Saturday, 20 June 2026
above article banner area

Kata Sifat atau Adjektif

Kata Sifat atau Adjektif

Menurut Aristoteles, kata sifat adalah kata yang menyatakan sifat atau hal keadaan dari suatu benda: tinggi, rendah, lama, baru, dan sebagainya.

Adjektif dalam bahasa-bahasa Barat selalu harus selaras dengan kata benda yang diikuti dalam tiga hal, yaitu:

  1. dalam casus nya;
  2. dalam jumlahnya (numerus);
  3. dan dalam jenis kata (genus).

Adjektif selanjutnya dapat mengambil bentuk-bentuk yang istimewa bila ditempatkan dalam tingkat-tingkat perbandingan (gradus comparationis), untuk membandingkan suatu keadaan dengan keadaan yang lain. Taraf-taraf perbandingan itu adalah:

  1. Tingkat biasa atau gradus positivus.
  2. Tingkat lebih atau gradus comparativus.
  3. Tingkat paling atau gradus superlativus.

Selain dari ketiga tingkat perbandingan ini masih ada satu hal yang lain yaitu: keadaan yang sangat tinggi derajatnya, tetapi dengan tidak mengadakan perbandingan dengan urutan-urutan keadaan yang lain. Derajat semacam ini disebut elatif, misalnya:

      - Yang terpenting, ialah memilih kawan-kawan yang dapat dipercaya.       - Gunung itu terlalu tinggi. 

Kedudukan jenis kata ini jelas dalam bahasa-bahasa Barat. Kata-kata ini bias dikenal segera karena bentuknya yang khusus yang diambil berdasarkan kata benda yang diikutinya (dalam hal genus, numerus, dan casus) maupun berdasarkan tingkat-tingkat perbandingannya.

Apakah bahasa Indonesia juga memiliki ciri-ciri khusus untuk menentukan bahwa suatu kata adalah kata sifat? (Lihat Kata Sifat pada Pembagian Jenis Kata Baru)

 

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *