Wednesday, 21 January 2026
above article banner area

DESAIN KURIKULUM PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP

Program Sekolah berwawasan lingkungan merupakan program pendidikan lingkungan hidup yang komprehensif yaitu dengan menjadikan issue lingkungan hidup sebagai issue yang terintegrasi dalam program sekolah sehari-hari.  Dalam rangka memberikan panduan dalam pengembangan program tersebut maka perlu dikembangkan ruang lingkup materi program tersebut.

Program sekolah berwawasan lingkungan meliputi program intrakurikuler, ekstrakurikuler dan pengembangan sekolah. Program-program tersebut merupakan program pilihan yang bisa dilaksanakan seluruhnya atau sebagian. Ruang lingkup materi yang dikembangkan tentunya disesuaikan dengan 3 jenis program di atas.

Program Intrakurikuler:

Program intrakurikuler terdiri dari: (1) Integrasi pendidikan lingkungan hidup kedalam kurikulum yang digunakan pada setiap mata pelajaran,  (2) Pendidikan lingkungan hidup sebagai muatan lokal. Desain kurikulum pendidikan lingkungan hidup harus mengacu kepada pendekatan integratif inovasi pembelajaran. Dalam kerangka pengembangan kurilukulum tersebut perlu dikembangkan domain-domain yang memberikan pembatasan atau ruang lingkup pengembangan materi. Ada pun domainnya adalah sebagai berikut:

Domain A: Lingkungan dan masyarakat

Issue lingkungan di kehidupan sehari-hari

Siswa diharapkan dapat memahami hubungan antara perubahan masyarakat dengan perkembangan lingkungan hidup melalui penelitian sederhana.

Kompetensi :

  1. Siswa dapat menjelaskan perubahan masyarakat yang terjadi di kehidupan sehari-hari dan konsekuensi perubahan kondisi lingkungan hidup, baik secara  positif atau  negatif lingkungan.
  2. Dapat mengidentifikasi perilaku ramah.
  3. Dapat memberikan pendapatan mengenai perubahan masyarakat dan lingkungan hidup berdasarkan argumen yang inklusif secara norma maupun nilai.
  4. Dapat membedakan antara fakta, pendapat, penyebab, dan dampak.

Industri dan teknologi

Siswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip pengaruh teknologi dan industri terhadap perubahan lingkungan hidup berdasarkan observasi di lapangan.

Kompetensi:

  1. Siswa dapat membedakan teknologi yang berdampak negatif atau positif terhadap lingkungan hidup.
  2. Dapat memberikan pendapatan tentang proses pencemaran lingkungan yang di akibatkan oleh industri berdasarkan penelitian sederhana.
  3. Dapat menjelaskan proses-proses teknologi sederhana yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan hidup.
  4. Dapat mengidentifikasi produk ramah lingkungan.

Profesi

Siswa diharapkan dapat menjelaskan profesi yang berhubungan dengan pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan pencarian informasi atau observasi sederhana.

Kompetensi:

  1. Siswa dapat mengidentifikasi profesi-profesi yang berhubungan dengan pengelolaan lingkungan hidup.
  2. Dapat menjelaskan deskripsi kerja sederhana profesi yang berhubungan dengan lingkungan hidup.
  3. Dapat menjelaskan prinsip-prinsip keselamatan kerja dari profesi yang berhubungan dengan lingkungan hidup.
  4. Dapat menjelaskan kualifikasi profesi yang berhubungan dengan lingkungan hidup dengan cara observasi sederhana.

Domain B:  Sumber daya alam

Jenis sumber daya alam

  1. Siswa dapat membedakan sumber daya alam yang dapat terperbaharui dan tidak dapat terperbaharui.
  2. Dapat menjelaskan fungsi dari sumber daya alam

Pengelolaan lingkungan hidup

  1. Siswa dapat memahami proses-proses pengelolaan lingkungan hidup
  2. Dapat merencanakan pengelolaan lingkungan hidup di tingkat sekolah
  3. Dapat membandingkan beberapa macam cara pengelolaan lingkungan hidup.
  4. Dapat memberikan pendapat tentang suatu issue lingkungan hidup berdasarkan penelitian sederhana.

Domain C: Desain program pengelolaan lingkungan hidup

  1. Siswa dapat membuat desain untuk memecahkan permasalahan sederhana.
  2. Dapat merencanakan program sederhana tentang pengelolaan lingkungan hidup.
  3. Dapat melakukan pengeukuran sederhana indikator pengelolaan lingkungan hidup.
  4. Dapat mengevaluasi desain program yang telah dibuat.

Domain-domain yang dikembangkan dalam program intrakurikuler ini bertujuan mengembangkan kecakapan hidup terutama generic skill seperti:

  1. Pembelajaran siswa melalui investigasi secara mandiri.
  2. Belajar mengumpulkan informasi
  3. Mampu bekerja sama
  4. Belajar memformulasikan dan mengekspresikan pendapat.
  5. mengenal profesi yang berhubungan dengan lingkungan hidup.

Dari generik skill yang dikembangkan diharapkan muncul:

  1. Perilaku siswa yang peduli terhadap lingkungan hidup
  2. Kecakapan komunikasi
  3. Belajar mandiri
  4. kecakapan mencari informasi
  5. learning by doing
  6. mampu bekerja sama.

Program ekstrakurikuler:

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan   salah satu dari program sekolah berwawasan lingkungan yang menjadi target dalam rangka pendidikan lingkungan hidup di sekolah. Ruang lingkup atau kurikulum pembelajaran pendidikan lingkungan hidup pada program ekstra kurikuler bisa menggunakan desain kurikulum sama seperti untuk program intrakurikuler, akan tetapi dalam program ekstrakurikuler lebih baik dibuat  berupa program-program yang disesuaikan dengan kegiatan ektra kurikuler itu sendiri.

Program pengembangan sekolah:

Program pengembangan sekolah merupakan program yang dikembangkan oleh komite lingkungan sekolah yang implementasinya melibatkan seluruh stake holder sekolah. Dibawah ini adalah program program yang dapat dikembangkan :

  1. Program pengehematan sumber daya.

Program ini  merupakan program penghematan sember daya yang ada di sekolah seperti penggunaan air, listrik, kertas dll.

  1. Minimisasi pencemaran

Program ini adalah program yang bertujuan untuk mengurangi  pencemaran di sekolah seperti mengurangi sampah disekolah, seperti melakukan pemisahan sampah organik dan non organik, sampah kertas di daur ulang dijadikan kerajinan tangan, dll.

  1. Berkebun
  2. Pendidikan lingkungan hidup
  3. dll.
Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *