Saturday, 30 May 2026

Tag Archives: individu

Ruang Lingkup Solidaritas Organik

 Ruang Lingkup Solidaritas Organik   Ada semacam kontroversi sengit terkait ciri persis dari solidaritas organis, khususnya utilitarian yang ditolak oleh Durkheim di lain tempat. Pembuatan kontrak diantara para individu yang otonom, tampaknya hanyalah sesuatu yang katanya tidak menghasilkan kohesi sosial yang stabil. Dan, manakala didalam masyarakat yang kompleks ada pengurangan ...

Read More »

Pengertian Solidaritas

Pengertian Solidaritas   Berawal  dari sebuah tatanan masyarakat pasca pencerahan yaitu masyarakat modern awal. Ketika karya sosiologi mulai menjadi legitimasi ilmiah, segala problem masyarakat dan kegiatan masyarakat menjadi bahan penelitian dari sosiologi. Tidak terlepas mengenai sistem sosial dalam masayarakat modern awal. Atas dasar semangat pencerahan tersebut timbul satu konsepsi dalam ...

Read More »

Pengertian Organisasai Sosial

Pengertian Organisasai Sosial Anggota-anggota suatu masyarakat yang terorganisir ke dalam banyak macam keompok (group), organisasi-organisasi (organizations), dan kekeluargaan (relationship). Kelompok atau organisasi menurut Mayor Polak (1971:12) dikatakan sebagai “sejumlah orang yang ada hubungan antara satu dengan yang lainnya dan menstruktur”. Struktur dimaksudkan sebagai suatu susunan dan pola hubungan interen yang ...

Read More »

Persepsi

Persepsi 2.4.1 Pengertian Persepsi        Menurut Kotler (2000) persepsi adalah        “perception is the process by which on individual selects, organizes, and interprets information inputs to create a meaningful picture of the word”          Sedangkan menurut Gibson (1996) mengemukakan bahwa persepsi merupakan proses kognitif, dimana persepsi membantu individu dalam ...

Read More »

Tinjauan Tentang Minat Belajar

Tinjauan Tentang Minat Belajar Di bawah ini akan dikemukakan pendapat para ahli tentang minat belajar. Di antara beberapa pendapat yang ada, antara lain : Sukardi (1987) mengemukakan bahwa “Minat belajar adalah suatu kerangka mental yang terdiri dari kombinasi gerak perpaduan dan campuran dari perasaan, prasangka, cemas dan kecenderungan-kecenderungan, lain yang ...

Read More »

Model Mengajar Synectik

Model Mengajar Synectik 1. Pengertian Ada sejumlah model atau pendekatan mengajar yang perlu dikenal oleh para guru. Model-model atau pendekatan tersebut pada umumnya bersumber dari literatur asing. Model atau pendekatan itu ada baiknya diketahui untuk memperluas wawasan tentang pembelajaran. Berikut ini akan dijelaskan model yang sesuai dengan judul skripsi yang ...

Read More »

Komponen Proses Belajar Mengajar

Dalam proses belajar mengajar ada beberapa komponen yang harus dipenuhi, apabila salah satu dari komponen tersebut tidak ada maka proses belajar mengajar tidak akan berlangsung dengan baik. Oemar Hamalik, mengemukakan bahwa: Pengajaran, materi pelajaran, teknik mengajar, siswa, secara operasional, ada 5 variabel utama yang berperan dalam proses belajar mengajar, yakni: ...

Read More »

Pengertian Prestasi

Pengertian Prestasi Belajar a. Pengertian Prestasi Prestasi belajar adalah sebuah kalimat yang terdiri dari dua kata, yaitu; “ Prestasi” dan “Belajar”. Antara kata “Prestasi” dan “Belajar” mempunyai arti yang berbeda. Oleh karena itu sebelum membahas pengertian prestasi belajar maka kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan “Prestasi” dan “Belajar”. Prestasi ...

Read More »

Teori Humanistik Tentang Motivasi

Teori Humanistik Tentang Motivasi Para ahli Humanistik percaya bahawa hanya ada satu motivasi, yaitu motivasi yang berasal dari masing-masing individu yang dimiliki oleh individu itu sepanjang waktu. Keinginan dasar yang dimiliki masing-masing peserta dasar didik dibawanya kesekolah. Pembina didik hanya tinggal manfaatkan dorongan ingin tahu peserta didik yang bersifat alamiah ...

Read More »

Pengertian Motivasi Belajar

Pengertian Motivasi Belajar Banyak sekali, bahkan sudah umum orang menyebut dengan “motif” untuk menunjukan mengapa seseorang itu berbuat sesuatu10. Motif dan motivasi berkaitan erat dengan penghayatan suatu kebutuhan. Kata “motif”, diartikan sebagai daya upaya mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Berawal dari pendekatan kata “motif” tersebut dapat ditarik persamaan bahwa keduanya ...

Read More »