,  inisiatif  dan  daya  kreasi  setiap  WN  diperkembangkan  sepenuhnya  dlm  batas  yang  tidak
merugikan kepentingan umum.
Perekonomian  daerah  dikembangkan  secara  serasi  dan  seimbang  antardaerah  dalam  satu  kesatuan
perekonomian  nasio nal  dengan  mend ayagu nakan  potensi  dan  peran  serta  daerah  secara  optimal
dalam rangka p erwujudan WANUS dan HANNAS.
Jelaskan tentang kondisi awal memasuki PELITA VI?   [hal 98 – 99]
Apakah tujuan PELITA VI, sasaran umum, prioritas sasaran bidang kesra, dikbud dan ip tek?
Tujuan PELITA VI:
menumbuhkan  sikap  dan  tekad  kemandirian  dalam  rangka  meningkatkan  kualitas  SDM  untu k
mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin yang lebih selaras, adil dan merata
meletakkan landasan pembangunan yang mantap bagi tahap pembangunan berikutnya.
Sasaran Umu m PELITA VI:
– Tumbuhnya sikap kemandirian dalam diri manusia dan masyarakat INDONESIA.
– Peningkatan peran serta, effisiensi dan produktivitas rakyat.
– Peningkatan taraf hidup, kecerdasan dan kesejahteraan.
0813-2074-9020
36

Kumpulan Soa l Latihan Ujian Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Prioritas  PELITA  VI:  bidang  ekonomi  dengan  keterkaitan  antara  industri  dan  pertanian  serta  bidang
pembangunan lain nya seiring peningkatan SDM.
Sasaran  PELITA  VI:  pemantapan  bid  industri;  diversifikasi  pertanian; koperasi;  perdagangan; pemerataan
serta penin gkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kebijaksanaan PELITA VI: [terdiri dari 45 butir (hal 102 – 107)].
Kebijaksanaan PELITA VI terdiri atas 45 butir. Bagaimana kebijaksanaan pembangunan bid kep? [102-107]
GBHN  ditetpkan  oleh …  dan  dilaksanakan  oleh …  .  Untuk  melaksanaankan GBHN,  Presiden  menetapkan …
dalam  bentuk  KEPPRES.  Berhasilnya  pembnagunan  tergantun g  kepad a  peran  aktif  …  dan  sikap  mental
serta disiplin para … serta …
Pelaksanaan PELITA memerlukan biaya.
a. Dari mana biaya d apat diperoleh?
b. Apakah bentuk hukum RAPBN?
Jelaskan apa yang dimaksud dengan DWI fungsi ABRI?
Sebut Pancakrida Kabinet Pembangu nan VI?
Melanjutkan,  meningkatkan,  memperdalam  dan  memperluas  pembangunan  nasional  sbg  pengamalan
PANCASILA  y/  bertu mpu  pd  TRILOGI  pembangunan,  berwawasan  Nusantara  u/  memperkuat
ketahanan nasional dan tekad disiplin.
Meningkatkan disiplin nasional  y/  dipelopori o/ Aparatur  negara  menuju  terwujudnya pemerintah y/ bersih
dan berwibawa dlm memberikan pelayanan pd rakyat INDONESIA.
Membudayakan  mekanisme  kepemimpIndonesian  nasional  berdasarkan  UUD  45,  ideologi  PANCASILA,
Demokrasi  PANCASILA,  Ekaprasetia  Pancakarsa  dlm  kehidupan  bernegara,  berbangsa  dan
bermasyarakat.
Melaksanakan politik luar negri  y/  bebas  dan aktif  berdasarkan prinsip hidup berdampingan scr damai dlm
hubungan bilateral, regional dan glo bal u/ kepentingan pembangunan nasional.
Melaksanakan pemilihan umum y/ langsung, umum, bebas dan rahasia dlm tahun 199 7.
Jelaskan mengenai Demokrasi PANCASILA: [110-112]
a. Upaya menyelesaikan masalah
b. Sistem pengorganisasian negara
c. Paham yang dianut
d. Kebebasan individu tidak bersifat mutlak
e. Tidak akan terjadinya domIndonesiasi mayoritas maup un tirani minoritas
d. Aspek -aspek yang dikandung dalam Demokrasi PANCASILA.

Share