PHYLUM COELENTERATA
Diploblastik Mengalami metagenesis kecuali Ctenophtora Pencernaan melalui rongga gastrovaskuler (sebagai mulut dan anus). Mempunyai tentakel, sengat berupa nematokis dan knidoblast * (kecuali […]
Diploblastik Mengalami metagenesis kecuali Ctenophtora Pencernaan melalui rongga gastrovaskuler (sebagai mulut dan anus). Mempunyai tentakel, sengat berupa nematokis dan knidoblast * (kecuali […]
INVERTEBRATA PHYLUM PORIFERA Asal kata dari bahasa latin porus = pori, fer = membawa sehingga disebut hewan spons atau hewan berpori CIRI: […]
LICHENES/LUMUT KERAK Simbiosis mutualisme antara jamur Ascomycotina atau Basidiomycotina dengan ganggang Cyanophyta atau Chlorophyta. Jamur mendapatkan zat organik dari alga (karena alga […]
FUNGI CIRI UMUM Tubuh uniseluler atau multisesuler tidak berklorofil tubuh tersusun oleh hifa pencernaan secara ekstraseluler generasi diploid lebih singkat reproduksi secara […]
EKOSISTEM DAN LINGKUNGAN Hak Cipta Artikel Oleh : Indah Fotriani, M.Pd. M.Si Kehidupan dalam ekosistem terdiri dari: Individu: makhluk hidup tunggal yang […]
BAKTERI Hak Cipta Artikel Oleh : Indah Fotriani, M.Pd. M.Si Dari asal kata Bakterion (Yunani = batang kecil). Dalam klasifikasi […]
Kerajaan: Animalia Filum: Chordata Kelas: Actinopterygii Ordo: Cypriniformes Familia: Cyprinidae Genus: Cyprinus Spesies: carpio Cyprinus carpio Linnaeus, 1758 Ikan karper (Cyprinus carpio) […]
Struktur komunitas zoobentos dipengaruhi berbagai faktor lingkungan abiotik dan biotik. Secara abiotik, faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaan makrozoobentos adalah faktor fisika-kimia lingkungan […]
Zoobentos merupakan hewan yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya berada di dasar perairan, baik yang sesil, merayap maupun menggali lubang (Kendeigh, 1980; […]
Ekosistem perairan pesisir di Indonesia merupakan kawasan yang akhir-akhir ini mendapat perhatian cukup besar dalam berbagai kebijaksanaan dan perencanaan pembangunan di Indonesia. […]