SELAMAT DATANG MUSIM KETAATAN Oleh : Dr. H. Uril Bahruddin, M.A Segala sesuatu itu ada musimnya, kita tidak bisa menikmati rambutan kecuali pada musimnya, seorang petani tradisional tidak akan bisa menanam padi kecuali pada musim hujan, demikian pula binatang-binatang tertentu tidak akan muncul kecuali pada musim-musim tertentu. Salah satu ciri ...
Read More »MAKNA KEBANGKITAN NASIONAL KITA
Oleh : Dr. H. Uril Bahruddin, M.A Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai hari kebangkitan nasional. Latar belakang penetapannya adalah peristiwa berdirinya organisasi Budi Utomo yang dipelopori oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan dr. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908. Munculnya gerakan kebangkitan Budi Utomo itu adalah merupakan rangkaian dari usaha yang ...
Read More »Ruang Lingkup Solidaritas Organik
Ruang Lingkup Solidaritas Organik Ada semacam kontroversi sengit terkait ciri persis dari solidaritas organis, khususnya utilitarian yang ditolak oleh Durkheim di lain tempat. Pembuatan kontrak diantara para individu yang otonom, tampaknya hanyalah sesuatu yang katanya tidak menghasilkan kohesi sosial yang stabil. Dan, manakala didalam masyarakat yang kompleks ada pengurangan ...
Read More »Proses Terjadinya Persepsi
Proses Terjadinya Persepsi Persepsi menurut Buddhisme diawali dengan persinggungan antara pikiran dan objek-objek eksternal melalui alat-alat indera yang ada enam yakni mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pikiran. Begitu objek masuk melalui alat-alat indera tersebut maka bangkitlah serangkaian bentuk yang mana mata sebagai pintu masuk bagi rangkaian bentuk yang membentuk ...
Read More »Epistemologi psikoanalisis Sigmund Freud pada periode klasik
Epistemologi psikoanalisis Sigmund Freud pada periode klasik Psikoanalisis layak disebut sebagai aliran psikologi yang paling berpengaruh di dunia ilmu pengetahuan. Pengaruh tersebut tergambar pada salah satu pernyataan Erich Fromm sebagai ilmuwan yang secara giat mengkaji pemikiran psikoanalisis. Fromm menyebut pendiri psikoanalisis, Sigmund Freud sebagai arsitek dunia modern seperti halnya Einstein ...
Read More »Pengertian Identitas Ego
Pengertian Identitas Ego Menurut Fuhrmann (1990), seseorang telah dikatakan mempunyai identitas ego berarti ia mempunyai suatu konsep diri yang realistik, yang meliputi baik penguasaan fisik maupun kognitif terhadap lingkungan serta mempunyai kesadaran sosial di dalam suatu masyarakat tertentu. Individu yang mempunyai identitas yang kuat menyadari adanya kontuinitas dirinya dengan ...
Read More »Definisi Minat Belajar
Berdasarkan pendapat diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian minat belajar adalah kecenderungan individu untuk memiliki rasa senang, dorongan melakukan aktivitas terhadap kegiatan belajar yang dilakukan melalui latihan-latihan ataupun pengalaman. Dengan demikian minat belajar pada diri siswa, maka kegiatan belajar akan dilakukan dengan penuh kesadaran, dilakukan dengan senang dan mempunyai dorongan ...
Read More »Pengertian Minat Belajar
Berdasarkan pendapat diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian minat belajar adalah kecenderungan individu untuk memiliki rasa senang, dorongan melakukan aktivitas terhadap kegiatan belajar yang dilakukan melalui latihan-latihan ataupun pengalaman. Dengan demikian minat belajar pada diri siswa, maka kegiatan belajar akan dilakukan dengan penuh kesadaran, dilakukan dengan senang dan mempunyai dorongan ...
Read More »Faktor Kecerdasan Emosional
Faktor Kecerdasan Emosional Goleman mengutip Salovey (2002:58-59) menempatkan menempatkan kecerdasan pribadi Gardner dalam definisi dasar tentang kecerdasan emosional yang dicetuskannya dan memperluas kemapuan tersebut menjadi lima kemampuan utama, yaitu : a. Mengenali Emosi Diri Mengenali emosi diri sendiri merupakan suatu kemampuan untuk mengenali perasaan sewaktu perasaan itu terjadi. Kemampuan ini ...
Read More »Pengertian Narkotika
1. Pengertian Narkotika Narkotika atau obat bius yang bahasa inggrisnya disebut narcotic adalah semua bahan obat yang mempunyai efek kerja pada umumnya bersifat: – Membius (menurunkan kesadaran); – Merangsang (meningkatkan semangat kegiatan atau aktifitas); – Ketagihan (ketergantunga, mengikat, dependence); – Menimbulkan daya berkhayal (halusinasi).[1] Zat ini digolongkan menjadi dua macam, ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
