Tuesday, 12 May 2026
above article banner area

Prefiks per-

Prefiks per-

A. Bentuk

Prefiks per – sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja mengalami variasi bentuk menjadi pe- , terutama pada kata-kata yang mulai dengan fonem /r/ seperti perendahm perebut, dan sebagainya. Karena fungsi per – di sini adalah membentuk kata kerja maka dalam hal ini dapat digabungkan lagi dengan prefiks me- dengan ketentuan fonem /p/ dalam prefiks per- tidak boleh diluluhkan.

Contoh: mempertinggi, memperbesar

B. Fungsi

Prefiks per – berfungsi untuk membentuk kata kerja.

C. Arti

Arti yang didukung per- dalam pembentukan kata kerja pada umumnya mengandung arti kausatif, yaitu menyebabkan terjadinya atau adanya sesuatu. Arti kausatif ini dapat diperinci lagi dengan:

1. Menjadikan, membuat sesuatu jadi.

Contoh: perbudak, perhamba, perdewa.

2. Memanggil atau menganggap sebagai.

Contoh: pertuan, peradik.

3. Bila kata dasarnya kata bilangan maka arti yang didukukng adalah membagi, membuat jadi .

Contoh: perdua, perlima, persepuluh.

4. Bila kata dasarnya kata keadaan maka berarti membuat lebih .

Contoh: pertinggi, perburuk, perbesar, perhebat.

6. Arti lain yang dikandung oleh per- adalah menyatakan intensitas.

Contoh: perturut, pertimba.

 

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *