Preparat 3: Kelenjar Paratiroid
– Terbungkus kapsula dari jarigan pengikat tipis yang memisahkannya dengan kelenjar tiroid, menjulur masuk sebagai septa membawa pembuluh darah. Jaringan pengikat ini dapat mengandung sel-sel lemak yang jumlahnya bertambah sesuai usia
– Parenkim terdiri atas massa dan korda sel epitel dapat dibedakan menjadi 2 tipe:
1. sel utama/principal/chief cell
– Ukuran kecil, jumlah banyak, beberapa tampak jernih, beberapa tampak gelap, keduanya kaya akan glikogen
2. sel oksifil
– Ukuran lebih besar, jumlah lebih sedikit namun akan bertambah terutama sesudah pubertas dijumpai sebagai kelompok kelompok kecil atau besar, sitoplasma bersifat asidofilik dan granular
– Sebutkan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar ini dan organ sasarannya
Preparat 4: Pankreas
– Pankreas berperan sebagai kelenjar eksokrin maupun kelenjar endokrin
– Bagian endokrin berupa insula-insula (pulau-pulau) yang terletak diantara asini pancreas (bagian eksokrin), disebut pulau Langerhans atau insula pankreatis.
– Pulau-pulau tersusun dari sel-sel berukuran besar, poligonal, pucat dengan inti sentral, tampak sebagai korda dan berkelompk
– Terdapat banyak kapiler darah diantara kelompokan sel-sel tersebut
– Dengan pewarnaan khusus, sel-sel pulau dapat dibedakan menjadi 3 macam:
1. Sel A: jumlah sedikit terletak diperifer
2. Sel B: jumlah banyak terletak ditengah
3. Sel D: jumlah sedikit terletak perifer
4. Sel C: jumlah sedikit terletak ditengah diantara sel B
– Sebutkan fungsi dari masing-masing sel-sel tersebut dan hormon yang dihasilkannya
Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net
Arabiyatuna Arabiyatuna
