Friday, 1 May 2026

Pengertian Pendidikan Agama

Pendidikan sebagai usaha membina dan mengembangkan pribadi dari aspek-aspek rohani dan jasmaniah juga harus berlangsung secara bertahap. Oleh karena suatu kematangan yang bertitik akhir pada optimalisasi perkembangan atau pertumbuhan, baru dapat tercapai bilamana berlangsung memulai proses demi proses kearah tujuan akhir perkembangan atau pertumbuhannya. Tidak ada satupun makhluk ciptaan Tuhan ...

Read More »

Profil KHM. Basori Alwi Pondok PIQ Singosari Malang

Nama lengkapnya adalah Muhammad Basori Alwi Murtadlo. Lahir di Singosari, 15 April 1927 dari pasangan bahagia, Kiai Alwi Murtadlo dan Nyai Riwati. Sejak kecil, beliau belajar Al-Qur’an pada ayahnya, Kiai Murtadlo. Lantas berguru kepada Kiai Muhith, seorang penghafal Al-Qur’an dari Pesantren Sidogiri (Pasuruan) lalu kepada kakak kandungnya, Kiai Abdus Salam. ...

Read More »

Kumpulan tebak-tebakan yang unik lucu konyol terbaru yang bikin ngakak sendiri

T : Skandal apa yang adanya di bawah? J : Skandal jepit T : Kenapa anak kelinci suka banget loncat-loncat? J : Biasalah….. namanya juga anak-anak. Suka iseng. T : Apa persamaannya gajah dengan tiang listrik? J : Sama-sama nggak bisa terbang T : Budaya apa yang brengsek? J : ...

Read More »

11 Orang Indonesia Yang Sukses Tanpa Ijazah

Siapa bilang sukses perlu pendidikan yg tinggi, ini contoh 11 orang Indonesia yg sukses tanpa ijazah: 1. Andy F. Noya PimRed Metro TV ini belum lulus sarjana… Satu hal yang menarik, Andy sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah ...

Read More »

Skala Kesantunan Leech

  Di dalam model kesantunan Leech (1983), setiap maksim interpersonal itu dapat dimanfaatkan untuk menentukan peringkat kesantunan sebuah tuturan. Bersifat skala kesantunan yang disampaikan Leech ini selengkapnya. Cost-benefit scale: representing the cost or benefit of an act to speaker and hearer. optionality scale: Indicating the degree of choice permitted to ...

Read More »

Maksim Kerendahan Hati (Modesty Maxim)

Maksim Kerendahan Hati (Modesty Maxim) Diungkapkan dengan kalimat ekspresif dan asertif. Bila kemurahan hati berpusat pada orang lain, maksim ini berpusat pada diri sendiri. Maksim ini menuntut setiap peserta pertuturan untuk memaksimalkan ketidakhormatan pada diri sendiri, dan meminimalkan rasa hormat pada diri sendiri. Contoh Pelanggaran : + : Kau sangat ...

Read More »

Maksim Kemurahan (Generosity Maxim)

Dengan maksim kemurahan ini, para peserta pertuturan diharapkan dapat menghormati orang lain. Penghormatan ini akan terjadi apabila orang dapat mengurangi keuntungan bagi dirinya sendiri dan memaksimalkan keuntungan bagi pihak lain. Tidak hanya dalam menyuruh dan menawarkan sesuatu seseorang harus berlaku santun, tetapi di dalam mengungkapkan perasaan, dan menyatakan pendapat ia ...

Read More »

Maksim Penerimaan (Approbation Maxim)

Diutarakan dengan kalimat komisif dan impositif. Agar setiap penutur sedapat mungkin menghindari mengatakan sesuatu yang tidak mengenakan orang lain, terutama kepada orang yang diajak bicara (lawan tutur). Contoh pematuhan : + : Saya mengundangmu ke rumah untuk makan malam. –  : Terima kasih (Wijana, 1996; 57)   Dengan perkataan lain, ...

Read More »

Maksim Kebijaksanaan (Tact Maxim)

Setiap peserta pertuturan meminimalkan kerugian orang lain atau memaksimalkan keuntungan bagi orang lain. Contoh pematuhan: + : Mari saya bawakan buku Anda. – : Jangan tidak usah (Wijana, 1996: 56)   Dengan perkataan lain, menurut maksim ini, kesantunan dalam bertutur dapat dilakukan apabila maksim kebijaksanaan dilaksanakan dengan baik.

Read More »

Prinsip Kesantunan Leech

Leech (1993) membahas teori kesantunan dengan menitikberatkan atas dasar nosi, (1) biaya/cost dan keuntungan/benefit, (2) kesetujuan/agreement, (3) pujian/approbation, (4) simpati/antipati. Leech (1993) sendiri mendefinisikan prinsip kesantunan yaitu dengan cara meminimalkan ungkapan yang kita yakini tidak santun. Ada enam maksim menurut Leech (1993) yakni: 1) Maksim Kebijaksanaan (Tact Maxim) a. Kurangi ...

Read More »