Dhamir Nashab adalah turunan (bentuk lain) dari Dhamir Rafa’ yang terdiri dari: Dhamir Rafa’ Dhamir Nashab Dhamir Rafa’ Dhamir Nashab أَنَا ي أَنْتُنَّ كُنَّ نَحْنُ نَا هُوَ هُ أَنْتَ كَ هِيَ هَا أَنْتِ كِ هُمَا هُمَا أَنْتُمَا كُمَا هُمْ هُمْ أَنْتُمْ كُمْ هُنَّ ...
Read More »DHAMIR RAFA’ (Kata Ganti Subjek)
Semua Dhamir dapat dikelompokkan menjadi tiga macam: 1. MUTAKALLIM ( مُتَكَلِّم ) atau pembicara (orang pertama). a) Mufrad: أَنَا (= aku, saya) untuk Mudzakkar maupun Muannats. b) Mutsanna/Jamak: نَحْنُ (= kami, kita) untuk Mudzakkar maupun Muannats. 2. MUKHATHAB ( مُخَاطَب ) atau lawan bicara (orang kedua). Terdiri dari: a) Mufrad: ...
Read More »ISIM ISYARAH (Kata Tunjuk)
Untuk lebih memahami penggunaan Mudzakkar dan Muannats, serta Mufrad, Mutsanna dan Jamak dalam pengelompokan Isim, kita akan mempelajari tentang Isim Isyarah atau Kata Tunjuk dan Isim Maushul atau Kata Sambung. Pertama, Isim Isyarah. Pada dasarnya, ada dua macam Kata Tunjuk: 1) Isim Isyarah atau Kata Tunjuk untuk yang dekat: هَذَا ...
Read More »DHAMIR (Kata Ganti)
Dhamir atau “kata ganti” ialah Isim yang berfungsi untuk menggantikan atau mewakili penyebutan sesuatu/seseorang maupun sekelompok benda/orang. Dhamir termasuk dalam golongan Isim Ma’rifah. Contoh: أَحْمَدُ يَرْحَمُ اْلأَوْلاَدَ = Ahmad menyayangi anak-anak هُوَ يَرْحَمُهُمْ = Dia menyayangi mereka Pada contoh di atas, kata أَحْمَدُ diganti dengan هُوَ (=dia), sedangkan الأَوْلاَد (=anak-anak) ...
Read More »SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat)
صِفَة-مَوْصُوْف / مُضَاف-مُضَاف إِلَيْهِ / مُبْتَدَأ-خَبَر SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat) Berkaitan dengan Nakirah dan Ma’rifah, khususnya penggunaan Alif-Lam di awal kata atau baris Tanwin di akhir kata, ada beberapa pola kalimat (rangkaian kata) yang perlu ...
Read More »ISIM MAUSHUL (Kata Sambung)
Isim Maushul (Kata Sambung) adalah Isim yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa kalimat atau pokok pikiran menjadi satu kalimat. Dalam bahasa Indonesia, Kata Sambung semacam ini diwakili oleh kata: “yang”. Bentuk asal/dasar dari Isim Maushul adalah: الَّذِيْ (=yang). Perhatikan contoh penggunaan Isim Maushul dalam menggabungkan dua kalimat di bawah ini: Kalimat ...
Read More »ISIM ‘ALAM (Kata Benda Nama)
اِسْم عَلَمُ ISIM ‘ALAM (Kata Benda Nama) Dalam golongan Isim, ada yang disebut dengan Isim ‘Alam yaitu Isim yang merupakan nama dari seseorang atau sesuatu. Di bawah ini beberapa contoh Isim ‘Alam (nama), bacalah dengan suara nyaring dan jelas satu persatu: مُحَمَّد – آدَم – إِدْرِيْس – نُوْح – إِبْرَاهِيْم ...
Read More »PEMBAGIAN KATA
Semua bahasa manusia tersusun dari tiga komponen dasar yaitu: 1. Satuan bunyi yang disebut “huruf” atau “abjad”. Contoh: م – س – ج – د 2. Susunan huruf yang memiliki arti tertentu yang disebut “kata”. Contoh: مَسْجِدٌ (= masjid) 3. Rangkaian kata yang mengandung pikiran yang lengkap yang disebut “kalimat”. ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
