Monday, 20 April 2026

Tag Archives: bilangan

Filosofi Bilangan Jawa pada Umur

FILOSOFI bilangan dalam Jawa, dalam bhs Indonesia ; 21 Dua Puluh Satu . 22 Dua Puluh Dua…s/d. 29 Dua Puluh Sembilan . Dlm bhs Jawa tidak di namakan Rong Puluh Siji , Rong Puluh Loro , dst : melainkan … Selikur , Rolikur , …. s/d Songo Likur .   ...

Read More »

MORFOLOGI

  Belajar Ilmu Bahasa Kumpulan Ilmu Bahasa dari Sumber Terpercaya       HOME   LAMAN Beranda Belajar Bahasa Jerman Jual Rajutan Cantik dan Unik     MENGENAI SAYA ADITYARINI KUSUMANINGTYAS   LIHAT PROFIL LENGKAPKU     FOLLOWERS     MORFOLOGI   01.26  Morfologi  No comments   1.      Apakah –at dan –in pada ...

Read More »

Tentang ‘Adad (bilangan) dan Ma’dud (yang dibilang)

Dalam ilmu nahwu, hukum ‘adad (bilangan) berbeda-beda, ‘adad 1 dan 2 cukup dengan menyebutkan isim mufrod dan isim mutsannanya. Seperti rojul (seorang laki-laki), dan rojulaani (2 orang laki-laki). Jika ingin mengungkapkan banyak laki-laki, maka digunakan rijaal. Tetapi jika ingin mengungkapkan bilangannya, seperti 5 orang laki-laki, 12 orang, 20 orang, dan ...

Read More »

عَدَد ‘ADAD (BILANGAN) Dalam Bahasa Arab

عَدَد ‘ADAD (BILANGAN) Mula-mula, anda harus mengafalkan sepuluh bentuk dasar dari ‘Adad (Bilangan): 1 وَاحِدٌ 6 سِتُّ 2 اِثْنَانِ 7 سَبْعُ 3 ثَلاَثُ 8 ثَمَانِي 4 أَرْبَعُ 9 تِسْعُ 5 خَمْسُ 10 عَشْرُ Dalam penggunaannya, bentuk-bentuk dasar ‘Adad tersebut akan mengalami sedikit perubahan dengan ketentuan sebagai berikut: Bilangan 1 (وَاحِدٌ) ...

Read More »

Sejarah Sistem Waktu Dunia

 Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa dalam satu hari ada 24 jam, dan dalam satu menit ada 60 detik? Inilah jawabannya. Sistem bilangan yang paling banyak digunakan manusia saat ini adalah sistem desimal, yaitu sebuah sistem bilangan berbasis 10. Namun untuk mengukur waktu kita menggunakan sistem duodesimal (basis 12) dan sexadesimal (basis ...

Read More »

Belajar Untuk Memahami

Pemikiran Bloom tentang taksonomi perilaku telah menjadi rujukan penting dalam pembelajaran, terutama berkaitan dengan tujuan dan hasil belajar siswa. Salah satu bentuk hasil belajar dalam ranah kognitif adalah diperolehnya kemampuan untuk dapat memahami sesuatu. Memahami atau dapat juga disebut dengan istilah mengerti merupakan kemampuan mental intelektual untuk mengorganisasikan materi yang ...

Read More »

Mengajarkan Anti-Korupsi Melalui Matematika

Judul: Mengajarkan Anti-Korupsi Melalui MatematikaBahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan bagian PENDIDIKAN / EDUCATION.Nama & E-mail (Penulis): Sitti Maesuri PatahuddinSaya Dosen di UNESATopik: Mengajarkan Anti-Korupsi Melalui MatematikaTanggal: 15 Feb 2008 Sitti Maesuri Patahuddin *Penulis adalah kandidat PhD di University of Queensland, Australia, pengajar di Jurusan Pendidikan Matematika Unesa, dan ...

Read More »

Prefiks ke-

Prefiks ke- A. Bentuk Bentuk prefiks ke- tidak mengalami perubahan dalam penggabungannya dengan suatu kata dasar. Di sini perlu dengan tegas dibedakan dua hal yang berlainan yaitu: prefiks ke- dan kata tugas ke . Kata tugas ke tidak dimasukkan dalam prefiks ke-, karena statusnya lain dari imbuhan; kata tugas ke ...

Read More »

Prefiks per-

Prefiks per- A. Bentuk Prefiks per – sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja mengalami variasi bentuk menjadi pe- , terutama pada kata-kata yang mulai dengan fonem /r/ seperti perendahm perebut, dan sebagainya. Karena fungsi per – di sini adalah membentuk kata kerja maka dalam hal ini dapat digabungkan lagi dengan ...

Read More »

Prefiks me-

Prefiks me- a. Bentuk Dalam membentuk suatu kata dengan prefiks me-, perlu diperhatikan ketentuan-ketentuan berikut. Kata dasar yang dirangkaikan dengan prefiks me- pertama-tama mendapat proses nasalisasi. Nasal yang didapat haruslah homorgan dengan fonem awal dari kata dasar itu. Bila fonem awal suatu kata adalah konsonan besuara, maka fonem itu tidak ...

Read More »