Saturday, 15 August 2026

Tag Archives: kerja

Pengertian Prestasi Kerja

Prestasi kerja menunjuk pada hasil kerja yang dicapai oleh seseorang. Seperti dikatakan Hasibuan(1991: 105) mengatakan bahwa prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadannya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu.        Sementara Hariman & Hilgert (1982:82) menyatakan … Performance refers ...

Read More »

Komitmen Kerja dalam Berorganisasi

  a.    Kemauan        Kemauan karyawan untuk bekerja keras demi tercapainya tujuan organisasi mencerminkan tingginya komitmen karyawan. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam kamus besar Indonesia  (1990 :567), kemauan menunjuk pada keinginan karyawan untuk berbuat dan melaksanakan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Dengan adanya kemauan dari para karyawan paling tidak dapat digunakan untuk ...

Read More »

Membvangun Loyalitas dan Komitmen

Menurut Steers (dalam Dessler, 1992:319) komitmen organisasi dapat didefinisikan sebagai kekuatan relatif identifikasi individu terhadap organisasinya, yang dapat dilihat paling tidak dengan 3 faktor, yaitu : Kepercayaan dan penerimaan yang kuat atas tujuan dan nilai-nilai organisasi Kemauan untuk mengusahakan kepentingan organisasi Keinginan yang kuat untuk mempertahankan jadi anggota organisasi. Senada ...

Read More »

Faktor-faktor Komitmen Kerja

Faktor-faktor komitmen kerja dapat dilihat dari kajian David (1994 : 474) dengan membagi faktor-faktor komitmen kerja menjadi empat karakteristik yang meliputi :  Faktor Personal   Variabel yang sering memiliki keterlibatan adalah usia, masa kerja, tingkat pendidikan, jenis kelamin, serta faktor kepribadian yang meliputi motif berprestasi, perasaan memiliki, kepuasan kerja dan ...

Read More »

Komitmen Terhadap Organisasi

Konsep tentang komitmen karyawan terhadap organisasi ini (disebut pula dengan komitmen kerja), yang mendapat perhatian dari manajer maupun ahli perilaku organisasi, berkembang dari studi awal mengenai loyalitas karyawan yang diharapkan ada pada setiap karyawan.             Komitmen kerja atau komitmen organisasi merupakan suatu kondisi yang dirasakan oleh karyawan yang dapat menimbulkan ...

Read More »

Teori Herzberg

Menurut Herzberg, orang menginginkan dua macam faktor kebutuhan, yaitu : (Herzberg’s dalam Dessler, 1992 : 334)      Pertama, kebutuhan akan kesehatan atau kebutuhan akan pemeliharaan. Hal ini berhubungan dengan hakikat manusia yang igin memperoleh ketenteraman lahiriyah. Faktor-faktor pemeliharaan meliputi balas jasa, kondisi kerja fisik, kepastian pekerjaan, supervisi yang menyenangkan, mobil ...

Read More »

Teori Maslow

Menurut teori ini bahwa seseorang berperilaku atau bekerja karena adanya dorongan untuk memenuhi bermacam-macam kebutuhan. Maslow berpendapat kebutuhan yang diinginkan seseorang itu berjenjang, artinya bila kebutuhan yang pertama telah terpenuhi maka kebutuhan tingkat kedua muncul menjadi yang utama. Selanjutnya jika kebutuhan yang kedua telah terpenuhi, maka muncul kebutuhan tingkat ketiga ...

Read More »

Las Asetilin

            Asetilin diperoleh lewat reaksi kimia dalam benrtuk gas. Karena berbentuk gas, maka asetilin memerlukan perlakuan khusus, terutama dalam penyimpanan dan penggunaannya. Agar lebih fleksibel dalam penggunaannya gas asetilin disimpan dalam tabung, yang dapat dipindah-pindah dan mudah penggunaannya. Asetilin tidak berwana dan tidak berbau, kalau asetilin yang sering kita jumpai ...

Read More »

Prinsip Kerja Las Busur Listrik

            Pengelasan dengan las busur ini merupakan pelelehan dengan nyala bususr listrik, yang diperoleh dengan cara mendekatkan olektroda las kebenda kerja pada jarak beberapa millimeter, sehingga terjadi aliran arus listrik dari elektroda kebenda kerja karena adanya perbedaan tegangan antara elektroda danbenda kerja. Jarak antara elektroda dan bebda kerja disebut dengan ...

Read More »

Teori Kepuasan

Teori kepuasan ini mendasarkan pendekatannya atas faktor-faktor kebutuhan dan kepuasan individu yang menyebabkannya bertindak serta berperilaku dengan cara tertentu. Toeri ini memusatkan perhatian pada faktor-faktor dalam diri orang yang menguatkan, mengarahkan, mendukung, dan menghentikan perilakunya. Teori ini mencoba menjawab pertanyaan kebutuhan apa yang memuaskan seseorang dan apa yang mendorong semangat ...

Read More »