Friday, 8 May 2026

Tag Archives: 1995

Jasa

Jasa 2.3.1 Pengertian Jasa Menurut Cravens, Hill dan Wooddruff (1989) jasa didefinisikan sebagai berikut:                 “Service is identifiable, intangiable, activities that are the main object of a transaction designed to provide wants and satisfaction to customer.”               Sedangkan menurut kotler (1995) jasa adalah: “Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ...

Read More »

Kaitan antara Marketing Mix dengan Keputusan Pembelian

Kaitan antara Marketing Mix dengan Keputusan Pembelian Menurut Kotler dan Amstrong (1995: 265) “pembelian harus melalui proses belajar, pertama mengembangkan keyakinan produk, kemudian sikap dan lalu membuat pilihan pembelian yang bijaksana. Pemasara produk berketerlibatan tinggi harus memahami pengumpulan informasi dan evaluasi perilaku konsumen yang keterlibatannya tinggi. Mereka perlu membantu pembeli ...

Read More »

Pentingnya Partisipasi Orang Tua Terhadap Siswa

Pentingnya Partisipasi Orang Tua Terhadap Siswa Siswa merupakan harapan dan kebanggaan dari setiap orang yang diharapkan dapat berhasil di sekolah dengan baik. Oleh karena itu, untuk mewujudkan harapan tersebut orang tua yang bijaksana akan selalu mengikuti perkembangan serta berusaha mengetahui taraf kemampuan yang dimiliki anaknya. Bagi orang tua yang tingkat ...

Read More »

Pengertian dan Tujuan Pemberdayaan

Pengertian dan Tujuan Pemberdayaan Pemberdayaan adalah kata yang mempunyai arti sifat emotif, atau proses sebagai akibat masalah yang harus dipecahkan, dan untuk memperoleh otonomi, motivasi, ketrampilan, untuk tujuan organisasi atau lembaga (Lowe. 1995 ; 26). Sedangkan menurut Miklesen adalah “model pembangunan alternatif yang diperlukan masyarakat dan organisasi setempat, untuk menarik ...

Read More »

Pengertian Perhatian

Tidak mudah bagi kita untuk merumuskan pengertian perhatian. Ketidakmudahan itu disebabkan antara lain oleh beberapa hal yaitu penggunaan perhatian yang kurang tepat oleh masyarakat. Seringkali orang menyamakan perhatian dengan motif, motivasi maupun empati. Perhatian berbeda dari simpati, empati dan komunikasi walaupun ketiganya berhubungan erat dalam pemusatan tenaga seseorang. Menurut Dakir ...

Read More »

MAKNA HIDUP DAN LOGOTERAPI

2.1.1        MAKNA HIDUP DAN LOGOTERAPI Logoterapi dengan konsep keinginan akan makna memiliki komitmen dengan fenomenologi Scheler, sekaligus dengan konsep kebebasannya menunjukan komitmen dan eksistensialisme. Sesuai dengan akar kata “Logos” yang dalam bahasa Yunani berarti “Meaning”(makna) dan juga “Spirituallity” (Keruhanian) maka Logoterapi adalah aliran psikologi atau psikiatri yang mengakui adanya demensi ...

Read More »

Pengertian Likuiditas

Likuiditas dari kata Liquid  yang artinya cair, yakni cairnya aktiva tunai menjadi uang tunai.             Riyanto (1995:25) mengemukakan : “Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban yang segera harus dipenuhi”. Jumlah alat-alat likuid yang dimiliki oleh perusahaan pada saat tertentu merupakan kekuatan membayar dari perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan apabila ...

Read More »

Kepuasan Pelanggan

Tse dan Wilton (1988) menyatakan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan adalah respon pelanggan terhadap evaluasi ketidakpuasan yang dirasakan antara harapan sebelumnya dan kinerja aktual produk setelah pemakaiannya. Kepuasan pelanggan merupakan fungsi dari harapan dan kinerja. Engel, et al., (1995) mendefinisikan kepuasan pelanggan sebagai evaluasi purna beli terhadap  alternatif yang dipilih ...

Read More »

Pengertian Volume Penjualan

  Pengertian volume penjualan menurut Wiens Anorga (1993 :213) menyatakan bahwa “Volume Penjualan jumlah yang dipandang dari hubungan biaya dalam perusahaan dapat memperkirakan target unit penjualan untuk memperoleh laba yang ditentukan”. Sedangkan pengertian penjualan menurut Basu Swastha (1998;197) yaitu “suatu studi mendalam dalam penjualan bersih dari laporan rugi laba perusahaan ...

Read More »

Pengertian Pasar Modal

Pasar modal   pada hakikatnya adalah jaringan tatanan yang memungkinkan pertukaran klaim jangka panjang, memungkinkan penambahan financial asset ( dan hutang ) pada saat yang sama memungkinkan investor untuk selalu merubah dan menyesuaikan potofolio investasinya ( melalui pasar sekunder ) ( Panji Anoraga; 1995 : 6 ). Bruce Lloyd ( dalam ...

Read More »