Genetika Populasi adalah suatu ilmu yang mempelajari komposisi dan variasi genetic suatu populasi dan faktor-faktor yang dapat mengubah komposisi genetik tersebut.
Prinsip-prinsip Genetika Populasi
1. Genetika Populasi lebih menitikberatkan pada suatu populasi daripada individu-individu, artinya lebih memfokuskan pada set informasi genetik dari suatu generasi ke generasi berikutnya dalam suatu populasi daripada membahas penyebaran genotip dan variasi fenotip yang dihasilkan dari perkawinan tunggal
2. Frekuensi alel/gen dan frekuensi genotip digambarkan sebagai lungkang gen
Sejarah Perkembangan Genetika Populasi
1. Mendel (1856 –1864)
Penelitian yang dilakukan lebih difokuskan pada genotip dan fenotip yang dihasilkan dari perkawinan tunggal, maka Tercipta Hukum Mendel I dan II
2. Godfrey H. Hardy (1877)
Melakukan penelitian yang menggambarkan hubungan antara penyebaran genotip-genotip dengan variasi fenotip individu-individu pada suatu populasi
Hasil penelitian ini kemudian dipublikasi oleh Wilheim Weinberg
1. Prinsip-prinsip Dasar Genetika Populasi
2. Hukum Hardy-Weinberg
3. G. Gudny Yule and William Castle (awal abad 20)
Mengembangkan model-model matematika untuk eksperimen genetika populasi
Penelitian-penelitian genetika populasi telah menggunakan teknik-teknik biologi molekular untuk mengamati variasi genetic suatu populasi
Hubungan antara genetika Populasi dengan cabang biologi lainnya
SISTEMATIK, EKOLOGI, EVOLUSI, GENETIKA POPULASI: ada interaksi timbal balik antar 4 bidang ilmu tersebut
Aplikasi Genetika Populasi
1. Pembuatan peta populasi kelainan genetik
2. Konseling genetik
3. Pembuatan basis data variasi genetik suatu spesies
4. Perlindungan plasma nutfah
5. Program pemuliaan
HUKUM HARDY HUKUM HARDY -WEINBERG
Hardy-Weinberg Law (H-W) :
In a large random mating population, with no migration, selection, mutation, and genetic drift can be safely ignored, gene and genotypic frequencies are constant from
generation to generation
H- W terjadi dengan syarat:
– Random mating (ukuran populasi sangat besar tidak terbatas)
– tidak ada migrasi atau anggota yang keluar dari populasi
– No differential reproduction/survival (tidak ada seleksi)
– tidak terjadi mutasi
Tetapi asumsi H -W jarang ditemukan di alam.
Hardy- -Weinberg Equilibrium:
pp + pq +qp + qq = 1
pp + pq + pq + qq = 1
pp + 2pq + qq = 1
p 2 + 2pq + q 2 = 1
Arabiyatuna Arabiyatuna
