Morfologi III – Imbuhan 1. Prefiks atau awalan Prefiks atau awalan adalah suatu unsur yang secara struktural diikatkan di depan sebuah kata dasar atau bentuk dasar. 2. Sufiks atau akhiran Sufiks atau akhiran adalah semacam morfem terikat yang dilekatkan di belakang suatu morfem dasar. 3. Konfiks Konfiks adalah gabungan dari ...
Read More »Kata Ganti atau Pronomina
Kata Ganti atau Pronomina Yang termasuk dalam jenis kata ini adalah segala kata yang dipakai untuk menggantikan kata benda atau yang dibendakan. Pembagian Tradisional menggolongkan kata-kata ini ke dalam suatu jenis kata tersendiri. Ketentuan ini tidak dapat dipertahankan dari segi structural, karena kata-kata ini sama strukturnya dengan kata-kata benda lainnya. ...
Read More »Kata Sifat atau Adjektif
Kata Sifat atau Adjektif Menurut Aristoteles, kata sifat adalah kata yang menyatakan sifat atau hal keadaan dari suatu benda: tinggi, rendah, lama, baru, dan sebagainya. Adjektif dalam bahasa-bahasa Barat selalu harus selaras dengan kata benda yang diikuti dalam tiga hal, yaitu: dalam casus nya; dalam jumlahnya (numerus); dan dalam jenis ...
Read More »Kata Kerja atau Verba
Kata Kerja atau Verba Kata kerja adalah semua kata yang menyatakan perbuatan atau laku. Bila suatu kata kerja menghendaki adanya suatu pelengkap maka disebut kata kerja transitif , seperti memukul, menangkap, melihat, mendapat, dan sebagainya. Sebaliknya, bila kata kerja tersebut tidak memerlukan suatu objek maka disebut kata kerja intransitif , ...
Read More »Kata Benda atau Nomina
Kata Benda atau Nomina Kata benda adalah nama dari semua benda dan segala yang dibendakan. Selanjutnya kata-kata benda, menurut wujudnya, dibagi atas: Kata benda konkrit, dan Kata benda abstrak. Kata-kata benda konkrit adalah nama dari benda-benda yang dapat ditangkap dengan pancaindera, sedangkan kata benda abstrak adalah nama-nama benda yang tidak ...
Read More »Analisa Kata
Analisa Kata Karena kata itu dapat mengambil bermacam-macam bentuk oleh penggabungan antar morfem, maka secara teoritis kata dapat pula diuraikan menurut urutan peristiwa terjadinya. Unsur-unsur yang tergabung menjadi satu kata, tidak dapat bergabung begitu saja tetapi selalu mengikuti suatu tata-tingkat yang tertentu dan teratur. Marilah kita mulai mengambil suatu contoh ...
Read More »Morfologi I Morfem
Morfologi Bagian dari tata bahasa yang membicarakan bentuk kata disebut morfologi. Pengertian tentang bentuk belum jelas bila kita belum mengetahui lebih lanjut tentang wujudnya dan apa yang menjadi ciri-cirinya. Semua arus-ujaran yang sampai ke telinga kita terdengar sebagai suatu rangkaian kesatuan. Bila kita berusaha memotong-motong suatu arus-ujaran yang sederhana seperti: ...
Read More »Morfologi
Morfologi Dalam website ini, bahasan morfologi akan dibagi menjadi lima, dengan rincian sebagai berikut: MORFOLOGI I 1. Morfologi 2. Analisa Kata 3. Kata Dasar MORFOLOGI II – KATA 1. Pembagian Jenis Kata Menurut Tata Bahasa Tradisional 2. Pembagian Jenis Kata Baru MORFOLOGI III – IMBUHAN (AFIKS) 1. Prefiks ...
Read More »Perencanaan makan Diabetes
Diabetes tipe 2 merupakan suatu penyakit dengan penyebab heterogen, sehingga tidak ada satu cara makan khusus yang dapat mengatasi kelainan ini secara umum. Perencanaan makan harus disesuaikan menurut masing-masing individu. Pada saat ini yang dimaksud dengan karbohidrat adalah gula, tepung dan serat, sedang istilah gula sederhana/simpel, karbohidrat kompleks dan karbohidrat ...
Read More »Lanjut S-2 di Belanda via Beasiswa, Yuk!
Mau lanjutkan kuliah ke Belanda? siapa coba yang enggak mau. Bagi kamu yang berminat melanjutkan studi S-2 di Belanda, Leiden University memberikan beasiswa untuk mahasiswa internasional. Beasiswa parsial ini menawarkan lima program hibah untuk kamu lulusan S-1 dari semua jurusan, untuk melanjutkan S-2 di kampus Leiden asal Negeri Tulip tersebut. ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
